GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Megawati, Red Sparks Alami Musim Terburuk dan Dijuluki “Mesin Pencetak Poin”

Red Sparks tengah mengalami keterpurukan di V-League 2025/2026. Mantan finalis musim lalu itu kini terjerembap dalam 10 kekalahan beruntun, mendapat julukan.
Senin, 16 Februari 2026 - 15:03 WIB
Jung Kwan Jang Red Sparks terima kekalahan telak dari Pink Spiders.
Sumber :
  • Instagram/red__sparks

tvOnenews.com - Jung Kwan Jang Red Sparks tengah mengalami penurunan performa signifikan di Liga Voli Korea (V-League) 2025/2026 setelah ditinggal Megawati Hangestri pada musim lalu.

Tim yang sebelumnya tampil kompetitif kini justru terpuruk dalam tren negatif yang panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah kalah dari IBK Altos, skuad asuhan Ko Hee-jin kembali menelan kekalahan telak 0-3 dari Pink Spiders dengan skor 25-22, 25-11, dan 25-13.

Red Sparks musim 2025-2026
Red Sparks musim 2025-2026
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Hasil tersebut menambah catatan buruk mereka musim ini menjadi 23 kekalahan dari total 29 pertandingan, dengan hanya enam kemenangan. Lebih dari separuh kekalahan itu—14 di antaranya—berakhir dengan skor 0-3, memperlihatkan betapa timpangnya performa tim.

Pada laga sebelumnya melawan Pink Spiders, situasi semakin mencerminkan kerapuhan Red Sparks. Setelah tertinggal 0-1 di set pertama, mereka kebobolan sembilan poin beruntun di set kedua saat skor 11-16, yang berujung kekalahan telak 11-25 dengan selisih 14 poin.

Pertandingan tandang yang digelar di Incheon Samsan World Gymnasium pada tanggal 14 tersebut sekaligus memperpanjang rentetan kekalahan mereka menjadi 10 kali berturut-turut—terbanyak di divisi wanita musim ini.

Rentetan hasil buruk ini telah berlangsung lebih dari 40 hari, dimulai sejak kekalahan 0-3 dari Heungkuk Life Insurance pada tanggal 4 bulan lalu.

Kondisi ini terasa kontras jika dibandingkan dengan musim sebelumnya, ketika Red Sparks tampil impresif dan mampu membawa seri kejuaraan hingga Game 5 melawan Pink Spiders.

Pada masa kejayaannya, Ko Hee-jin memiliki trio MVP yang solid, yakni Megawati Hangestri, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju. Kolaborasi mereka sukses membawa Red Sparks melaju ke final V-League 2024/2025, menghadapi Pink Spiders yang diperkuat Kim Yeon-koung—yang dikenal sebagai Ratu Voli Korea—serta ditangani pelatih kelas dunia asal Italia, Marcello Abbondanza.

Saat itu, Red Sparks bahkan sempat diragukan untuk menembus final. Megawati—yang dijuluki Megatron—kerap dianggap hanya sebagai pemain kuota Asia. Sementara itu, Vanja Bukilic pada putaran pertama dinilai belum sepenuhnya menemukan ritme strategi Ko Hee-jin, berbeda dengan Giovanna Milana yang sebelumnya tampil lebih menyatu dengan sistem permainan tim.

Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

Kini situasinya berbalik drastis. Media Korea menyoroti lemahnya lini ofensif dan defensif Red Sparks, yang disebut sebagai yang terburuk di antara tujuh tim peserta liga. Tim yang dahulu ditakuti kini justru mendapat julukan negatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain rentetan kekalahan 10 pertandingan, Jeong Kwan-jang juga mengalami dua rentetan kekalahan empat pertandingan, menjadi "mesin pencetak poin" bagi tim lain," tulis media Korea Yonhap.

Media tersebut juga mengingatkan kembali kontribusi besar para pemain musim lalu: "Musim lalu, Bukilic berada di peringkat kelima dalam perolehan poin (638 poin) dan keempat dalam serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 40,93%), sementara Mega tampil gemilang, berada di peringkat ketiga dalam perolehan poin (802 poin) dan pertama dalam serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 48,06%)," papar media Korea. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Polisi Malaysia menyelidiki kematian lima sekeluarga di Kuantan. Kepala keluarga diduga menyerang anggota keluarga sebelum bunuh diri, motif masih didalami.
Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Persib dalam situasi tertinggal di babak 16 besar  AFC Champions League Two 2025/2026. Pada laga leg pertama, tim asuhan Bojan Hodak kalah dengan skor telak 0-3 di Thailand.
Setelah Lewis Hamilton, Kini Giliran Max Verstappen yang Kritik Regulasi Baru F1 2026, Berani Sebut Mobil Musim Ini...

Setelah Lewis Hamilton, Kini Giliran Max Verstappen yang Kritik Regulasi Baru F1 2026, Berani Sebut Mobil Musim Ini...

Regulasi baru F1 2026 kembali menuai sorotan tajam. Kali ini, giliran pembalap tim Red Bull Racing asal Belanda, Max Verstappen yang melontarkan kritik terbuka.
Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper di Brebes Diringkus Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Motifnya

Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper di Brebes Diringkus Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Motifnya

Kasus mutilasi yang terjadi di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, yang terjadi Senin (16/2/2026) kemarin, berhasil diungkap Satreskrim Polres Brebes.
12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Pisces Dapat Bonus, Libra Keuntungan dari Kerja

12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Pisces Dapat Bonus, Libra Keuntungan dari Kerja

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 18 Februari 2026 aries hingga pisces, lengkap dengan angka hoki dan 3 zodiak paling beruntung secara finansial besok.
Tantang Conor McGregor, Nate Diaz Bersiap Comeback usai UFC White House

Tantang Conor McGregor, Nate Diaz Bersiap Comeback usai UFC White House

Nate Diaz bersiap kembali ke oktagon UFC setelah absen panjang, dengan kemungkinan menantang Conor McGregor untuk laga ketiga, incar pertarungan besar lainnya.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT