PB Akuatik Indonesia Gandeng Kemenpar, Bali Bakal Jadi Pusat Sport Tourism Lewat A-Stream dan Asian OWS Championship
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - PB Akuatik Indonesia (AI) secara resmi menjalin kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk menyelenggarakan sport tourism berbasis air. Acara yang dimaksud adalah A-Stream Open Water Series dan 12th Asian Open Water Swimming Championship.
Ajang A-Stream Open Water Series sendiri dijadwalkan akan bergulir pada 11 hingga 12 April 2026.
Sedangkan untuk 12 Asian Open Water Swimming (OWS) Championship nantinya kembali akan berlangsung di Bali. Ajang itu dijadwalkan bergulir mulai 13 hingga 15 Juni 2026.
Jelang dua ajang penting tersebut, PB Akuatik Indonesia menjalin kolaborasi dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Kementerian Pariwisata atau Kemenpar.
Audiensi antara PB Akuatik Indonesia dan Kemenpar pun berlangsung di Kantor Kemenpar, Jakarta Pusat pada Jumat (13/3/2026). Dalam agenda itu, Ketua Harian PB AI, Harlin E. Rahardjo beserta jajaran bertemu langsung dengan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana.
Saat ditemui, Harlin mengucapkan rasa terima kasih terhadap sambutan baik yang dilakukan Kemenpar, terutama untuk mendukung dua agenda tersebut. Ia menyebut PB AI bersama Kemenpar akan bersama-sama membangun sport tourism di Indonesia.
"Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Bu Menteri dan jajaran Kementerian Pariwisata atas support kepada PB Aquatik Indonesia dalam penyelenggaraan 12th Asian Open Water Swimming Championship dan juga A-Stream Open Water Series. Jadi, kita rencananya akan menyelenggarakan ini di Bali tadi seperti Bu Menteri sampaikan di bulan Juni tanggal 13 sampai 15," ujar Harlin, Jumat (13/3/2026).
"Dan untuk khusus A-Stream ini akan kita jadikan IP atau Intellectual Property untuk sport tourism di Indonesia. Jadi, kita akan bersama-sama dengan Kemenpar untuk membangun sport tourism di Indonesia," tambahnya.
Lebih lanjut, Harlin menekankan bahwa ada berbagai aspek yang nantinya berdampak berkat kolaborasi tersebut. Salah satu hal utama adalah mengangkat budaya dan pariwisata di Indonesia.
Hal itu juga sejalan dengan misi Kemenpar dalam mengenalkan pariwisata Indonesia di kancah internasional, salah satunya kolaborasi dengan PB AI yang mengadakan ajang A-Stream dan 12th Asian OWS Championship.
"Bukan hanya event olahraga saja, tapi ini berupa IP yang nanti berhubungan dengan hospitality, dengan kuliner, dengan juga mungkin expo dan lain-lain," kata Harlin.
"Jadi kita ingin mengangkat budaya dan kekhasan dari daerah-daerah yang indah yang bisa dijadikan tempat untuk sport tourism," lanjutnya.
Hal senada juga disampaikan Menpar, Widiyanti Putri Wardhana, mendukung penuh kolaborasi dengan PB AI. Ia mengatakan bahwa kerja sama ini sebagai bentuk mempromosikan destinasi di Indonesia.
Widiyanti berharap jika hasil dari kolaborasi ini bisa menghadirkan sekitar 750 wisatawan yang mancanegara, baik dalam maupun luar negeri.
"Ya, mungkin menambahkan jadi kami pada intinya sangat mendukung dan senang sekali kita bisa berkolaborasi untuk mempromosikan destinasi Indonesia," kata Widiyanti.
"Bukan hanya Bali, nanti ada destinasi-destinasi lain dan mudah-mudahan kolaborasi ini bisa berkelanjutan setiap tahun karena ini bagus sekali. Dan minimum ada 750 wisatawan yang akan atau partisipan yang akan hadir dan banyak juga dari berbagai negara," tutupnya.
(igp/aes)
Load more