News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Raket Padel Fiberglass vs Carbon Fiber, Apa Perbedaannya dan Mana yang Cocok untuk Pemula?

Lantas, apa saja perbedaan muka raket padel yang menggunakan fiberglass dan carbon fiber? Berikut penjelasannya.
Senin, 5 Januari 2026 - 16:20 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

tvOnenews.com - Dalam dunia padel, pemilihan material permukaan (face) raket adalah faktor yang krusial dan dapat menentukan kenyamanan dan performamu di lapangan.

Dua material yang paling umum digunakan dalam raket padel adalah fiberglass dan carbon fiber (serat karbon).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, apa saja perbedaan muka raket padel yang menggunakan fiberglass dan carbon fiber? Berikut penjelasannya.

 

Perbedaan Utama: Fiberglass vs. Serat Karbon

Perbedaan mendasar antara kedua material ini terletak pada tingkat kekakuan, berat, dan bagaimana mereka memantulkan bola.

Raket padel dengan bahan fiberglass memiliki material yang lebih elastis dan fleksibel. Karena kelenturannya, material tersebut memberikan efek seperti "trampolin". Hal ini membuat bola akan memantul lebih jauh, meski kamu hanya mengeluarkan sedikit tenaga.

Selain itu, fiberglass sangat efektif dalam meredam getaran. Hal itu menjadikannya pilihan yang sangat ramah bagi sendi tangan dan siku.

Dari sisi harga, secara umum raket padel dengan fiberglass lebih terjangkau dibandingkan dengan karbon.

 

2. Karakteristik Serat Karbon (Carbon Fiber)

Serat karbon dikenal karena kekuatan dan bobotnya yang ringan, tapi kaku. Sebab permukaannya kaku, bola tidak akan memantul liar. Ini memberikan kendali penuh kepada pemain untuk mengarahkan bola dengan akurasi tinggi.

Berbeda dengan fiberglass yang membantu pantulan, karbon membutuhkan tenaga dari otot pemain.

Jika kamu memukul dengan kuat, karbon akan menyalurkan energi tersebut secara maksimal ke bola.

Karbon jauh lebih tahan lama dan tidak mudah mengalami kelelahan material dibandingkan fiberglass.

 

Mana yang Cocok untuk Pemula?

Untuk sebagian besar pemula, sangat direkomendasikan untuk memilih raket dengan permukaan fiberglass.

Sebab, sebagai pemula, teknik pukulanmu mungkin belum sempurna dan otot lenganmu belum terbiasa dengan getaran konstan.

Fiberglass membantumu mengembalikan bola ke seberang net dengan usaha minimal, karena sifat elastisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, sifatnya yang empuk meminimalisir risiko cedera seperti tennis elbow yang sering menghantui pemain baru.

Namun, jika kamu adalah seorang atlet dari cabang olahraga raket lain, seperti tenis, yang sudah memiliki tenaga lengan yang kuat dan teknik pukulan yang baik, kamu bisa langsung memulai dengan carbon 3K. Hal itu akan memberimu stabilitas lebih saat menghadapi bola-bola cepat. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Pelatih Persib Bojan Hodak Beri Prediksi Laga Inggris Vs Kroasia

Eks Pelatih Persib Bojan Hodak Beri Prediksi Laga Inggris Vs Kroasia

Bertemu di Grup L, Kroasia sebagai negara asal Bojan Hodak akan menantang Kroasia pada Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.
Timnas Inggris bakal Banjir Uang, Ada Syaratnya

Timnas Inggris bakal Banjir Uang, Ada Syaratnya

Tim Nasional atau Timnas Inggris akan menerima bonus besar karena memenangkan gelar dan bonus itu bisa berlipat ganda bagi pelatih baru Thomas Tuchel.
Umumkan Pernikahan dengan Seorang Pengusaha, Nathalie Holscher Singgung soal Anak

Umumkan Pernikahan dengan Seorang Pengusaha, Nathalie Holscher Singgung soal Anak

Umumkan akan menikah lagi dengan seorang pengusaha muda, Nathalie Holscher singgung soal ayah sambung untuk anaknya.
Kritik Balik Komnas HAM Soal Hasil Kajian Terkait MBG, Natalius Pigai: Banyak yang Tidak Paham Prinsip HAM

Kritik Balik Komnas HAM Soal Hasil Kajian Terkait MBG, Natalius Pigai: Banyak yang Tidak Paham Prinsip HAM

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, memberikan tanggapan keras terhadap hasil kajian Komisi Nasional (Komnas) HAM yang menyoroti adanya risiko pelanggaran hak asasi dalam program makan bergizi gratis (MBG). 
Kinerja Bertumbuh, Setoran Pelindo ke Kas Negara Tembus Rp7,81 Triliun di Tahun 2025

Kinerja Bertumbuh, Setoran Pelindo ke Kas Negara Tembus Rp7,81 Triliun di Tahun 2025

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengumumkan peningkatan kontribusi finansialnya kepada negara untuk tahun buku 2025. 
The Papa’s Perkenalkan Single “Menghilang”, Lagu Tentang Perpisahan yang Datang Tiba-tiba

The Papa’s Perkenalkan Single “Menghilang”, Lagu Tentang Perpisahan yang Datang Tiba-tiba

Band pendatang baru The Papa’s siap memperkenalkan single perdana mereka berjudul “Menghilang” pada Jumat, 5 Juni 2026, di Kalingga Sun Coffe, Bekasi.

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT