News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Pengalaman Main di Luar Negeri, Fahry Septian Bongkar Perbedaan Mental Suporter di Eropa dan Indonesia

Fahry Septian, membandingkan pengalaman bermain di Eropa dan Indonesia. Ia mengungkapkan bagaimana mental suporter di Bulgaria berbeda jauh, termasuk hujatan.
Selasa, 24 Februari 2026 - 19:41 WIB
Fahri Septian pemain andalan Timnas Voli Indonesia di SEA V League 2025.
Sumber :
  • tvOne-Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Fahry Septian, pemain voli putra asal Indonesia yang kini membela Medan Falcons Bhagassi di Proliga 2026, membagikan pengalamannya bermain di Liga Voli Bulgaria, di mana ia banyak belajar hal baru.

Fahry menjadi sorotan publik voli Indonesia karena sukses berkiprah di liga Eropa pada musim 2023/24. Ia bahkan dikabarkan sebagai atlet voli pertama Indonesia yang meniti karier di benua Eropa, dipercaya memperkuat SKV Montana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atlet asal Bantul, Yogyakarta ini memiliki segudang prestasi, termasuk menyabet gelar MVP di Proliga 2023.

Fahri Septian saat beraksi bersama Timnas Voli Indonesia.
Fahri Septian saat beraksi bersama Timnas Voli Indonesia.
Sumber :
  • PBVSI

Posisi Fahry sebagai outside hitter membuatnya kerap mendapatkan pujian pelatih berkat kontribusinya dalam membawa SKV Montana meraih kemenangan. Salah satu pencapaian yang membuatnya dikenang di Eropa adalah menjadi MVP di Liga Voli Bulgaria.

Sebelum menembus karier internasional, Fahry telah memiliki prestasi kuat di tingkat lokal, termasuk gelar MVP SEA V-League 2023 seri pertama.

Perbedaan Bermain di Eropa dan Indonesia

Fahry Septian mengungkapkan perbedaan signifikan antara bermain di Eropa dan Indonesia, terutama terkait perilaku netizen dan dukungan penonton.

“Indonesia memang benar nggak bisa disamain kayak negara-negara luar (abroad) juga, nggak bisa. Pengalaman aku aku di Bulgaria kemarin, tapi nggak haters yang kayak gitu,” ujar Fahry, dikutip dari YouTube moji.social.

“Dia emang ngata-ngatain, tapi cuman kayak ngata-ngatain buat nge-down in (mental), pas main aja (Bulgaria),” sambungnya.

Menurut Fahry, di Bulgaria, psywar atau ejekan dari suporter tim lawan hanya terjadi saat pertandingan berlangsung.

Setelah pertandingan selesai, hal itu tidak berlanjut. Berbeda dengan Indonesia, di mana hujatan dan komentar negatif bisa terus muncul, bahkan setelah pertandingan usai.

“Di sana (Bulgaria) juga disiarin TV kan, aku ngelihat live chat-nya juga nggak kayak gitu (hina, hujatan),” jelas Fahry.

“Walaupun kita main jelek, nggak ada yang komen kayak gitu. Mau dia penggemar sendiri, mau penggemar musuh, nggak ada,” pungkasnya.

Fahri Septian bersama Hendra Kurniawan dan Jasen Natanael saat membela Timnas Voli Indonesia.
Fahri Septian bersama Hendra Kurniawan dan Jasen Natanael saat membela Timnas Voli Indonesia.
Sumber :
  • PBVSI

Fahry menambahkan bahwa meski psywar terjadi di Eropa, hal itu hanya sebatas di lapangan, dan isu rasisme memang ada, tetapi lebih terkendali dibanding di Indonesia:

“Rasis itu ada, di sana ada banyak malahan,” ungkapnya.

Momen Terbaik Sepanjang Karier

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fahry Septian juga menyinggung momen paling berkesan dalam kariernya sebagai atlet voli:

“Juara Proliga 2023 sama main di sana (Bulgaria) dan meraih MVP juga, terus tahun 2023 juga masuk Timnas, bisa bawa medali emas jadi poin penutup di grand final,” tutupnya. (ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.
Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 11 April 2026
Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan keyakinannya jelang laga puncak Piala AFF Futsal 2026. Ia tegaskan bahwa skuad Garuda tidak merasa.
Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Mantan pelatih Timnas Indonesia STY bereaksi kocak ketika dirinya diperdengarkan lagu berjudul 'Mengapa Harus Shin Tae-yong' yang sempat viral usai pemecatannya

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT