News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Korea, Turki, hingga Proliga: Siapa Sangka Gaji Megawati Hangestri Sebelum Main di Red Sparks Segini

Mantan pemain Red Sparks, Megawati Hangestri, ungkap masa-masa sulit sebelum meniti karier profesional. Ternyata, gajinya saat itu hanya ratusan ribu rupiah.
Senin, 16 Februari 2026 - 17:21 WIB
Megawati Hangestri bersama skuad Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 seri Bojonegoro.
Sumber :
  • PBVSI

tvOnenews.com - Di balik gemilangnya karier Megawati Hangestri di Proliga maupun di Korea Selatan, perjalanan Megawati tak selalu mudah. Ia bahkan mengaku pernah digaji hanya ratusan ribu rupiah saat masih memulai kariernya sebagai pemain junior.

Megawati bersama rekan-rekannya sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro menjadi tim putri pertama yang memastikan tiket ke babak final four Proliga 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepastian ini didapatkan setelah JPE mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan 3-1 (27-25, 19-25, 25-20, 25-22) pada laga terakhir seri Bojonegoro.

Wilma Salas dan Megawati Hangestri
Wilma Salas dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • instagram JPEVolley

Hasil itu membuat Megawati dan timnya mengumpulkan 24 poin dari delapan kemenangan dan tiga kekalahan sepanjang 11 pertandingan sejak awal musim.

Dengan raihan ini, JPE dipastikan lolos ke final four karena poin mereka tak mungkin dikejar oleh Jakarta Livin Mandiri, Popsivo, maupun Bandung BJB Tandamata.

Sebagai opposite andalan, Megawati menjadi figur penting dalam skuad. Ia mampu membangun kerja sama solid dengan dua pemain asing JPE, Wilma Salas dan Yana Shcherban, sehingga kontribusinya di lapangan sangat terasa.

Karier Cemerlang di Korea Selatan

Megawati, yang akrab dijuluki “Megatron”, mencatat sejarah selama dua musim bermain di Korea Selatan bersama . Bersama tim tersebut, ia tampil luar biasa hingga membawa Red Sparks menjadi runner-up Liga Voli Korea, setelah melalui pertarungan sengit lima gim melawan Pink Spiders yang diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.

Bersama pelatih Ko Hee-jin dan dukungan setter berpengalaman Yeum Hye-seon, Red Sparks berhasil menyingkirkan juara bertahan di playoff dan melaju ke final. Megawati memimpin tim meraih 13 kemenangan beruntun, menegaskan perannya sebagai pemain kunci selama dua musim terakhir.

Secara individu, prestasinya juga luar biasa. Ia meraih dua gelar MVP pada putaran ketiga dan keempat, bersaing ketat dengan Kim Yeon-koung.

Pengamat voli Korea, Cha Sang-hyun, bahkan memberinya julukan “Mega Power” karena pengaruh besarnya di kompetisi Negeri Ginseng.

Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

Tak hanya di Korea Selatan, Megawati juga sempat bermain di Liga Turki (Kadinlar 1 Ligi) bersama Manisa BBSK. Meski belum sempat debut di liga resmi, ia sudah menunjukkan performa menawan di turnamen pramusim dan mempersembahkan trofi Ferdi Zeyrek 2025.

Nama Megawati tetap harum di Korea meski sudah lama meninggalkan Red Sparks. Prestasi yang ia tinggalkan termasuk runner-up KOVO Cup dan V-League, menjadi top skor dua musim berturut-turut, serta menerima tiga penghargaan MVP dari KOVO.

Tak heran jika ia masuk dalam jajaran pemain termahal Red Sparks, dengan gaji USD 100 ribu (Rp1,6 miliar) di musim pertamanya dan naik menjadi USD 150 ribu (Rp2,4 miliar) pada musim kedua, belum termasuk bonus prestasi dan brand ambassador.

Di Proliga 2024, gaji Megawati juga meningkat signifikan, mencapai Rp300–500 juta per musim saat memperkuat Jakarta BIN. Namun, sebelum menikmati penghasilan tersebut, Megawati pernah menghadapi masa-masa sulit.

Saat masih berstatus pemain junior di klub Bank Jatim, Mega harus menjalani berbagai tugas kecil seperti membawa air mineral, handuk, ice box, dan bola, karena kakak-kakaknya sudah pro dan masuk line up Proliga.

“(Tahun) 2012 aku baru ikut Proliga (tidak masuk line up),” kenangnya.

Meski masih muda, Megawati harus melalui proses berat sebelum dipromosikan ke tim senior Bank Jatim.

“Karena aku punya potensi tinggi, terus badan aku kayak profesional gitu kan, terus aku punya spike udah lumayan kenceng pas SMP,” ungkapnya.

“Cuma aku kurang jam terbang aja jadi disuruh latihan terus, ikut kakak-kakak jadi bisa ngerti.” tambahnya.

Gajinya saat itu pun sangat kecil, bahkan tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

“Udah dikontrak (Bank Jatim), digaji. Eh tapi gaji pertama 250 (ribu) bayangin,” papar Megawati, melansir dari YouTube Sport77 Official.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski berpenghasilan pas-pasan, ia menerima kondisi tersebut sebagai bagian dari perjuangan menuju karier profesional.

“Itu (jumlahnya) kecil, aku nyuci sendiri, belum naik angkot. Namanya perjuangan, jadi ya gak apa-apa,” ucap Megatron. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Begini Awal Mula Korban DH Mengenal Tersangka Budi dalam Kasus Pembunuhan di Madiun

Begini Awal Mula Korban DH Mengenal Tersangka Budi dalam Kasus Pembunuhan di Madiun

Polda Jawa Timur menyelidiki keberadaan sisa abu dan tulang yang ada di tungku pembakaran terkait kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya AGF (4) di Madiun
Mangkir Sebelumnya, Wakil Bupati Bogor Kembali Diperiksa KPK

Mangkir Sebelumnya, Wakil Bupati Bogor Kembali Diperiksa KPK

KPK kembali melakukan pemanggilan terhadap Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade pada Jumat (30/10/2026). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemanggilan ini merupakan penjadwalan ulang Jaro Ade.
PB Akuatik Indonesia Gelar IOAC 2026, Diikuti 685 Perenang dari 161 Klub

PB Akuatik Indonesia Gelar IOAC 2026, Diikuti 685 Perenang dari 161 Klub

Ajang ini menjadi bagian dari upaya PB Akuatik Indonesia dalam memperkuat pembinaan olahraga akuatik di Tanah Air.
Veda Ega Pratama Ungguli Wakil Malaysia di Practice Moto3, Menggila di Menit Akhir

Veda Ega Pratama Ungguli Wakil Malaysia di Practice Moto3, Menggila di Menit Akhir

Veda Ega Pratama berhasil mengungguli wakil Malaysia, Hakim Danish dalam sesi Practice Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Jumat (30/10/2026).
Sistem Kontrak Berpenghasilan Fantastis, Polisi Ungkap Pekerjaan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun yang Sebenarnya

Sistem Kontrak Berpenghasilan Fantastis, Polisi Ungkap Pekerjaan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun yang Sebenarnya

Pekerjaan tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun yang sebenarnya akhirnya terungkap. Pekerjaan DBM menggunakan sistem kontrak dengan durasi tertentu.
Warisan Patrick Stewart di Dunia Perfilman, Avengers: Doomsday Jadi Karya Terakhir Dibintanginya

Warisan Patrick Stewart di Dunia Perfilman, Avengers: Doomsday Jadi Karya Terakhir Dibintanginya

Kepergian aktor Sir Patrick Stewart memastikan perjalanan kariernya di layar lebar berakhir lewat film Avengers: Doomsday sebagai Professor Charles Xavier.

Trending

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Pertama kali digelar pada 2005 lalu, Vietnam ternyata baru pertama kali menjadi tuan rumah Piala AFF U-23. Padahal, Vietnam telah meraih tiga kali gelar juara termasuk berstatus sebagai juara bertahan. 
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Sebanyak 33 negara memiliki panduan persediaan darurat berupa makanan, air, dan obat-obatan. Apa alasan di balik imbauan tersebut dan apa yang perlu disiapkan?
Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Selatan menyoroti kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea V-League 2026–2027. Pemain berjuluk Megatron itu memperkuat Hyundai Hillstate.
Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Polisi menelusuri kasus pembunuhan di Madiun ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut, karena keduanya tidak dapat dihubungi.
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Pakai Hercules, TNI AU 'Ciptakan' Hujan untuk Melawan Karhutla di Sumsel

Pakai Hercules, TNI AU 'Ciptakan' Hujan untuk Melawan Karhutla di Sumsel

Dalam upaya memerangi karhutla di Sumatera Selatan, TNI Angkatan Udara (TNI AU) melakukan langkah taktis dengan menyemai 42 ton garam di langit, Kamis (30/10). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT