News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Vita Solo Ungkap Biang Kerok Gagal Juara Livoli Divisi 1 2025, Gara-Gara...

Pelatih Vita Solo, Agus Suyanto mengungkapkan alasan mengapa anak asuhnya kalah dari Yuso Yogyakarta hingga akhirnya gagal menjadi juara di Livoli Divisi 1 2025.
Minggu, 2 November 2025 - 21:44 WIB
Vita Solo vs Yuso Yogyakarta di final Livoli Divisi 1 2025.
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Vita Solo, Agus Suyanto mengungkapkan alasan mengapa anak asuhnya kalah dari Yuso Yogyakarta hingga akhirnya gagal menjadi juara di Livoli Divisi 1 2025.

Vita Solo dipaksa gigit jari karena mereka akhirnya tertikung dan menelan kekalahan dari Yuso Yogyakarta, dengan skor 3-1 (16-25, 25-20, 25-18, 25-23) di final Livoli Divisi 1 2025 yang digelar di Sport Center Lamongan, Minggu (2/11/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan ini bagi Yuso dicapai dengan perjuangan. Pada set pertama, Yuso harus mengakui keunggulan tim asal Solo itu dengan skor 16-25. 

Namun, set kedua hingga keempat, anak-anak Yuso mampu menguasai jalannya laga. Set keempat sebenarnya Vita mampu mengejar perolehan angka pada akhir-akhir set, namun servis yang dilakukan pada akhir set itu keluar lapangan.

Pelatih Vita Solo, Agus Suyanto pun mengungkapkan alasan dibalik kekalahan anak asuhnya, yakni karena kehabisan stamina. 

"Set keempat itu saya hanya memberi motivasi kepada anak-anak supaya tetap semangat. Tetapi stamina mereka sudah habis," kata Agus pasca pertandingan.

Menurutnya, faktor kelelahan itu penyebab para pemain Vita Solo tak mampu mengembangkan permainan. 

"Set pertama saya lihat mereka masih mampu memberikan perlawanan," tambahnya lagi.

Sementara pelatih Yuso, Suwido mengatakan anak asuhannya bermain baik di partai puncak ini. Ia juga menambahkan bahwa para pemainnya menunjukkan semangat yang luar biasa sejak awal pertandingan.

"Komunikasi yang selama turnamen ini tidak jalan, ternyata malam ini bisa diatasi," kata Suwido. 

Dengan gelar ini Yuso selain menerima piala dan medali juga menerima uang pembinaan sebesar Rp 50 juta. Sedangkan Vita sebagai runner up menerima Rp 35 juta.

Sementara pada perebutan peringkat ketiga, putri Mabes TNI memenangkan laga melawan Ganevo Yogya dengan skor  3-0 (25-17, 25-21, 25-13).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mendapat piala, Mabes TNI menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp 25 juta dan Ganevo di peringkat keempat menerima Rp 20 juta.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polres Lumajang Tangkap Oknum PNS DLH Lumajang Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Polres Lumajang Tangkap Oknum PNS DLH Lumajang Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Kepolisian Resor (Polres) Lumajang menangkap seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2026. Bung Ropan memberikan analisis
Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Tragedi Maut KA di Bekasi: Tidak Boleh Ada Lagi

Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Tragedi Maut KA di Bekasi: Tidak Boleh Ada Lagi

Kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur menjadi sorotan banyak pihak dan publik. Ini juga dikritisi Dedi Mulyadi
Kemenkes Bentuk Konsorsium Nasional Percepat Kesehatan Ibu dan Anak

Kemenkes Bentuk Konsorsium Nasional Percepat Kesehatan Ibu dan Anak

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meresmikan Konsorsium Nasional 1000 Hari Pertama Kehidupan sebagai langkah mempercepat peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Orang Tua Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Minta Pendampingan LPSK

Orang Tua Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Minta Pendampingan LPSK

Orang tua korban dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha mengajukan permohonan hak restitusi serta meminta pendampingan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 
Jadwal Semifinal Liga Europa 2025-2026 Malam Ini: Dua Tim Liga Inggris Saling Sikut, Aston Villa Diunggulkan

Jadwal Semifinal Liga Europa 2025-2026 Malam Ini: Dua Tim Liga Inggris Saling Sikut, Aston Villa Diunggulkan

Liga Europa 2025-2026 akan menggelar dua laga pada leg pertama di babak semifinal, Jumat (1/5/2026) dini hari nanti WIB. Dua tim Liga Inggris akan bersua, yaitu Aston Villa dan Nottingham Forest.

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT