Transformasi Red Sparks: Dari Finalis Penantang Juara V-League hingga Terpuruk di Musim 2025/2026
- Instagram @red__sparks
Meski begitu, kebersamaan itu tak berlangsung lama. Giovanna Milana memutuskan hengkang dan kembali ke Amerika Serikat setelah musim berakhir.
Era Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Memasuki musim 2024/2025, posisi pemain asing non-Asia diisi oleh Vanja Bukilic, pevoli asal Serbia yang sebelumnya memperkuat Expressway Hi-Pass.
Dengan kehadiran Bukilic, Ko Hee-jin kembali memiliki trisula baru yang terdiri dari trio MVP: Megawati Hangestri, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju.
Di bawah kepemimpinan Ko Hee-jin serta dukungan setter berpengalaman Yeum Hye-seon, Megawati memimpin tim meraih 13 kemenangan beruntun dan mengoleksi dua gelar MVP.

- KOVO
Pengamat yang kini menjadi pelatih timnas voli putri Korea Selatan itu Cha Sang-hyun bahkan menjulukinya “Mega Power” karena pengaruh besarnya terhadap performa Red Sparks.
Musim 2025/2026: Kehilangan Pilar, Kehilangan Arah
Situasi berubah drastis setelah Red Sparks kehilangan trio penyerang musim lalu—Megawati Hangestri, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju. Alih-alih mampu mempertahankan performa, tim justru terpuruk sejak putaran pertama Liga Voli Korea 2025/2026.
Elisa Zanette didatangkan sebagai pengganti Megawati, tetapi tim belum mampu tampil dengan kekuatan penuh di awal musim.
Kondisi semakin sulit ketika setter utama Yeom Hye-seon absen hampir sepanjang paruh pertama musim akibat operasi lutut.
Masalah tak berhenti di situ. Wipawee Sithong (eks pemain Hyundai Hillstate), pemain kuota Asia, juga harus mengakhiri kontraknya lebih cepat setelah menjalani operasi lutut dan tidak tampil sama sekali musim ini.
Sebagai pengganti Wipawee Srithong, Jung Kwan Jang merekrut Inkusi. Namun, ia masih mengalami kendala dalam penerimaan bola. Sementara itu, Choi Seo-hyun yang mengisi peran Yeom Hye-seon dinilai belum mampu mendistribusikan bola secara optimal.

- Hyundai Hillstate
Di tengah situasi sulit, kehadiran rookie outside hitter Park Yeo-reum menjadi sedikit titik terang. Ia menunjukkan potensinya dengan mencetak dua digit poin dalam tiga laga berturut-turut, termasuk 18 poin saat menghadapi Korea Hi-Pass pada tanggal 3—yang juga menjadi debutnya sebagai starter.
Load more