News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Kekerasan Seksual Atlet Menggemparkan, PSSI Desak Hukuman Berat untuk Pelaku

Kasus kekerasan seksual yang menimpa atlet dari cabang olahraga panjat tebing dan kickboxing mendapat perhatian dari berbagai federasi olahraga di Indonesia, termasuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:57 WIB
Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kekerasan seksual yang menimpa atlet dari cabang olahraga panjat tebing dan kickboxing mendapat perhatian dari berbagai federasi olahraga di Indonesia, termasuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengecam keras dugaan tindakan pelaku yang dinilai mencederai nilai-nilai yang selama ini dijunjung tinggi dalam dunia olahraga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Yunus, olahraga seharusnya menjadi ruang yang menjunjung sportivitas, rasa saling menghormati, serta integritas. Karena itu, tindakan kekerasan seksual dinilai tidak dapat ditoleransi dalam ekosistem olahraga.

“PSSI sangat menyayangkan kekerasan seksual yang menimpa atlet kita. Olahraga dibangun di atas nilai sportivitas, rasa saling menghormati, dan integritas. Kekerasan seksual jelas merupakan tindakan yang mencederai nilai-nilai tersebut dan tidak boleh mendapat tempat dalam ekosistem olahraga,” kata Yunus.

Ia menambahkan bahwa kasus tersebut tidak hanya menyedihkan bagi para korban dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia. Para atlet, kata dia, telah memberikan kontribusi melalui prestasi bagi daerah maupun bangsa.

Yunus berharap kedua kasus tersebut dapat ditangani secara serius, profesional, dan transparan oleh pihak kepolisian sehingga para korban memperoleh keadilan.

Ia juga mengapresiasi langkah Menpora Erick Thohir yang dinilai menunjukkan komitmen dalam mengawal kasus tersebut, termasuk membuka kanal pengaduan bagi para atlet.

“Kita berterima kasih kepada Bapak Menpora karena terus mengawal kasus ini dan melakukan langkah cepat untuk membuka pengaduan atlet. Dengan perhatian yang ditunjukkan Menpora, kami berharap setiap cabang olahraga juga fokus menjaga keamanan para atletnya agar kasus seperti ini tidak terulang,” ujar Yunus.

Kecaman serupa disampaikan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono. 

Ia menilai dunia olahraga harus menjadi ruang yang aman bagi para atlet untuk berkembang dan berprestasi tanpa rasa takut.

“Atlet adalah kebanggaan bangsa yang harus kita jaga dan lindungi. Mereka berhak berlatih, bertanding, dan berkembang dalam lingkungan yang aman terlindungi, bukan malah menjadi ruang yang menimbulkan trauma,” ujar Vivin.

Ia juga menegaskan bahwa pelaku kekerasan seksual di lingkungan olahraga harus mendapatkan hukuman setimpal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Vivin, hukuman yang tegas penting untuk memberikan efek jera sekaligus menjadi pesan bahwa dunia olahraga Indonesia tidak memberi ruang bagi pelaku kekerasan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pencegahan kasus serupa di cabang sepak bola perlu dilakukan melalui sejumlah langkah konkret. Di antaranya dengan memperkuat regulasi dan kode etik yang melarang segala bentuk kekerasan, memberikan advokasi bagi atlet korban, serta meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada atlet, pelatih, dan ofisial mengenai batasan perilaku profesional.

“Kita ingin para atlet fokus pada prestasi tanpa dibayangi rasa takut atau tekanan. Karena itu, semua pihak harus bekerja bersama memastikan sistem perlindungan yang kuat benar-benar berjalan,” kata Vivin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan bahwa melindungi atlet bukan hanya tanggung jawab federasi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang terlibat dalam dunia olahraga.

“Kita harus memastikan bahwa dunia sepak bola Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, profesionalitas, dan rasa hormat,” ujar Vivin.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Kesuksesan Megawati Hangestri tampil impresif di V-League tampaknya mulai membawa dampak besar bagi kompetisi Liga Voli Korea. KOVO ubah regulasi kuota pemain.

Trending

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Kesuksesan Megawati Hangestri tampil impresif di V-League tampaknya mulai membawa dampak besar bagi kompetisi Liga Voli Korea. KOVO ubah regulasi kuota pemain.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya menyita 17,45 ton narkoba dan obat keras ilegal sepanjang Januari-Juni 2026. Sebanyak 5.196 tersangka ditangkap dari ribuan pengungkapan kasus
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT