News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Cuma Opsi Cadangan? Hyundai Hillstate Disebut Kecewa Usai Gagal Amankan Bintang Jepang

Menjelang bergulirnya musim baru Liga Voli Korea 2026–2027, dinamika bursa transfer mulai memanas. Nama Megawati Hangestri kembali jadi sorotan di V-League.
Rabu, 6 Mei 2026 - 14:00 WIB
Megawati Hangestri dan Irina Voronkova, Jakarta Pertamina Enduro
Sumber :
  • instagram JPEVolley

tvOnenews.com - Menjelang bergulirnya musim baru Liga Voli Korea 2026–2027, dinamika bursa transfer mulai memanas. Nama Megawati Hangestri kembali jadi sorotan.

Opposite andalan Indonesia tersebut memang masuk radar Hyundai Hillstate. Namun di balik itu, muncul indikasi bahwa Megawati bukanlah prioritas utama klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini bermula dari kegagalan Hillstate mengamankan target utama mereka, yakni Jahstice Yauchi.

Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro di final Proliga 2026
Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro di final Proliga 2026
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

Pemain asal Jepang itu sebelumnya menjadi incaran utama pelatih Kang Sung-hyung karena dinilai sudah cocok dengan sistem permainan tim.

Dalam laporan media Korea, pelatih Hillstate disebut sangat berharap bisa mempertahankan Yauchi.

Namun rencana tersebut gagal total setelah sang pemain memilih kembali ke Jepang dan bergabung dengan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.

“Kang Sung-hyung sebenarnya sangat ingin mempertahankan Jahstice Yauchi karena dinilai sudah beradaptasi dengan baik di Korea,” tulis media Korea, Sports Chosun. 

Keputusan itu menjadi pukulan telak bagi Hillstate. Bahkan, internal klub dikabarkan kecewa karena merasa kehilangan momentum dalam proses negosiasi kontrak.

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung bidik Megawati Hangestri
Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung bidik Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram @hdecvolleyballteam

Di tengah kegagalan tersebut, nama Megawati kembali mencuat sebagai opsi pengganti untuk mengisi slot pemain kuota Asia.

Apalagi, hingga awal Mei 2026, Hillstate menjadi satu-satunya klub yang belum mengumumkan pemain Asia mereka.

Sementara tim lain sudah bergerak cepat menyusun skuad, kondisi ini membuat posisi Hillstate cukup tertekan dalam persaingan.

Meski begitu, peluang Megawati belum sepenuhnya aman. Salah satu faktor yang menjadi perhatian serius adalah kondisi fisiknya, terutama riwayat cedera lutut yang sempat dialaminya.

Megawati Hangestri dan Pelatih Jakarta Pertamina Enduro
Megawati Hangestri dan Pelatih Jakarta Pertamina Enduro
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

Manajemen Hillstate tampak berhati-hati karena pengalaman buruk musim lalu.

Cedera pemain sempat mengganggu performa tim secara keseluruhan, sehingga mereka kini lebih selektif dalam menentukan rekrutan baru.

Sebagai bentuk keseriusan, pelatih Kang Sung-hyung bahkan datang langsung ke Indonesia untuk memantau kondisi Megawati.

Ia menyaksikan langsung performa sang pemain saat tampil di grand final Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro.

Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026
Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026
Sumber :
  • instagram JPEVolley

Langkah ini menunjukkan bahwa Megawati tetap masuk dalam perhitungan, meski belum menjadi pilihan mutlak.

Di sisi lain, sinyal positif juga mulai terlihat. Platform voli internasional seperti Volleybox mencantumkan nama Megawati dalam daftar skuad Hillstate untuk musim depan.

Namun, keputusan akhir masih belum ditentukan. Semua akan bergantung pada hasil seleksi pemain asing yang dijadwalkan berlangsung di Praha, Republik Ceko, pada 7–10 Mei 2026.

Ajang tersebut menjadi tahap krusial dalam proses rekrutmen Liga Voli Korea yang dikenal ketat dan kompetitif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika melihat performa, Megawati sebenarnya punya modal kuat. Selama dua musim di Korea bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks, ia tampil konsisten sebagai salah satu opposite paling produktif.

Namun berbeda dengan Yauchi yang sudah teruji dalam sistem Hillstate, Megawati masih harus membuktikan bahwa dirinya benar-benar siap secara fisik untuk menghadapi kerasnya kompetisi musim depan. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memberangkatkan kontingen Merah Putih yang berkekuatan 430 atlet untuk bertarung di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. 
Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Dampak Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 14.985 kasus 
Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Berdasarkan hasil penggeledahan ini, penyidik berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa dokumen, perangkat elektronik, printer, serta mesin ketik.
Arsenal Bawa Rekor Mentereng di Liga Champions Jelang Hadapi Napoli, Mikel Arteta Ogah Besar Kepala

Arsenal Bawa Rekor Mentereng di Liga Champions Jelang Hadapi Napoli, Mikel Arteta Ogah Besar Kepala

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, ogah besar kepala dengan rekor mentereng di Liga Champions. Mereka akan bertandang ke Stadio Diego Armando Maradona untuk menghadapi Napoli.
Purbaya Sidak LNSW, Soroti Data Belum Terintegrasi dan Siapkan AI untuk Kejar Potensi Pajak

Purbaya Sidak LNSW, Soroti Data Belum Terintegrasi dan Siapkan AI untuk Kejar Potensi Pajak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sidak LNSW dan menyoroti integrasi database untuk melacak potensi penerimaan pajak dengan bantuan AI.
Polda Sumsel Gandeng 85 Serdik Sespim untuk Perkuat Edukasi dan Penanganan Karhutla

Polda Sumsel Gandeng 85 Serdik Sespim untuk Perkuat Edukasi dan Penanganan Karhutla

Kapolda Sumsel berharap kehadiran peserta didik Sespim tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga menghasilkan masukan, inovasi dan rekomendasi penanganan karhutla.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT