News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Alasan Mengapa Padel Bisa Memberi Manfaat bagi Tubuh dan Mentalmu

Padel lebih dari sekedar tren. Sebab, olahraga tersebut bisa mendatangkan tiga manfaat ini bagi tubuh dan mentalmu.
Kamis, 18 Desember 2025 - 23:57 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Roger Aribau Gisbert

tvOnenews.com - Lonjakan popularitas padel secara global kini tercermin nyata di Indonesia. Meski kerap dipandang sebagai tren musiman, padel sebenarnya menawarkan perpaduan manfaat fisik, mental, dan aspek sosial yang solid.

Alih-alih hanya sekadar mengikuti arus, olahraga ini memiliki potensi besar untuk menjadi elemen tetap dalam pola hidup sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setidaknya ada tiga alasan fundamental mengapa padel patut dipertimbangkan sebagai investasi kesehatan jangka panjang.

 

1. Keuntungan Fisik yang Efisien

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

Padel merupakan metode latihan kardio yang sangat efisien. Meskipun dimainkan di lapangan yang lebih kecil daripada tenis, detak jantungmu akan tetap tinggi berkat gerakan konstan, seperti akselerasi mendadak, perpindahan menyamping, dan gerakan squat saat memukul bola.

Keunggulannya, intensitas yang bersifat terputus-putus (intermittent) membuat padel tergolong rendah dampak (low impact) dibandingkan lari atau tenis.

Dengan demikian, padel adalah solusi sempurna untuk membakar kalori secara signifikan, melatih kelincahan dan refleks, tanpa membebani sendi secara berlebihan.

 

2. Olahraga Cepat Dipelajari, Mudah Dimainkan

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Roger Aribau Gisbert

Aksesibilitas menjadi faktor kunci di balik popularitas padel. Berbeda dengan tenis yang menuntut penguasaan teknik serve kompleks dan kekuatan otot yang signifikan, padel justru menekankan kontrol dan menggunakan underarm serve.

Karakteristik itu memungkinkan pemain pemula untuk menguasai dasar-dasar permainan dengan cepat, yang sering kali hanya dilakukan dalam beberapa sesi, dan secara signifikan mengurangi tingkat frustrasi.

Oleh karena itu, padel dapat dinikmati oleh siapa pun dari berbagai rentang usia, termasuk mereka yang sama sekali belum memiliki pengalaman bermain olahraga ini.

 

3. Komponen Sosial dan Mental yang Kuat

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Roger Aribau Gisbert

Padel dimainkan secara eksklusif dalam format ganda (dua lawan dua), yang secara otomatis menumbuhkan aspek sosial.

Komunikasi dan kerja sama tim adalah kunci untuk meraih kemenangan. Interaksi konstan ini membuat padel menjadi ajang yang menyenangkan untuk menjalin hubungan, baik dengan teman lama maupun kenalan baru.

Secara mental, padel adalah permainan catur yang cepat. Pemain harus berpikir strategis dalam menggunakan dinding, menentukan kapan harus lob, atau kapan harus menekan di jaring.

Keputusan cepat di bawah tekanan ini melatih kemampuan kognitif, fokus, dan pemecahan masalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kombinasi latihan fisik yang efisien, tingkat aksesibilitas yang tinggi, serta manfaat sosial dan mental yang mendalam, padel telah membuktikan bahwa statusnya bukan hanya sebatas kegemaran sementara.

Padel adalah olahraga yang relevan dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi komunitas yang memainkannya. (ism)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid dikabarkan siap menebus Enzo Fernandez dengan tawaran fantastis demi memperkuat lini tengah. Gelandang Chelsea itu disebut ingin hengkang musim panas nanti.
Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Dua petenis Asia Tenggara, Janice Tjen dan Alexandra Eala berhasil menembus babak perempat final Abu Dhabi Open 2026.
Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan resmi dijatuhi hukuman berat oleh pemerintah Italia gara-gara insiden lempar petasan di laga kontra Cremonese. Insiden itu telah melukai kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.
Prabowo Siapkan Reboisasi 12,7 Juta Hektare, Hashim Ungkap Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Way Kambas

Prabowo Siapkan Reboisasi 12,7 Juta Hektare, Hashim Ungkap Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Way Kambas

Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah besar di sektor lingkungan hidup dengan menargetkan reboisasi atau penghijauan kembali terhadap 12,7 juta hektare lahan kritis dan hutan rusak.
Penyelundupan Benih Lobster Ilegal yang Bisa Buat Rugi Negara Rp4,28 M Digagalkan, Begini Modusnya

Penyelundupan Benih Lobster Ilegal yang Bisa Buat Rugi Negara Rp4,28 M Digagalkan, Begini Modusnya

Upaya penyelundupan puluhan ribu benih bening lobster (BBL) ilegal tujuan luar negeri berhasil digagalkan aparat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Kabar Penting Bagi Timnas Indonesia: Pelatih Elkan Baggott Ambil Keputusan Tegas, Ole Romeny Dapat Sinyal Positif

Kabar Penting Bagi Timnas Indonesia: Pelatih Elkan Baggott Ambil Keputusan Tegas, Ole Romeny Dapat Sinyal Positif

Kepastian masa depan Ole Romeny dan Elkan Baggott akhirnya terjawab jelang ditutupnya bursa transfer. Bagaimana nasib dua pemain Timnas Indonesia itu di Inggris

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT