GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Segini Raihan Jumlah Medali SEA Games Sepanjang Masa, Indonesia Ada di Posisi Kedua

Pada edisi ke-33, SEA Games 2025 akan berlangsung di Thailand mulai 9-20 Desember 2025 mendatang. Selama 32 edisi digelar, ternyata sudah ada perbedaan signifikan dari jumlah medali SEA Games sepanjang masa. 
Jumat, 5 Desember 2025 - 04:01 WIB
Segini Raihan Jumlah Medali SEA Games Sepanjang Masa
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - SEA Games sebagai ajang dwitahunan multi-olahraga bergengsi di Asia Tenggara menjadi cara negara ASEAN berdiplomasi lewat olahraga. 

Pada edisi ke-33, SEA Games 2025 akan berlangsung di Thailand mulai 9-20 Desember 2025 mendatang. Selama 32 edisi digelar, ternyata sudah ada perbedaan signifikan dari jumlah medali SEA Games sepanjang masa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thailand akan menjadi tuan rumah SEA Games untuk pertama kalinya sejak 18 tahun. Pada edisi kali ini, terdapat 50 cabang olahraga yang dipertandingkan dengan total 574 medali emas

Selain cabang olahraga utama, akan ada tiga cabang olahraga demonstrasi yakni paragliding, tarik tambang, dan golf cakram serta cabang olahraga MMA yang pertama kali dipertandingkan. 

Menariknya, ternyata Indonesia baru berpartisipasi dengan SEA Games pada 1977 lalu ketika Vietnam, Thailand, Singapura, Myanmar, Malaysia dan Laos sudah berpartisipasi sejak edisi perdana, 1959 silam. 

Bahkan Kamboja sudah lebih dahulu mencicipi SEA Games edisi 1961 sampai akhirnya Indonesia, Filipina dan Brunei Darussalam bergabung pada 1977 lalu. 

Timor Leste pun menjadi negara terakhir yang berpartisipasi di SEA Games sejak 2003 lalu setelah memisahkan diri dari Indonesia pada tahun sebelumnya.

Dengan keikutsertaannya sejak awal, Thailand menjadi negara dengan jumlah medali SEA Games terbanyak. Negara Gajah Putih ini mencatatkan 2.345 medali emas, 2.031 medali perak, dan 2.096
medali perunggu. 

Dilanssir dari laman Sanook, total 6.472 medali diraih selama 33 kali keikutsertaan Thailand.

Menariknya, ada Indonesia, yang baru 26 kali mengikuti SEA Games, berada di posisi kedua. Garuda telah mencatatkan 1.839 medali emas, 1.794 medali perak, dan 1.861 medali perunggu atas total  5.548 medali. 

Bahkan angka ini terlampau jauh dari Malaysia yang berada di posisi ketiga dengan total raihan 4.435 medali dari 1.342 medali emas, 1.318 medali perak, dan 1.775 medali perunggu. 

Secara berurutan, ada Filipina yang berada di posisi empat dengan total 3.968 medali (1.122 emas, 1.269 perak, dan 1.586 perunggu) diikuti oleh Vietnam (3.232 medali), Singapura (3.478 medali). 

Walau memiliki lebih sedikit total medali, Vietnam unggul lewat jumlah medali emas yakni 1.133 ketika Singapura baru memiliki 994 medali emas. 

Pada posisi tujuh, ada Myanmar yang memiliki total medai sebanyak 2.359. Ketimpangan pun terjadi dari Brunei Laos, Kamboja, Brunei Darussalam dan Timor Leste yang belum mencapai angka seribu medali untuk total medali yang mereka miliki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut Daftar Total Perolehan Medali SEA Games Sepanjang Masa:

(medali emas, medali perak, medali perunggu)
1. Thailand: 6.472 medali (2.345, 2.031, 2.096)
2. Indonesia: 5.548 medali (1.893, 1.794, 1.861)
3. Malaysia: 4.435 medali (1.342, 1.318, 1.775)
4. Filipina: 3.986 medali (1.122, 1.260, 1.586)
5. Vietnam: 3.232 medali (1.133, 992, 1.107)
6. Singapura: 3.487 medali (994, 1.048, 1.436)
7. Myanmar: 2.359 medali (573, 759, 1.027)
8. Laos: 523 medali (71, 100, 352)
9. Kamboja: 505 medali (78, 128, 299)
10. Brunei Darussalam: 235 medali (15, 56, 164)
11. Timor Leste: 40 medali (3, 9, 28)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono bertemu langsung Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, di Markas Besar PBB, New York, AS bahas arah perdamaian Timur Tengah
Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT