News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IOAC 2025 Resmi Masuki Hari Terakhir, 108 Atlet Penentu Arah Regenerasi Pelatnas Menuju SEA Games 2025

Rangkaian cabang loncat indah Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2025 resmi memasuki hari pamungkas, Rabu (26/11/2025).
Rabu, 26 November 2025 - 14:53 WIB
Loncat Indah Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2025
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Jakarta, tvOnenews.com - Rangkaian cabang loncat indah Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2025 resmi memasuki hari pamungkas, Rabu (26/11/2025).

Laga penutup ini menjadi pusat perhatian karena menjadi tolok ukur terakhir kesiapan atlet sebelum SEA Games 2025 Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajang IOAC 2025 untuk nomor loncat indah dan renang artistik digelar di Stadion Akuatik GBK, Jakarta. Kejuaraan ini berlangsung tiga hari, mulai 24 hingga 26 November 2025, dan menjadi panggung evaluasi nasional terbesar tahun ini.

Loncat Indah Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2025
Loncat Indah Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2025
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

‎Total 108 atlet loncat indah telah tampil di berbagai nomor sejak hari pertama. Angka ini menjadikan IOAC 2025 sebagai salah satu kompetisi dengan partisipasi paling besar dalam beberapa tahun terakhir.

‎Memasuki hari terakhir, tensi kompetisi makin memuncak. Nomor penentu seperti loncat 3 meter kelompok umur dan kategori terbuka digelar sejak pagi.

‎IOAC 2025 bukan hanya sekedar perlombaan. Namun, ajang ini sekaligus tahap persiapan akhir menuju gelaran SEA Games 2025 Thailand.

‎Pelatih Nasional Loncat Indah, Harly Ramayani, mengungkap apresiasi besar terhadap gelombang atlet muda yang muncul di IOAC 2025. Ia menilai ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum regenerasi yang mulai menampakkan hasil.

‎"Saya sih gembira ya dengan hasil dari semua pertandingan tiga hari ini. Yang terutama adalah kita memang perlu regenerasi. Ternyata atlet-atlet muda ini muncul juga banyak yang baru, dan kualitasnya bagus," kata Harly, Rabu (26/11/2025).

Pelatih Nasional Loncat Indah, Harly Ramayani
Pelatih Nasional Loncat Indah, Harly Ramayani
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

‎Selain jumlah peserta muda yang meningkat, Harly juga menyoroti progres teknik mereka. Ia menilai, loncatan sulit yang dahulu hanya dilakukan kelompok senior kini mulai dieksekusi atlet belia dengan teknik yang lebih terarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎“Dari kualitas tekniknya sudah mulai bagus. Mereka yang kecil-kecil ini juga sudah mulai melakukan loncatan-loncatan sulit dengan teknik yang baik,” ujar Harly.

‎Harly menilai keberanian atlet muda dalam mengeksekusi dive dengan tingkat kesulitan tinggi menjadi catatan penting. Ini menjadi sinyal bahwa bibit baru loncat indah Indonesia mulai layak bersaing di level yang lebih besar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.
Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Burhanuddin menyampaikan pidato akademik yang menggarisbawahi pentingnya menjaga keberagaman metodologi di tengah dominasi pendekatan kuantitatif pada diskursus ilmu politik global. 
Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT