GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anindya Bakrie Resmi Lepas 68 Atlet Akuatik Indonesia ke SEA Games 2025, Jadi Terbanyak Sepanjang Sejarah!

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, secara resmi melepas total 68 atlet untuk cabang olahraga akuatik ke SEA Games 2025.
Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:51 WIB
Pelepasan Atlet dan Ofisial Akuatik Indonesia untuk SEA Games 2025
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, secara resmi melepas total 68 atlet untuk cabang olahraga akuatik ke SEA Games 2025. Ini menjadi jumlah yang terbanyak sepanjang sejarah.

‎PB Akuatik ini baru saja menggelar pelepasan para atlet dan ofisial untuk tampil di SEA Games 2025. Acara tersebut berlangsung di The Convergence Indonesia, Kuningan, Jakarta pada Sabtu (6/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎SEA Games 2025 dijadwalkan bakal mulai bergulir pada 9 hingga 20 Desember 2025. Pesta olahraga Asia Tenggara itu nantinya akan bergulir di Thailand.

Pelepasan Atlet dan Ofisial Akuatik Indonesia untuk SEA Games 2025
Pelepasan Atlet dan Ofisial Akuatik Indonesia untuk SEA Games 2025
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Anindya Bakrie mengumumkan ada 68 atlet yang nantinya berjuang di Thailand. Selain itu, terdapat 32 ofisial yang turut menemani demi bisa meraih medali emas di ajang dua tahunan tersebut.

‎Ada lima cabang olahraga (cabor) yang diikuti Akuatik Indonesia. Nomor-nomor yang dipertandingkan seperti renang, renang perairan terbuka, loncat indah, polo air, dan renang artistik.

‎Anindya Bakrie mengatakan bahwa jumlah atlet terbanyak berasal dari polo air, yakni 28 atlet. Kemudian ada cabor renang yang memiliki 22 atlet.

‎Lalu untuk cabor polo air dan renang perairan terbuka, masing-masing ada empat atlet yang siap berjuang. Sedangkan renang artistik memiliki total 10 atlet.

‎"Tahun ini Akuatik Indonesia ini akan mengirim lima cabang olahraga. Ada 22 atlet dari renang, empat atlet dari loncat Indah, 28 atlet polo Air perempuan dan laki-laki," ujar Anindya Bakrie, Sabtu (6/12) 2025).

‎"Renang artistik 10 atlet, perairan terbuka empat atlet. Semuanya adalah 68 (atlet) dan 32 ofisial," tambahnya.

‎Total 68 atlet yang dikirimkan ke Thailand ini tercatat menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaan. Selain itu, Akuatik Indonesia menjadi salah satu wakil dari 1021 atlet dari kontingen Indonesia.

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie
Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Anindya Bakrie menjelaskan bahwa Akuatik Indonesia telah berhasil meraih tujuh medali saat SEA Games 2023 di Kamboja. Penghargaan yang diraih berupa tiga medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

‎Pria yang pernah menjabat sebagai Chef de Mission Indonesia di Olimpiade Paris 2024 itu berharap jika cabor Akuatik bisa memecahkan rekor. Ia mendoakan jika para atlet bisa meraih hasil terbaik saat tampil di Thailand.

‎"Nah di masa lalu kita berhasil mendapatkan tujuh medali, tiga emas, 1 perak, dan 3 perunggu dari. Dan kali ini, marilah kita berdoa dan berjuang di bawah kepemimpinan pak manajer untuk kita bisa menghasilkan lebih banyak," kata Anindya Bakrie.

‎"Lalu kita dengar sendiri bahwa menaikkan, istilahnya bonus yang bisa dicapai oleh para atlet. Dan ini tentu bisa memicu, walaupun bukan satu-satunya alasan kita berjuang untuk mati-matian untuk bangsa dan negara kita," lanjutnya.

‎Selain mengharapkan bisa memecahkan rekor, Anindya Bakrie ingin para atlet menjunjung sportivitas. Hal itu dianggap bisa mencerminkan Indonesia sebagai bangsa yang besar dan bermartabat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ujungnya adalah berapa banyak yang kita ingin mendapatkan. Tentu jaga sportifitas, jangan lupa bahwa ini adalah olahraga yang mengedepankan sportifitas. Jadi kita gambarkan ke negara lain bahwa Indonesia adalah negara yang bermartabat, yang kuat, tapi kita juga ingin menjadi pertama," pungkas Anindya Bakrie. 

‎(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hasil pertandingan Persib Vs Persija yang digelar pada Minggu (10/5/2026). 
PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut hasil drawing Piala Asia 2027 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Jepang justru menjadi hal yang menggairahkan.
Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT