News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Top 3 SEA Games 2025: Megawati Hangestri Paling Bersinar di Thailand, Menang Rasa Kalah Timnas Indonesia, Atlet Renang Muda Peraih Emas

SEA Games 2025 menciptakan tiga cerita besar bagi Indonesia. Ada kekecewaan, ada kebanggaan, dan ada pula kejutan yang mengubah peta persaingan Asia Tenggara.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:08 WIB
Megawati Hangestri, Medi Yoku dan pemain Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2025
Sumber :
  • AVC

tvOnenews.com - SEA Games 2025 menciptakan tiga cerita besar bagi Indonesia. Ada kekecewaan, ada kebanggaan, dan ada pula kejutan yang mengubah peta persaingan Asia Tenggara.

Di cabang voli, Megawati Hangestri kembali menegaskan dirinya sebagai mesin poin tak tergantikan meski Indonesia tumbang dari Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di kolam renang, seorang remaja 18 tahun bernama Jason Donovan Yusuf muncul bak meteor, memutus hegemoni 10 tahun renang Singapura.

Namun di sepak bola, kemenangan bukan selalu berarti kebahagiaan, Timnas Indonesia U-22 merasakannya dengan sangat pahit. Berikut rangkuman lengkapnya:

Meski Kalah dari Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia Tetap Tunjukkan Kekuatan, Mesin Poin Tak Terbendung: Megawati Hangestri Jadi Sorotan di Thailand
Meski Kalah dari Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia Tetap Tunjukkan Kekuatan, Mesin Poin Tak Terbendung: Megawati Hangestri Jadi Sorotan di Thailand
Sumber :
  • AVC

1. Saat Megawati Tetap Berdiri Paling Terang Ketika Indonesia Takluk dari Vietnam

Timnas voli putri Indonesia mengawali SEA Games 2025 dengan penuh percaya diri. Permainan agresif mereka pada dua laga awal menciptakan optimisme baru.

Energi muda menyatu dengan pengalaman para pemain senior, menjadikan skuad Indonesia tampil penuh keberanian, bahkan mampu menggebrak sejak awal turnamen.

Dan seperti biasa, sinar paling terang di lapangan kembali datang dari sosok Megawati Hangestri Pertiwi.

Dengan pukulan-pukulan bertenaga, presisi, dan ketenangan yang sudah menjadi ciri khasnya, Megawati menjadi pusat perhatian.

Dari dua laga awal saja, ia mengumpulkan 23 poin—delapan saat melawan Malaysia dan lima belas kala menghadapi Myanmar.

Namun laga penentuan melawan Vietnam menjadi titik balik. Indonesia sempat membuat kejutan dengan unggul cepat 4-0.

Nama-nama muda seperti Ajeng Nur Cahaya, Namira Maradanti, hingga Pascalina Mahuze tampil penuh keberanian, sementara Megawati tetap menjadi jangkar serangan.

Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama. Vietnam mulai menemukan ritme, mempersempit jarak, dan akhirnya membalikkan keadaan.

Serangan-serangan keras pemain Vietnam, dipadukan dengan blok rapat terhadap Megawati, membuat Indonesia kesulitan menjaga momentum.

Satu per satu set berlalu dengan skor 20-25, 15-25, dan 19-25. Indonesia kalah 0-3, namun bukan tanpa perlawanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Lahirnya Bintang Baru: Jason Donovan Yusuf Menutup Era Emas Peraih Gelar 10 Tahun

Jason Donovan Yusuf
Jason Donovan Yusuf
Sumber :
  • Akuatik Indonesia
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Burhanuddin menyampaikan pidato akademik yang menggarisbawahi pentingnya menjaga keberagaman metodologi di tengah dominasi pendekatan kuantitatif pada diskursus ilmu politik global. 
Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.
Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

KSP mengecek ketersediaan gerai obat, tabung gas 3 Kg bersubsidi, kebutuhan pokok, serta barang-barang bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau di KDKMP.
Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona belum menyerah dalam perburuan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Klub asal Catalunya itu masih menjaga komunikasi dengan perwakilan sang pemain.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT