GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Padel Kini Jadi Tren Olahraga Baru dan Digemari Banyak Orang? Ini 4 Alasannya!

Kamu mungkin bertanya-tanya, bagaimana bisa padel kini menjadi tren olahraga baru di kalangan banyak orang. Beginilah empat alasannya.
Rabu, 17 Desember 2025 - 23:14 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Anhelina Vasylyk

tvOnenews.com - Fenomena meledaknya popularitas padel di Indonesia dan dunia bukanlah sebuah kebetulan semata.

Jika kamu melewati kawasan Jakarta Selatan, BSD, hingga Bali, lapangan-lapangan padel kini hampir selalu penuh dipesan, bahkan di jam kerja sekalipun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada beberapa alasan fundamental mengapa olahraga ini berhasil mencuri perhatian banyak kalangan, mulai dari pengusaha, selebriti, hingga anak muda.

 

1. Mudah dipelajari

Salah satu hambatan terbesar dalam olahraga raket seperti tenis adalah tingkat kesulitan tekniknya.

Dibutuhkan waktu berbulan-bulan latihan intensif hanya untuk bisa melakukan reli panjang di tenis. Sebaliknya, padel sangat ramah pemula.

Dengan ukuran lapangan yang lebih kecil dan penggunaan dinding yang membantu bola tetap hidup, seorang pemula biasanya sudah bisa melakukan reli yang menyenangkan hanya dalam 30 menit sesi pertama mereka.

Kemudahan inilah yang membuat orang merasa cepat puas dan ketagihan untuk kembali ke lapangan.

2. Sifatnya yang sangat sosial

Padel hampir selalu dimainkan secara ganda (dua lawan dua). Kedekatan jarak antar pemain di lapangan yang kecil mempermudah komunikasi dan interaksi sosial.

Di Indonesia, aspek "nongkrong" adalah bagian penting dari budaya olahraga. Padel menjadi jembatan sempurna antara olahraga dan sosialisasi.

Banyak kesepakatan bisnis atau pertemanan baru dimulai dari lapangan padel, yang sering kali dilengkapi dengan kafe atau area bersantai yang estetik di sekitarnya.

 

3. "Instagrammable" dan efek media sosial

Tidak dapat dipungkiri bahwa desain lapangan padel yang modern dengan dinding kaca transparan dan warna biru yang kontras sangat menarik secara visual.

Hal ini menjadikannya konten yang sempurna untuk media sosial seperti Instagram dan TikTok.

Di Indonesia, tren ini semakin kuat ketika banyak influencer dan selebriti mulai mengunggah aktivitas bermain padel mereka.

Paparan visual yang terus-menerus ini menciptakan rasa penasaran di kalangan masyarakat urban untuk ikut mencoba gaya hidup sehat yang terlihat keren tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Olahraga yang efisien membakar kalori

Meskipun terasa lebih mudah daripada tenis, padel tetap merupakan olahraga kardio yang sangat efektif. Karena bola jarang "mati" berkat pantulan dinding, pemain dituntut untuk terus bergerak secara dinamis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Tidak hanya soal upah, pekerja modern juga mulai menuntut kepastian perlindungan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hingga keamanan ekonomi saat menghadapi risiko

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT