News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Alasan Pahit Dicoretnya Farhan Halim dari Timnas Voli Indonesia di SEA Games 2025

Menilik tiga alasan dicoretnya Farhan Halim dari skuad Timnas Voli Indonesia. Outside Hitter andalan skuad Garuda itu tidak akan unjuk gigi di ajang multievent SEA Games 2025.
Rabu, 12 November 2025 - 17:59 WIB
Farhan Halim di Timnas Voli Indonesia
Sumber :
  • AVC

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik tiga alasan dicoretnya Farhan Halim dari skuad Timnas Voli Indonesia. Outside Hitter andalan skuad Garuda itu resmi tidak akan unjuk gigi di ajang multievent SEA Games 2025.

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) telah mengumumkan daftar 14 pemain Timnas Voli Putra Indonesia yang akan tampil di SEA Games 2025 pada Sabtu (8/11/2025). Pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara itu akan digelar di Thailand pada 9-20 Desember mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 14 pemain terpilih, ada sejumlah nama yang memang menjadi andalan Timnas Voli Indonesia. Sebut saja ada Rivan Nurmulki, Boy Arnez, Hendra Setiawan dan para pemain bintang lainnya.

Namun ada juga nama-nama langganan yang dicoret oleh Jeff Jiang Jie selaku sang pelatih dari daftar final skuad Garuda. Salah satunya adalah Farhan Halim, outside hitter yang biasanya menjadi tandem bagi Rivan Nurmulki selaku opposite utama.

Berdasarkan daftar yang dirilis, Jeff Jiang Jie membawa empat pemain yang mengisi pos Outside Hitter di SEA Games 2025 nanti. Mereka adalah Boy Arnez Arabi, Fahri Septian Putratama, Jordan Michael Susanto dan Agil Angga Anggara.

Namun pencoretan nama Farhan Halim tentu bukan tanpa alasan. Setidaknya ada tiga alasan pahit mengapa pevoli berusia 24 tahun itu dicoret dari skuad Timnas Voli Indonesia untuk SEA Games 2025.

1. Konflik Jadwal Klub di Luar Negeri

Alasan pertama dicoretnya Farhan Halim ialah karena sang pemain saat ini sedang abroad atau berkarier di luar negeri. Farhan diketahui tengah menjalani debutnya bersama VC Nagano Tridents di Liga Voli Jepang atau SV.League 2025-2026.

Farhan Halim bersama VC Nagano Tridents
Farhan Halim bersama VC Nagano Tridents
Sumber :
  • X @volleyballidn

 

Jeff Jiang Jie juga secara terang-terangan mengatakan bahwa akan sulit bagi Farhan untuk bergabung dan menjalani latihan dengan skuad Garuda. Sebab sang pemain saat ini fokus membangun kariernya di Jepang.

"Farhan bermain di Jepang dan sulit baginya untuk kembali bergabung dengan latihan. Kami harus mencari pemain lain untuk mengisi posisi tersebut,” kata Jeff Jiang saat ditemui awak media di Magetan, Jawa Timur.

Adanya bentrok dengan jadwal klub Nagano Tridents pun menjadi salah satu kendala bagi Farhan Halim untuk bergabung dengan Timnas Voli Indonesia.

2. Adaptasi dan Waktu Pemusatan Latihan Terbatas

Bentrokan dengan jadwal Nagano Tridents tentunya bakal menyulitkan Farhan Halim untuk beradaptasi, serta waktu pemusatan latihan menjadi terbatas. Hal ini juga sempat diungkapkan oleh Jeff Jiang Jie.

Sang pelatih mengatakan bahwa Farhan baru bisa pulang ke Indonesia kurang lebih 10 hari sebelum SEA Games 2025 dimulai. Sehingga akan terlalu singkat baginya untuk adaptasi baik dari segi komunikasi tim, sistem permainan maupun persiapan bersama.

Pemusatan latihan Timnas Voli Indonesia sendiri sudah digelar sejak 28 Oktober hingga November ini dan digelar di Medan, Sumatera Utara. Alhasil akan sangat terlambat bagi Farhan Halim untuk beradaptasi dengan skuad Garuda.

Apalagi Farhan Halim baru bisa bergabung pada awal Desember 2025, atau sepekan sebelum dimulainya cabang olahraga voli yang akan berlangsung di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Thailand pada 10-19 Desember nanti.

3. Strategi Regenerasi dan Komposisi Tim

Alasan lainnya dicoretnya Farhan Halim ialah karena PBVSI menyebut bahwa mereka akan membawa kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda. Sehingga kekuatan Timnas Voli Indonesia lebih variatif dan sebagai salah satu wujud regenerasi pemain.

Dalam daftar final, terdapat sejumlah pemain berpengalaman yang sebelumnya tampil pada SEA Games Kamboja 2023. Yaitu Rivan Nurmulki, Boy Arnez Arabi, Jasen Natanael Kilanta, dan Fahri Septian Putratama.

Sedangkan dari sisi pemain junior, ada sejumlah talenta muda seperti Rama Fazza Fauzan, Jordan Michael, dan kawan-kawan. Meski Farhan memang pemain berpengalaman, akan tetapi dirinya dianggap tidak bisa memenuhi kriteria pemusatan latihan penuh dan integrasi tim untuk edisi ini. 

Pencoretan nama Farhan Halim bisa dibilang merupakan salah satu langkah berani yang diambil oleh Jeff Jiang Jie. Sebab Timnas Voli Indonesia memiliki target tinggi di SEA Games 2025.

Yakni berusaha mempertahankan tradisi emas, karena sebelumnya skuad Garuda akan tampil di Thailand dengan status juara bertahan. Sebelumnya Timnas Voli Indonesia berhasil meraih medali emas dalam tiga edisi SEA Games secara berturut-turut, yakni Filipina 2019, Vietnam 2021, dan Kamboja 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekadar informasi, Tim voli putra Indonesia akan bersaing pada Grup B bersama Filipina, Kamboja, dan Myanmar. Sementara Grup A ditempati oleh tuan rumah Thailand, Vietnam, Laos, dan Singapura.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jawab Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit: Itu Prerogatif Presiden

Jawab Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit: Itu Prerogatif Presiden

Terkait dengan beredarnya isu Surpres, Kapolri Jenderal Listyo Sigit memastikan hal tersebut tidak akan mengganggu kinerja dirinya dalam memimpin Polri.
DPRD Surabaya Usul Lagu Indonesia Raya Diputar Serentak Pukul 10.00 WIB Selama Agustus

DPRD Surabaya Usul Lagu Indonesia Raya Diputar Serentak Pukul 10.00 WIB Selama Agustus

DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghidupkan kembali kebiasaan mengumandangkan lagu Indonesia Raya secara serentak setiap pukul 10.00 WIB selama bulan kemerdekaan.
Pemerintah Siapkan Hampir 1 Juta Sambungan Jargas Baru hingga 2028

Pemerintah Siapkan Hampir 1 Juta Sambungan Jargas Baru hingga 2028

Berdasarkan data Kementerian ESDM, target pembangunan jargas periode 2025–2026 kini mencapai 119.379 sambungan rumah di 15 kabupaten dan kota.
Ruben Onsu Ungkap Harapan Besarnya di Tengah Polemik Hak Asuh Anak dengan Mantan Istri

Ruben Onsu Ungkap Harapan Besarnya di Tengah Polemik Hak Asuh Anak dengan Mantan Istri

Ruben Onsu yang disapa Koh Ruben mengaku punya cara unik mengobati rasa rindu saat merindukan anak-anaknya. Dia punya harapan lain di tengah polemiknya
Penyelundupan 990 Gram Sabu dan 1.089 Butir Ekstasi dari Malaysia Digagalkan Bea Cukai Juanda

Penyelundupan 990 Gram Sabu dan 1.089 Butir Ekstasi dari Malaysia Digagalkan Bea Cukai Juanda

Sinergi Bea Cukai Juanda, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I dan Satgaspam Lanudal Juanda gagalkan upaya penyelundupan narkotika golongan I dibawa penumpang
Kasus Korupsi Lampu Jalan, Kejari Palembang Periksa 69 Saksi Termasuk Anggota DPRD

Kasus Korupsi Lampu Jalan, Kejari Palembang Periksa 69 Saksi Termasuk Anggota DPRD

Tim penyidik pidsus Kejari Palembang, saat ini terus mendalami penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pemeliharaan lampu penerangan jalan pada Dishub Kota Palem

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menanggapi isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). 
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT