Dari Tandem Jadi Lawan, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic Siap Bentrok di V-League
- Red Sparks
tvOnenews.com - Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic, yang musim lalu menjadi duet kunci membawa Red Sparks finis sebagai runner-up, kini akan saling berhadapan sebagai lawan di V-League.
Media Korea, The JoongAng, menggambarkan comeback kedua pemain bintang tersebut dengan sorotan khusus.
“'Indonesian Express' Megawatty Fertiwi (nama terdaftar Mega) dan 'Volleyball Genius' Banja Vukirić (Serbia) kembali ke V-League berdampingan, mengenakan seragam yang berbeda.”
- KOVO
Pada musim 2024–2025, keduanya tampil gemilang bersama Jung Kwan Jang Red Sparks di bawah arahan Ko Hee-jin. Megawati Hangestri, yang didatangkan melalui skema kuota Asia, mampu menunjukkan kualitas serangan setara pemain asing elite hingga menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak poin V-League.
Di sisi lain, Vanja Bukilic beradaptasi dengan peran baru sebagai outside hitter, menggantikan posisi opposite spiker yang sebelumnya diisi Mega. Ia tampil konsisten dengan kemampuan receive yang kuat, sekaligus memberikan kontribusi signifikan baik dalam aspek serangan maupun pertahanan.
Penampilan Bukilic bahkan mendapat pujian dari pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, yang sebelumnya mencoba merekrut Buki.
“Dia menangani penerimaan bola yang sulit sekalipun dengan mudah. Dia tampak seperti seorang jenius voli.”
Setelah musim berakhir, keduanya sama-sama melanjutkan karier ke Eropa. Megatron bergabung dengan klub Divisi Dua Turki (Manisa BBSK), sedangkan Bukilic bermain di liga Italia bersama klub Il Bisonte Firenze.
Namun, perjalanan mereka tidak berjalan sesuai harapan. Mega harus kembali ke Indonesia hanya dalam waktu tiga bulan karena alasan pribadi, termasuk agenda tim nasional, serta cedera lutut yang dialaminya.
Di sisi lain, performa Bukilic di Italia juga tidak terlalu menonjol meski sempat menempati posisi ke-20 dalam daftar pencetak poin.
Menurut media Korea, situasi tersebut membuat keduanya berupaya kembali ke Korea. Perubahan sistem kuota pemain Asia menjadi skema agen bebas mulai musim 2026–2027 sempat membuka peluang bagi Mega dan menarik minat sejumlah klub, termasuk Jung Kwan Jang. Namun, riwayat cedera lutut serta kelemahan dalam receive membuat proses negosiasi tidak mudah.
Load more