News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar Cabor Penerima Dana Pelatnas Paling Besar Tahun 2025: Sepak Bola Terbanyak

Berikut daftar cabang olahraga (cabor) penerima dana pelatnas terbesar di tahun 2025, di mana sepak bola menduduki peringkat pertama di posisi 10 besar.
Rabu, 7 Januari 2026 - 15:04 WIB
Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar
Sumber :
  • Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Berikut daftar cabang olahraga (cabor) penerima dana pelatnas terbesar di tahun 2025, di mana sepak bola menduduki peringkat pertama di posisi 10 besar.

Hal ini diketahui dari akun resmi Inaspro di Instagram, yang mengunggah info grafis soal 10 cabor yang menerima dana pelatnas terbanyak di 2025. Dana tersebut diberikan oleh pemerintah sebagai bentuk perhatian serius terhadap pembinaan olahraga nasional pada tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dana pelatnas yang diberikan oleh pemerintah salah satunya digunakan untuk membina atlet, training camp, dan persiapan kompetisi internasional.

Melansir informasi tambahan dari Good Stats, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp420 miliar untuk mendukung pemusatan latihan nasional (Pelatnas) pada tahun tersebut.

Dana ini disalurkan kepada 13 cabor yang dinilai memiliki potensi prestasi tinggi dan menjadi tulang punggung Indonesia berbagai ajang seperti SEA Games 2025.

Tercatat sepak bola menjadi cabor dengan dana pelatnas terbesar mencapai Rp199,78 miliar. Nominal ini berbeda jauh dari bulu tangkis yang menduduki peringkat kedua.

Bulu tangkis tercatat menerima dana pelatnas senilai Rp37,61 miliar. Jika dihitung, maka anggaran pelatnas sepak bola lebih besar Rp162,17 miliar dibandingkan bulu tangkis.

Selanjutnya di posisi ketiga ada panjat tebing Rp24,99 miliar, lalu disusul oleh panahan sebesar Rp20,37 miliar dan atletik senilai Rp19.91 miliar yang melengkapi posisi lima besar.

Ada pun cabor lain yang mendapat dukungan signifikan antara lain dayung (Rp19,28 miliar), menembak (Rp18,02 miliar), angkat besi (Rp15,95 miliar), balap sepeda (Rp13,41 miliar), dan judo (Rp10,67 miliar).

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Namun dalam daftar tersebut, tidak ada cabor voli indoor maupun pantai. Padahal bola voli Indonesia juga bisa dibilang rutin menyumbangkan prestasi khusunya di kawasan Asia. Begitu juga dengan cabor lainnya seperti basket hingga futsal.

Meski demikian, data ini menuai pro dan kontra dari kalangan netizen. Banyak yang memberikan kritikan terkait dana anggaran tersebut, namun ada juga yang memberikan pandangan yang berbeda.

Berdasarkan kolom komentar unggahan tersebut, salah satunya ada yang mengatakan bahwa wajar jika sepak bola mendapatkan dana besar.

Salah satunya karena sepak bola olahraga yang paling populer di Indonesia, dan juga paling besar perputaran ekonominya termasuk dalam hal tiket, sponsor, popularitas hingga UMKM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ada juga yang kontra karena menilai dana yang dikeluarkan tidak sebanding dengan prestasinya. Apalagi setelah gagal mendulang prestasi di ajang SEA Games 2025 pada Desember lalu.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polres Lumajang Tangkap Oknum PNS DLH Lumajang Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Polres Lumajang Tangkap Oknum PNS DLH Lumajang Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Kepolisian Resor (Polres) Lumajang menangkap seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2026. Bung Ropan memberikan analisis
Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Tragedi Maut KA di Bekasi: Tidak Boleh Ada Lagi

Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Tragedi Maut KA di Bekasi: Tidak Boleh Ada Lagi

Kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur menjadi sorotan banyak pihak dan publik. Ini juga dikritisi Dedi Mulyadi
Kemenkes Bentuk Konsorsium Nasional Percepat Kesehatan Ibu dan Anak

Kemenkes Bentuk Konsorsium Nasional Percepat Kesehatan Ibu dan Anak

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meresmikan Konsorsium Nasional 1000 Hari Pertama Kehidupan sebagai langkah mempercepat peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Orang Tua Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Minta Pendampingan LPSK

Orang Tua Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Minta Pendampingan LPSK

Orang tua korban dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha mengajukan permohonan hak restitusi serta meminta pendampingan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 
Jadwal Semifinal Liga Europa 2025-2026 Malam Ini: Dua Tim Liga Inggris Saling Sikut, Aston Villa Diunggulkan

Jadwal Semifinal Liga Europa 2025-2026 Malam Ini: Dua Tim Liga Inggris Saling Sikut, Aston Villa Diunggulkan

Liga Europa 2025-2026 akan menggelar dua laga pada leg pertama di babak semifinal, Jumat (1/5/2026) dini hari nanti WIB. Dua tim Liga Inggris akan bersua, yaitu Aston Villa dan Nottingham Forest.

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT