GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambut Indonesia Emas 2045, Kemenpora Gandeng Media Bahas Kurikulum dan Desain Karakter Pemuda

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mulai mengambil langkah strategis dalam membentuk masa depan generasi muda Indonesia.
Kamis, 26 Februari 2026 - 19:13 WIB
Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Dr. Drs. Yohan, M.Si.,
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mulai mengambil langkah strategis dalam membentuk masa depan generasi muda Indonesia.

Melalui Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Dr. Drs. Yohan, M.Si., lembaga tersebut merumuskan kerangka Kurikulum dan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam menyongsong arah pembangunan nasional yang berkelanjutan. Terlebih, Indonesia tengah bersiap menghadapi momentum besar dalam dua dekade mendatang.

Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Dr. Drs. Yohan, M.Si. (kiri)
Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Dr. Drs. Yohan, M.Si. (kiri)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani

‎Dalam proses penyusunannya, Kemenpora tidak berjalan sendiri. Mereka secara terbuka mengundang dan melibatkan awak media untuk memberikan ide-ide kreatif serta masukan konstruktif terhadap konsep yang tengah dirancang.

‎Keterlibatan media ini tidak sebatas pada aspek pemberitaan semata. Lebih dari itu, insan pers diharapkan turut menyumbangkan pemikiran kritis terkait fenomena dan dinamika pemuda masa kini yang semakin kompleks.

‎Dalam sambutannya, Deputi 1 Yohan menegaskan bahwa Indonesia kini berada dalam fase transisi peradaban yang sangat menentukan. Situasi ini menuntut adanya kesiapan menyeluruh, terutama dalam membangun kualitas karakter generasi muda.

‎Ia menjelaskan bahwa dua dekade ke depan bangsa Indonesia akan memasuki momentum Indonesia Emas 2045. Pada periode tersebut, mayoritas penduduk Indonesia berada dalam usia produktif yang dikenal sebagai bonus demografi.

‎Menurutnya, bonus demografi bisa menjadi kekuatan luar biasa bagi bangsa. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga berpotensi menjadi beban sosial apabila tidak dikelola secara tepat dan terarah.

Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Dr. Drs. Yohan, M.Si.,
Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Dr. Drs. Yohan, M.Si.,
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani
‎

"Di tengah percepatan disrupsi teknologi, krisis geopolitik global, perubahan iklim, fragmentasi sosial, serta transformasi ekonomi digital, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks," ujar Yohan, Kamis (26/2/2026).

‎"Pemuda tidak hanya dituntut untuk unggul secara akademik dan kompetitif secara ekonomi, tetapi juga harus tangguh secara mental, matang secara emosional, dan kokoh secara moral," tambahnya.

‎Pernyataan tersebut kemudian menjadi dasar diskusi yang lebih mendalam dalam forum tersebut. Sejumlah narasumber turut membedah berbagai tantangan karakter pemuda dari sudut pandang akademis dan praktis.

‎Salah satu yang hadir adalah Dr. Dian Budiargo, dosen senior jurusan Komunikasi Universitas Terbuka. Ia memberikan perspektif mengenai pentingnya komunikasi dan literasi media dalam membangun karakter generasi muda di era digital.

‎Kegiatan ini digelar di Hotel Ciputra, Jakarta, pada pukul 09.30 WIB dan berlangsung secara bauran, yakni offline dan online. Acara tersebut dibuka langsung oleh Yohan dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

‎Yohan menambahkan bahwa Kurikulum dan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia disusun sebagai kerangka nasional. Tujuannya adalah membentuk, menguatkan, serta mengintegrasikan pembangunan karakter pemuda secara sistematis dan terstruktur.

‎Ia menegaskan bahwa penyusunan desain besar ini bukan sekadar dokumen administratif. Konsep tersebut dirancang agar mampu berjalan secara berkelanjutan dan menjadi panduan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

‎Upaya ini dinilai krusial untuk mencegah degradasi nilai di tengah derasnya arus perubahan global. Tanpa penguatan karakter, kohesi sosial dan kualitas kepemimpinan bangsa di masa depan dikhawatirkan dapat tergerus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan menegaskan bahwa pemuda adalah kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan bagi bangsa," pungkas Yohan.

‎(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 
AC Milan Dapat Pesan Menohok dari Chiellini Soal Masa Depan Vlahovic: Dia Adalah Identitas Juventus

AC Milan Dapat Pesan Menohok dari Chiellini Soal Masa Depan Vlahovic: Dia Adalah Identitas Juventus

Masa depan Dusan Vlahovic menjadi perbincangan hangat di Italia. Kontrak yang belum temui titik temu membuat spekulasi kian liar dan dikaitkan dengan AC Milan.
Mengenal Daniel Klein, Kiper Jerman-Bali di Bundesliga yang Masih Menanti Pinangan Timnas Indonesia

Mengenal Daniel Klein, Kiper Jerman-Bali di Bundesliga yang Masih Menanti Pinangan Timnas Indonesia

Memiliki darah Pulau Dewata dari sang ibu, Daniel Klein mengaku tidak akan berpikir dua kali jika panggilan untuk bergabung ke skuad Timnas Indonesia datang.
Anomali Skuad Inter Milan: Mengapa Magis Chivu di Serie A Mendadak Lenyap di Liga Champions?

Anomali Skuad Inter Milan: Mengapa Magis Chivu di Serie A Mendadak Lenyap di Liga Champions?

Musim pertama Cristian Chivu bersama Inter Milan menghadirkan cerita yang kontras. Ia dielu-elukan di kompetisi domestik, namun menelan kekecewaan di Eropa.
Sudah Direstui FIFA, 4 Predator Eropa yang Siap Dinaturalisasi dan Mengguncang Timnas Indonesia

Sudah Direstui FIFA, 4 Predator Eropa yang Siap Dinaturalisasi dan Mengguncang Timnas Indonesia

Tak hanya sekadar rumor, empat nama ini dikabarkan memenuhi kriteria ketat regulasi FIFA untuk segera dinaturalisasi dan mengenakan jersi Timnas Indonesia.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 Seri Sentul: Ada Megawati Hangestri Hingga Medi Yoku

Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 Seri Sentul: Ada Megawati Hangestri Hingga Medi Yoku

Susunan pemain Gresik Phonska Pupuk Indonesia vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 seri Sentul, di mana kedua kubu sama-sama bertabur pemain bintang mulai dari Megawati Hangestri hingga Mediol Yoku.
Reaksi Berkelas Maarten Paes usai Jordi Cruyff Dilaporkan Ingin Cari Kiper Baru untuk Ajax Amsterdam

Reaksi Berkelas Maarten Paes usai Jordi Cruyff Dilaporkan Ingin Cari Kiper Baru untuk Ajax Amsterdam

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara soal masa depannya di Ajax Amsterdam. Direktur teknik Jordi Cruyff dilaporkan ingin mencari penjaga gawang anyar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT