Irina Voronkova Mendadak Jadi Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Kualitas Pemain Lokal Dipertanyakan Volimania Indonesia
- Instagram.com/@jpevolley
Jakarta, tvOnenews.com - Pevoli Rusia, Irina Voronkova mendadak menjadi pelatih Jakarta Pertamina Enduro saat melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di final four Proliga 2026.
Jakarta Pertamina Enduro (JPE) berhasil menutup rangkaian babak final four Proliga 2026 dengan kemenangan atas Gresik Phonska, lewat duel empat set dengan skor 3-1 (25-18, 16-25, 25-15, 25-17) di GOR Jatidiri Semarang, Minggu (19/4/2026) malam.
Sepanjang laga tersebut, Bulent Karsioglu selaku pelatih Jakarta Pertamina Enduro memilih menurunkan para pemain pelapis. Ia memutuskan mengistirahatkan para pemain inti yang dipersiapkan untuk grand final Proliga 2026 akhir pekan nanti.
Meski hanya menurunkan satu pemain asingnya yakni Wilma Salas saat melawan Gresik Phonska, namun Irina Voronkova yang menjadi penghias bangku cadangan tak tinggal diam.
Melansir dari salah satu unggahan Moji Sports di Instagram, Irina Voronkova memilih untuk membantu Bulent Karsioglu memberikan arahan kepada juniornya.
Pada unggahan video singkat tersebut, Voronkova tak hanya memberikan dukungan namun juga arahan serta mengoreksi pemain Jakarta Pertamina Enduro yang sedang tampil. Ia sesekali juga mengacungkan dua jempol kepada rekan-rekanhya.
Aksi rekan setim Megawati Hangestri itu pun menjadi sorotan dan menuai banyak pujian. Namun beberapa volimania Indonesia juga menyoroti kualitas pemain lokal.
Menurut sejumlah volimania, kualitas para pemain lokal dianggap masih jauh dari standar atlet voli. Berikut deretan beragam komentar dari para penggemar:
"Ngeliat permainan full lokal kita sedikit sedih ya bukan menghina sekedar receive dig aja mereka pada gak bisa, belum lagi setter pun gak kuat ngangkat bola makanya jangan pada protes kalo ada naturalisasi liat emang kemampuan perempuan kita tu masi sangat jauh dari standar atlet."
"Pemain lokal Kita bener-bener malu-maluin sih gak ada perkembangan malu dilihat pemain dunia kayak Irina."
"Irina sebenernya gatel itu tangan pengen main, greget kali ngeliat lokalnya main."
"Dia memang hebat sama sekali ga pelit berbagi Ilmu."
"Beruntung 1 team sama voronkova dapat bimbingan langsung dari pemain kelas dunia."
"Pemain asing terbaik, tidak pelit ilmu, mengayomi dan penyayang, kamu KEREN deh."
Load more