News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Megawati Hangestri kembali menunjukkan kelasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Bahkan sejak awal musim ia sudah “dianggap pemain asing”.
Senin, 16 Februari 2026 - 15:31 WIB
Megawati Hangestri saat beraksi membela Jakarta Pertamina Enduro melawan Popsivo di Proliga 2026 seri Bojonegoro.
Sumber :
  • PBVSI

tvOnenews.com - Megawati Hangestri bersama rekan-rekannya sukses mengantarkan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menjadi tim voli putri pertama yang memastikan tiket ke babak final four Proliga 2026. 

Kepastian itu diraih setelah JPE menundukkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (27-25, 19-25, 25-20, 25-22) pada laga terakhir seri Bojonegoro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan tersebut membuat JPE mengoleksi 24 poin hasil dari delapan kemenangan dan tiga kekalahan dalam 11 pertandingan sejak awal musim.

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bullent Karsioglu memberikan arahan kepada Megawati Hangestri di Proliga 2026.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bullent Karsioglu memberikan arahan kepada Megawati Hangestri di Proliga 2026.
Sumber :
  • Instagram.com/@jpevolley

Raihan poin itu sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh Jakarta Livin Mandiri, Jakarta Popsivo Polwan, maupun Bandung BJB Tandamata, sehingga memastikan langkah JPE ke final four.

Megawati menjadi salah satu figur sentral dalam performa impresif tim. Sebagai opposite andalan, ia tampil solid dan mampu membangun chemistry yang kuat bersama dua pemain asing JPE, Wilma Salas dan Yana Shcherban.

Wilma Salas, pevoli asal Kuba berusia 34 tahun dengan tinggi 191 cm dan jangkauan spike mencapai 321 cm, memiliki pengalaman panjang di kompetisi Eropa, termasuk di Italia, Polandia, Turki, dan Yunani. Sebelum bergabung dengan JPE, ia juga pernah bermain di Liga Voli Filipina bersama Petro Gazz Angels dan PLDT High Speed Hitters.

Sementara itu, Yana Shcherban adalah pemain asal Rusia berposisi outside hitter. Di usia 36 tahun, ia telah malang melintang di Liga Italia dan Rusia, bahkan sempat memperkuat klub papan atas seperti CDA Volley Talmassons FVG.

Sejak awal musim, manajer Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso, sudah menunjukkan keyakinannya terhadap kekuatan tim. Bahkan, dalam konferensi pers sebelum Proliga 2026 dimulai, ia menyebut JPE memiliki tiga pemain asing—termasuk Megawati Hangestri.

"Sebenarnya pemain asing kita (JPE) ada tiga, kok tanya tiga, satunya ada Megawati Hangestri, yang kita asumsikan pemain (asing), karena sempat main di luar negeri, dan beruntung (memilikinya)," tuturnya dilansir dari Moji Sports.

Ia juga menegaskan kedekatan Megawati dengan klub tersebut:

"Sebenarnya Mega ini bukan pemain baru di kami, kembali pulang ke rumah asalnya, karena dulu sudah pernah, dengan ini 5 bergabung dengan Jakarta Pertamina, sejak masih kedatangan 2014," pungkasnya.

Dalam video yang beredar, Megawati—yang akrab dijuluki Megatron—terlihat tersipu malu saat dipuji dan disebut sebagai “pemain asing” oleh manajernya sendiri.

Karier Cemerlang di Korea Selatan

Megawati Hangestri berseragam Jakarta Pertamina Enduro (kiri) dan Red Sparks (kanan).
Megawati Hangestri berseragam Jakarta Pertamina Enduro (kiri) dan Red Sparks (kanan).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @jpevolley / KOVO

Julukan tersebut bukan tanpa alasan. Megawati mencatatkan pencapaian gemilang selama dua musim berkarier di Korea Selatan. Bersama Red Sparks, ia tampil impresif hingga membawa tim menjadi runner-up Liga Voli Korea setelah melalui pertarungan lima gim melawan Pink Spiders, klub yang diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.

Di bawah arahan pelatih Ko Hee-jin dan dukungan setter berpengalaman Yeum Hye-seon, Red Sparks sukses menyingkirkan juara bertahan di babak playoff dan melangkah ke final. Megawati bahkan memimpin tim mencatatkan 13 kemenangan beruntun, mempertegas perannya sebagai pemain kunci dalam dua musim terakhir.

Secara individu, performanya pun luar biasa. Ia meraih dua gelar MVP pada putaran ketiga dan keempat, bersaing ketat dengan Kim Yeon-koung. Pengamat voli Korea, Cha Sang-hyun, sampai memberinya julukan “Mega Power” berkat dampaknya yang besar di kompetisi Negeri Ginseng.

Sempat Berkiprah di Turki

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya di Korea Selatan, Megawati juga sempat melanjutkan karier di Liga Turki (Kadinlar 1 Ligi) bersama Manisa BBSK. Meski belum sempat menjalani debut resmi di liga, ia sudah menunjukkan performa menjanjikan pada turnamen pramusim dan sukses mempersembahkan trofi Ferdi Zeyrek 2025.

Dengan rekam jejak internasional tersebut, tak heran jika sejak awal Megawati sudah “dianggap” sebagai pemain asing oleh manajemen JPE. Kini, bersama dua legiun impor lainnya, ia tampil semakin gacor dan membawa Jakarta Pertamina Enduro menjadi kandidat kuat juara Proliga 2026. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi seorang pria di Cakung, Jakarta Timur membacok kakak kandung usai ditegur mengintip adik ipar mandi.
KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT