News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Bisa Penuhi Janjinya Kepada Penggemar Red Sparks, Ko Hee-jin Pasang Badan Sampaikan Permohonan Maaf ke Fans

Mantan tim yang pernah diperkuat oleh Megawati Hangestri, yakni Daejeon Red Sparks, harus mengakhiri Liga Voli Korea 2025/2026 dengan hasil yang sangat pahit.
Selasa, 17 Maret 2026 - 21:17 WIB
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Sumber :
  • Facebook/Red Sparks

tvOnenews.com - Mantan tim megawati Hangestri, Daejeon Red Sparks, harus mengakhiri Liga Voli Korea 2025/2026 dengan hasil yang sangat pahit.

Setelah sejak awal putaran ke-6 dipastikan akan jadi juru kunci, Red Sparks justru menutup Liga Voli Korea 2025/2026 dengan tiga kekalahan beruntun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru, anak asuh Ko Hee-jin harus menelan kekalahan saat bertamu ke markas AI Peppers pada laga terakhir kedua tim di Liga Voli Korea musim ini.

Mantan rekan setim Megawati Hangestri di Red Sparks Jung Ho-young (kiri) dan Lee Seun-woo (kanan)
Mantan rekan setim Megawati Hangestri di Red Sparks Jung Ho-young (kiri) dan Lee Seun-woo (kanan)
Sumber :
  • Instagram @red__sparks

Pada pertandingan itu, Red Sparks takluk 1-3 (23-25, 14-25, 25-23, 21-25) dari AI Peppers.

Pada aga yang berlangsung di Pepper Stadium, Gwangju, Red Sparks sempat memberikan perlawanan di tengah pertandingan.

Penampilan apik Park Eun-jin membantu tim bangkit pada set ketiga. Mereka berhasil merebut set tersebut dan menjaga asa untuk mencuri poin.

Namun, performa tim kembali menurun pada set keempat. Red Sparks akhirnya gagal mempertahankan momentum hingga akhir laga.

Kekalahan ini membuat mereka menutup musim dengan tiga hasil negatif beruntun.

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Sumber :
  • Facebook/Red Sparks

Hasil tersebut juga mempertegas posisi mereka di papan bawah klasemen.

Pelatih Ko Hee-jin mengungkapkan rasa kecewa usai pertandingan. Ia menilai banyak hal yang belum maksimal sepanjang musim ini.

“Ada banyak momen yang disesalkan. Itu semua adalah tanggung jawab saya dan karena kurangnya persiapan saya sebagai pelatih. Saya merasa harus mempersiapkan diri lebih matang dan menyeluruh,"

Ko Hee-jin bahkan meminta maaf kepada para penggemar Red Sparks karena tak bisa memenuhi janjinya.

Sebelum laga ini, Ko He-jin sempat mengatakan kalau dirinya berharap Red Sparks bisa meraih kemenangan pada laga terakhir mereka musim ini.

"Saya meminta maaf kepada para penggemar. Kami seharusnya memenuhi harapan para penggemar yang datang untuk mendukung kami dalam jumlah besar, terlepas dari apakah itu pertandingan kandang atau tandang. Saya akan mempersiapkan diri dengan baik dan kembali musim depan untuk memastikan saya dapat memenuhi harapan tersebut.” ujar Ko Hee-jin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas hasil yang buruk sepanjang Liga Voli Korea 2025/2026, Ko Hee-jin pun berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi musim berikutnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.

Trending

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT