News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Lawan Vietnam, Hector Souto Percaya Diri Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan ambisinya untuk mengantarkan skuad Garuda melangkah ke babak semifinal Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya.
Minggu, 1 Februari 2026 - 01:37 WIB
Jelang Lawan Vietnam, Hector Souto Percaya Diri Timnas Futsal Indonesia
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan ambisinya untuk mengantarkan skuad Garuda melangkah ke babak semifinal Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya. 

Tekad tersebut disampaikan usai Indonesia memastikan tiket ke perempat final sebagai juara Grup A.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepastian itu diraih setelah Timnas Futsal Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Irak pada laga terakhir fase grup yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat gol Samuel Eko, sebelum Irak menyamakan kedudukan melalui Haedr Majed pada babak kedua.

Hasil tersebut membuat Indonesia mengakhiri fase grup dengan koleksi tujuh poin dan selisih gol +8. Irak menyusul di posisi kedua dengan poin sama, namun hanya memiliki selisih gol +4.

“Langkah selanjutnya, target selanjutnya tentu saja berusaha untuk lolos ke semifinal untuk pertama kalinya. Inilah yang saya katakan kemarin, para pemain mengukir sejarah, dengan bantuan para pelatih dan juga klub mereka yang mendukung sepanjang tahun,” ujar Hector Souto saat ditemui di mixed zone usai pertandingan.

Pada babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/2), Timnas Futsal Indonesia akan berhadapan dengan rival regional, Vietnam. Menurut Souto, tekanan justru berada di kubu lawan yang memiliki pengalaman lebih jauh di turnamen AFC.

“Kami tidak punya apa-apa untuk kehilangan. Jika ada yang merasakan tekanan, itu Vietnam karena mereka sudah beberapa kali ke semifinal,” katanya.

Terkait jalannya laga kontra Irak, Souto menepis anggapan bahwa Indonesia bermain lebih bertahan, terutama pada babak kedua. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan timnya tetap menerapkan permainan menyerang saat bermain empat lawan empat.

“Anda keliru. Ketika kami bermain empat melawan empat, tim saya menerapkan permainan menyerang. Kami bertahan saat mereka menerapkan power play karena mereka mengejar peringkat pertama grup. Kami juga ingin mengamankan posisi pertama karena jarang Indonesia bisa menjadi juara grup di kejuaraan Asia,” tutur Souto.

Meski demikian, ia menilai anak asuhnya mampu meredam ancaman Irak dengan disiplin bertahan. Sepanjang laga, Irak dinilai lebih banyak melepaskan tembakan dari jarak jauh.

“Hari ini mereka banyak menembak dari jarak jauh. Kami tidak memberikan terlalu banyak masalah kepada mereka,” ujarnya.

Souto menjelaskan Indonesia memilih bertahan di area 12 meter karena posisi pemain anchor lawan dinilai terlalu berisiko untuk ditekan.

“Yang mereka inginkan adalah kami menekan, lalu mereka memanfaatkan ruang di belakang. Kami harus pintar dan menunggu momen yang tepat,” katanya.

Pelatih berusia 44 tahun itu juga mengakui gol yang bersarang ke gawang Indonesia terjadi akibat kesalahan sendiri.

“Kami terlalu turun ke dalam. Itu sedikit bodoh dan harus kami pelajari,” ucapnya.

Menatap laga perempat final kontra Vietnam, Souto menyebut rivalitas Asia Tenggara akan membuat pertandingan berlangsung ketat dan penuh tensi.

“Di Asia Tenggara, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia, semua bisa saling mengalahkan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan fokus utama Timnas Futsal Indonesia kini sepenuhnya tertuju pada persiapan menghadapi Vietnam demi satu target besar berikutnya.

“Kami hanya menyiapkan pertandingan dan menetapkan tujuan. Dan tujuan kami sekarang adalah melangkah ke semifinal,” tutup Souto.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemeriksaan Maraton, KPK Mintai Keterangan 9 Biro Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Pemeriksaan Maraton, KPK Mintai Keterangan 9 Biro Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sembilan saksi dari biro travel atau agen perjalanan haji terkait dengan dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
‎Ini Hasil Autopsi Siswa SMP di Sragen yang Meningga Usai Berkelahi dengan Teman

‎Ini Hasil Autopsi Siswa SMP di Sragen yang Meningga Usai Berkelahi dengan Teman

Siswa SMP yang meninggal dunia usai berkelahi dengan rekannya di sekolah karena patah tulang tengkorak.
Ingat Ahmad Husein? Pemuda yang Berkhianat ke Bupati Pati Sudewo, Kini Kalah Tinju oleh Jagoan Purwodadi: sampai Ditandu

Ingat Ahmad Husein? Pemuda yang Berkhianat ke Bupati Pati Sudewo, Kini Kalah Tinju oleh Jagoan Purwodadi: sampai Ditandu

Ahmad Husein Hafid alias Husein Pati, aktivis demo besar yang damai dengan Bupati Pati, Sudewo dipasang oksigen usai kalah tinju dengan jagoan Purwodadi viral.
Pemuda Lecehkan Gadis Bawah Umur di Pantai Caringin Garut, Modus Ajak ke Semak-Semak dengan Alasan Berteduh

Pemuda Lecehkan Gadis Bawah Umur di Pantai Caringin Garut, Modus Ajak ke Semak-Semak dengan Alasan Berteduh

Seorang laki-laki berinisial A (20) ditangkap karena diduga melakukan kekerasan seksual kepada gadis bawah umur (15) di Pantai Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Respons Tegas Gibran soal Usulan Kenaikan Harga BBM dari Jusuf Kalla: Pemerintah Pilih Jaga Stabilitas dan Lindungi Rakyat

Respons Tegas Gibran soal Usulan Kenaikan Harga BBM dari Jusuf Kalla: Pemerintah Pilih Jaga Stabilitas dan Lindungi Rakyat

Gibran tanggapi usulan Jusuf Kalla soal kenaikan BBM. Pemerintah tegaskan harga subsidi tetap dijaga demi lindungi masyarakat kecil.
Ajukan 150 Ribu Peserta Magang 2026, Menaker Tunggu Anggaran

Ajukan 150 Ribu Peserta Magang 2026, Menaker Tunggu Anggaran

Kementerian Ketenagakerjaan RI mengusulkan lonjakan besar program magang nasional pada 2026. Target peserta diajukan mencapai 150 ribu orang.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT