Jadi Second Choice, Megawati Hangestri Ternyata Bukan Target Utama Hyundai Hillstate?
- KOVO
tvOnenews.com - Jelang dimulainya musim baru Korea V-League 2026–2027, banyak hal menarik untuk dibahas.
Dengan jadwal kompetisi yang akan dimulai pada Oktober, setiap klub kini berpacu menyiapkan skuad terbaik, terutama dalam menentukan pemain kuota Asia dan asing non-Asia.
Salah satu tim yang masih menjadi perhatian adalah Hyundai Hillstate. Hingga awal Mei 2026, mereka menjadi satu-satunya klub yang belum mengumumkan pemain kuota Asia, memicu spekulasi luas di kalangan penggemar.
Nama Megawati Hangestri Pertiwi sempat menguat sebagai kandidat utama.
Opposite andalan Indonesia itu disebut berpeluang kembali ke Korea Selatan setelah tampil impresif bersama Daejeon Red Sparks selama dua musim terakhir.
- KOVO
Namun, situasi ternyata tidak sesederhana itu.
Meski masuk dalam radar, Hillstate disebut masih ragu untuk langsung mengunci Megawati.
Faktor kondisi fisik menjadi pertimbangan penting, mengingat ia sempat mengalami cedera lutut.
Trauma musim lalu menjadi alasan kuat. Saat itu, Hillstate harus kehilangan kontribusi maksimal dari pemain asing mereka akibat cedera serupa, yang berdampak besar pada performa tim di klasemen.
Sebagai langkah verifikasi, pelatih Kang Sung-hyung bahkan datang langsung ke Indonesia untuk memantau kondisi Megawati.
Ia menyaksikan penampilan sang pemain bersama Jakarta Pertamina Enduro pada grand final Proliga, 24–25 April 2026.
Langkah ini menegaskan bahwa Megawati tetap masuk dalam perhitungan, meski belum menjadi pilihan mutlak.
Di tengah spekulasi tersebut, laporan dari Sports Chosun mengungkap fakta lain.
Sosok yang sebenarnya paling diinginkan Kang Sung-hyung adalah Jahstice Yauchi, outside hitter asal Jepang yang sebelumnya pernah memperkuat Hillstate.
"Kang Sung-hyung sebenarnya sangat ingin mempertahankan Jahstice Yauchi karena dinilai sudah beradaptasi dengan baik di Korea."
"Namun Jahstice memiliki hubungan dekat dengan pelatih Pink Spiders, Tomoko Yoshihara, karena keduanya pernah bekerja sama selama lima tahun di Liga Jepang," tulis Sports Chosun.
"Setelah kembali ke Jepang dan bertemu Yoshihara, Jahstice akhirnya memutuskan bergabung dengan Pink Spiders."
"Hyundai Hillstate disebut sangat kecewa dengan situasi tersebut," tambah sumber tersebut.
"Namun pihak agen menyatakan mereka tidak melakukan negosiasi dengan klub lain sebelum pemain meninggalkan Korea dan menilai Hillstate tidak memberikan kepastian kontrak dengan cepat." jelasnya lagi.
Keputusan Jahstice untuk bergabung dengan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders membuat Hillstate kehilangan target utama mereka.
Gagal mendapatkan Jahstice memaksa Hillstate mencari opsi lain. Dalam situasi ini, nama Megawati kembali mencuat dan kini disebut sebagai kandidat terkuat untuk mengisi slot kuota Asia.
Bahkan, berdasarkan data dari platform voli internasional seperti Volleybox, Megawati sudah masuk dalam daftar skuad Hillstate untuk musim depan, meski belum diumumkan secara resmi.
Pengumuman kemungkinan akan dilakukan setelah agenda tryout pemain asing di Praha, Republik Ceko, pada 7–10 Mei 2026.
Ajang ini memang menjadi bagian penting dalam sistem rekrutmen V-League yang dikenal selektif dan berbasis evaluasi performa langsung.
Jika akhirnya bergabung, Megawati berpeluang melanjutkan tren positifnya di Korea. Selama membela Red Sparks, ia dikenal sebagai salah satu opposite paling produktif dengan kontribusi poin yang konsisten di setiap pertandingan.
Selain itu, kehadirannya juga membawa dampak besar di luar lapangan.
Popularitas V-League meningkat signifikan di Indonesia dalam dua musim terakhir, terutama dari sisi penonton digital dan interaksi media sosial.
Kini, meski sempat bukan pilihan utama, peluang Megawati untuk kembali ke Korea tetap terbuka lebar.
(tsy)
Load more