News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Alasan Mengapa Sepatu Tenis 'Haram' Digunakan untuk Bermain Padel, Awas Salah Kostum Bisa Bikin Cedera

Inilah empat alasan mengapa sepatu tenis tidak cocok, bahkan bisa berbahaya, jika digunakan untuk olahraga padel.
Selasa, 23 Desember 2025 - 23:54 WIB
Ilustrasi cedera lutut
Sumber :
  • Pexels/Oliver Sjöström

tvOnenews.com - Sekilas, lapangan padel dan tenis terlihat serupa. Keduanya menggunakan net dan raket, meski bentuknya berbeda.

Namun, jika kamu mencoba menggunakan sepatu tenis biasa untuk bermain padel intensitas tinggi, kamu mungkin sedang mengundang cedera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak pemula menganggap sepatu tenis sudah cukup memadai karena sama-sama olahraga lapangan.

Faktanya, arsitektur lapangan padel memiliki karakteristik yang sangat berbeda, terutama pada permukaan rumput sintetis dan penggunaan pasir silika.

Inilah empat alasan mengapa sepatu tenis tidak cocok, bahkan bisa berbahaya, jika digunakan untuk olahraga padel.

 

1. Masalah Traksi: Bahaya Pasir Silika

Ilustrasi lapangan padel
Ilustrasi lapangan padel
Sumber :
  • Pexels/Oliver Sjöström

Lapangan padel modern menggunakan rumput sintetis yang ditaburi pasir silika halus agar bola dapat memantul dengan benar.

Pasir ini membuat lapangan menjadi sangat licin. Sepatu tenis umumnya dirancang untuk lapangan keras (hard court) dengan pola tapak yang lebih rata.

Jika kamu menggunakan sepatu tenis di lapangan padel, kamu akan merasa seperti sedang bermain di atas es.

Tanpa pola tapak yang tepat, kamu akan sering tergelincir saat mencoba melakukan pengereman mendadak atau perubahan arah.

2. Pola Tapak Spesifik (Herringbone vs Omni)

Sepatu padel Bullpadel Hack Vibram
Sepatu padel Bullpadel Hack Vibram
Sumber :
  • bullpadel.com

Sepatu khusus padel biasanya memiliki pola tapak herringbone (zig-zag yang dalam) atau pola omni atau bintik-bintik kecil.

Pola ini dirancang untuk "menggigit" pasir dan rumput sintetis, memberikan stabilitas maksimal saat kamu harus mengejar bola ke sudut lapangan.

Pola ini juga memungkinkan kamu melakukan sliding (meluncur) yang terkontrol tanpa membuat pergelangan kaki terkilir, sesuatu yang sulit dilakukan dengan sol sepatu tenis standar.

 

3. Kebutuhan Rotasi yang Berbeda

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

Dalam padel, kamu akan sangat sering melakukan gerakan berputar 180 derajat atau 360 derajat, terutama saat bola memantul dari dinding kaca.

Sepatu padel sering kali dilengkapi dengan rotation plate (piringan rotasi) di bagian depan solnya.

Fitur ini membantu kaki berputar lebih mulus tanpa tertahan oleh gaya gesek lapangan, sehingga melindungi lutut dan sendi kamu dari tekanan yang tidak perlu.

4. Tingkat Kelenturan Sol

Sepatu padel wanita KUIKMA PS 590
Sepatu padel wanita KUIKMA PS 590
Sumber :
  • Dok. Decathlon Indonesia

Pemain padel lebih banyak bergerak secara vertikal (maju-mundur) dan melakukan banyak lompatan kecil untuk posisi volley atau bandeja.

Oleh karena itu, sol sepatu padel cenderung lebih fleksibel di bagian depan dibandingkan sepatu tenis yang lebih kaku untuk mendukung pergerakan lateral (samping ke samping) yang dominan di lapangan tenis yang luas.

Menggunakan sepatu yang salah bukan hanya menghambat performa permainanmu, tetapi juga meningkatkan risiko cedera serius pada lutut dan pergelangan kaki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika kamu mulai serius menekuni padel, berinvestasi pada sepatu khusus padel adalah keputusan terbaik yang bisa kamu buat.

Selain membuat permainan lebih nyaman, sepatu yang tepat akan memberikan kepercayaan diri lebih saat kamu harus bermanuver di lapangan yang licin. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT