Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro
- Instagram/jpevolley
tvOnenews.com - Megawati Hangestri kembali menunjukkan peran pentingnya saat membantu Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menjadi tim voli putri pertama yang memastikan tiket ke final four Proliga 2026.
Kepastian tersebut diraih setelah JPE menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (27-25, 19-25, 25-20, 25-22) pada laga terakhir seri Bojonegoro.
Hasil itu membuat JPE mengumpulkan 24 poin dari delapan kemenangan dan tiga kekalahan dalam 11 pertandingan sepanjang musim ini.

- PBVSI
Dengan koleksi poin tersebut, posisi JPE sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh Jakarta Livin Mandiri, Jakarta Popsivo Polwan, maupun Bandung BJB Tandamata. Artinya, langkah mereka menuju babak final four resmi terkunci.
Peran Sentral Megawati dan Duet Pemain Asing
Di balik performa konsisten JPE, Megawati tampil sebagai salah satu figur kunci. Mengisi posisi opposite, ia menunjukkan permainan solid serta membangun chemistry yang kuat bersama dua pemain asing tim, Wilma Salas dan Yana Shcherban.
Wilma Salas, pevoli asal Kuba berusia 34 tahun dengan tinggi 191 cm dan jangkauan spike 321 cm, memiliki pengalaman panjang di berbagai liga Eropa seperti Italia, Polandia, Turki, dan Yunani.
Sebelum bergabung dengan JPE, ia juga sempat berkarier di Liga Voli Filipina bersama Petro Gazz Angels dan PLDT High Speed Hitters.
Sementara itu, Yana Shcherban, outside hitter asal Rusia berusia 36 tahun, juga kaya pengalaman. Ia pernah berkompetisi di Liga Italia dan Rusia, termasuk memperkuat klub papan atas seperti CDA Volley Talmassons FVG.
Sejak Awal Sudah Disebut “Pemain Asing”
Menariknya, keyakinan terhadap kekuatan tim sudah diungkapkan manajer JPE, Widi Triyoso, bahkan sebelum Proliga 2026 dimulai. Dalam konferensi pers pramusim, ia secara berseloroh menyebut JPE memiliki tiga pemain asing, termasuk Megawati.
"Sebenarnya pemain asing kita (JPE) ada tiga, kok tanya tiga, satunya ada Megawati Hangestri, yang kita asumsikan pemain (asing), karena sempat main di luar negeri, dan beruntung (memilikinya),"
Ia juga menegaskan bahwa Megawati bukanlah sosok baru bagi klub:
"Sebenarnya Mega ini bukan pemain baru di kami, kembali pulang ke rumah asalnya, karena dulu sudah pernah, dengan ini 5 bergabung dengan Jakarta Pertamina, sejak masih kedatangan 2014,"
Dalam video yang beredar, Megawati—yang akrab disapa Megatron—terlihat tersipu saat dipuji sekaligus disebut sebagai “pemain asing” oleh manajernya sendiri.
Karier Gemilang di Korea Selatan

- Red Sparks
Julukan tersebut bukan tanpa dasar. Megawati memang memiliki rekam jejak internasional yang mentereng, terutama selama dua musim berkarier di Korea Selatan bersama Red Sparks.
Ia tampil impresif hingga membawa timnya menjadi runner-up Liga Voli Korea setelah melalui pertarungan lima gim melawan Pink Spiders, klub yang diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.
Di bawah asuhan pelatih Ko Hee-jin serta dukungan setter senior Yeum Hye-seon, Red Sparks mampu menyingkirkan juara bertahan di babak playoff dan melaju ke final. Bahkan, Megawati memimpin tim mencatatkan 13 kemenangan beruntun, mempertegas statusnya sebagai pemain kunci dalam dua musim terakhir.
Secara individu, pencapaiannya juga mengesankan. Ia meraih dua gelar MVP pada putaran ketiga dan keempat, bersaing ketat dengan Kim Yeon-koung. Pengamat voli Korea, Cha Sang-hyun, pun menjulukinya “Mega Power” karena dampak besarnya di kompetisi Negeri Ginseng.
Sempat Lanjutkan Karier ke Turki
Tak berhenti di Korea Selatan, Megawati juga melanjutkan kiprahnya ke Liga Turki (Kadinlar 1 Ligi) bersama Manisa BBSK. Meski belum sempat menjalani debut resmi di liga, ia sudah menunjukkan performa menjanjikan dalam turnamen pramusim dan sukses mempersembahkan trofi Ferdi Zeyrek 2025.
Dengan pengalaman internasional tersebut, tidak mengherankan jika sejak awal manajemen JPE “menganggapnya” sebagai pemain asing. Kini, bersama dua legiun impor lainnya, Megawati tampil semakin tajam dan membawa Jakarta Pertamina Enduro menjadi salah satu kandidat kuat juara Proliga 2026. (ind)
Load more