GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Pedas Netizen Turki Untuk Megawati Hangestri Usai Putus Kontrak Manisa BBSK: Sangat Memalukan!

Megawati Hangestri mendapatkan serangkaian komentar dan kritikan pedas dari netizen Turki, usai dirinya resmi putus kontrak dengan Manisa BBSK yang berlaga di kasta kedua Liga Voli Turki atau Kadinlar 1 Ligi 2025-2026.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:37 WIB
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • Besism Dutlulu

"Jadi mohon maaf jika berita ini sangat mengecewakan sebagian orang, dan saya mohon kepada kalian semuanya untuk tetap berpikir yang baik-baik. Dan semoga di lain kesempatan tidak ada lagi hal-hal seperti ini. Terima kasih semuanya, salam hangat dari saya Megawati," jelasnya lagi.

Meski telah dijelaskan sebagai keputusan bersama, namun tetap saja Megawati tetap menuai reaksi keras dari volimania maupun netizen Turki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak komentar di media sosial, baik di Instagram maupun X (Twitter), yang menilai bahwa tindakan sang opposite Indonesia itu tidak profesional dan memalukan. Berikut beberapa reaksi warganet Turki di dunia maya:

"Saya pikir apa yang dilakukan pemain itu sangat memalukan. Bukankah jadwal tim nasional sudah ditentukan sebelum dia menandatangani kontrak? Ngomong-ngomong, jangan khawatir, kamu tetap bisa menemukan pemain dari Eropa." @rumeysadgn3810

"Sekalipun seseorang adalah bintang dunia, ia tetap harus memiliki etos kerja dan etika. Misalnya, saya menganggap Bosko sebagai bintang dunia. Dia tidak akan pernah melakukan hal seperti ini." @rumeysadgn3810

"Sungguh tidak sopan! Tim-tim liga bawah membangun tim dengan anggaran terbatas, mengandalkan pemain asing. Lagipula, fakta bahwa tim nasional akan sibuk sudah terlihat bahkan sebelum kontrak ditandatangani. Rasanya aneh saja bagi saya." @demifanandmor

"Padahal pemain-pemain kami bermain dua pertandingan seminggu dan juga masuk tim nasional di musim panas." @gittimbye21

"Pergi saja dan bermain di liga kasta rendah di Korea, lagipula kau memang tidak layak bagi kami." @fat0gnc

"Tidak semua orang bisa menjadi atlet profesional, itu tidak mudah." @Phantom2025___

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sungguh memalukan. Andai saja mereka memberinya kompensasi. Apa mungkin hal konyol seperti itu terjadi?" @Sosesi185812

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Pariwisata: Pertumbuhan Kunjungan Wisman ke Indonesia Maret 2026 Tertinggi di Asia Tenggara

Menteri Pariwisata: Pertumbuhan Kunjungan Wisman ke Indonesia Maret 2026 Tertinggi di Asia Tenggara

Sektor pariwisata Indonesia mencatatkan performa impresif dalam hal laju pertumbuhan pada periode Maret 2026. 
Di Kejuaraan North Mollucas Taekwondo, Gagahnya Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pakai Sabuk Hitam Buat Warganet Kaget

Di Kejuaraan North Mollucas Taekwondo, Gagahnya Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pakai Sabuk Hitam Buat Warganet Kaget

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos pakai sabuk hitam seni bela diri taekwondo saat peresmian North Mollucas Taekwondo Championship 2026 Gubernur Cup I viral.
Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Publik dikejutkan kabar keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di tenda Glamping pada Rabu (27/5/2026). Alvino Evan Hakim sempat kirim pesan
Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT