News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tata Kelola Buruk Berujung Pada Timnas Voli Mogok, FIVB Resmi Bekukan PBVSI-nya Filipina

Keputusan pembekuan tersebut diambil FIVB atas dugaan pelanggaran serius terkait tata kelola organisasi dan kode etik.
Minggu, 31 Mei 2026 - 18:09 WIB
Timnas Filipina
Sumber :
  • AVC

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) resmi membekukan Federasi Bola Voli Filipina alias PBVSI-nya Filipina pada Jumat (29/5/2026). 

Keputusan pembekuan tersebut diambil FIVB atas dugaan pelanggaran serius terkait tata kelola organisasi dan kode etik. Diduga ini sebagai imbas dari mogoknya Timnas Voli Filipina dalam tugas negara sepanjang 2025 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan tegas tersebut diumumkan FIVB setelah muncul berbagai kekhawatiran mengenai tata kelola federasi voli Filipina yang saat ini sedang diselidiki oleh Panel Etik Independen FIVB. 

Langkah ini menjadi salah satu sanksi paling berat yang pernah diterima federasi olahraga nasional di kawasan Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam pernyataan resminya dikutip dari laman AVC, FIVB menegaskan bahwa pembekuan dilakukan berdasarkan Pasal 13.1.1 Regulasi Disiplin FIVB. Organisasi voli dunia itu menyebut terdapat sejumlah dugaan pelanggaran terhadap Kode Etik FIVB yang kini masih dalam proses investigasi.

"Keputusan ini diambil setelah muncul kekhawatiran serius terkait tata kelola organisasi dan berbagai dugaan pelanggaran Kode Etik FIVB yang saat ini sedang diselidiki oleh Panel Etik Independen FIVB," tulis FIVB dalam pernyataannya, dikutip Minggu (31/5/2026).

FIVB mengungkapkan bahwa sebelum menjatuhkan sanksi, mereka telah melakukan berbagai upaya diplomatik untuk mencari solusi terbaik bagi perkembangan bola voli Filipina. 

Namun, pembekuan dianggap sebagai langkah yang diperlukan demi melindungi integritas olahraga, mengutamakan kepentingan atlet, serta menjaga komitmen pembangunan jangka panjang bola voli di negara tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian besar karena sebelumnya FIVB, Komisi Olahraga Filipina, Konfederasi Bola Voli Asia (AVC), dan PNVF telah menandatangani perjanjian pengembangan selama tujuh tahun untuk mempercepat pertumbuhan olahraga voli di Filipina.

Meski federasi nasional dibekukan, FIVB memastikan aktivitas penting yang berkaitan dengan atlet tidak akan terhenti. Untuk menjaga stabilitas organisasi selama masa sanksi, FIVB menunjuk Komite Ad Hoc yang akan mengambil alih sementara pengelolaan PNVF.

Komite tersebut dipimpin oleh anggota Komite Eksekutif FIVB, Hila Asanuma, serta melibatkan sejumlah pejabat penting FIVB seperti Mathieu Mériaux, Stephen Bock, Hitesh Malhotra, dan Alexa Dabao.

FIVB menegaskan bahwa prioritas utama komite tersebut adalah memastikan para atlet tim nasional Filipina tetap dapat berpartisipasi dalam berbagai kompetisi internasional yang akan datang.

"Prioritas utama kami adalah mendukung partisipasi atlet tim nasional Filipina dalam kompetisi internasional mendatang serta menjamin penyelenggaraan seri Women's Volleyball Nations League (VNL) di Filipina berjalan sukses," tegas FIVB.

Keputusan ini juga memberikan sinyal kuat bahwa penyelenggaraan Volleyball Nations League (VNL) Putri yang akan digelar di Filipina tetap akan berlangsung sesuai rencana. FIVB menyatakan akan bekerja sama erat dengan penyelenggara lokal dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan turnamen berjalan lancar.

Di tengah situasi yang memanas, FIVB tetap membuka jalan bagi PNVF untuk kembali mendapatkan status penuh sebagai anggota aktif. Organisasi tersebut mengaku telah menyiapkan mekanisme yang jelas dan konstruktif agar federasi voli Filipina dapat memperbaiki tata kelola dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

"FIVB tetap berkomitmen penuh untuk melindungi integritas bola voli Filipina di semua level serta mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan," tulis FIVB. (hfp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang, Gerindra: Yang Penting Sesuai Aturan

Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang, Gerindra: Yang Penting Sesuai Aturan

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong buka suara terkait Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dibolehkan untuk mengelola usaha pertambangan.
Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang, Gerindra: Yang Penting Sesuai Aturan

Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang, Gerindra: Yang Penting Sesuai Aturan

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong buka suara terkait Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dibolehkan untuk mengelola usaha pertambangan.
Akhir Kasus Pelecehan Rekan KKN, Rektor UAD Yogyakarta Resmi Drop Out Mahasiswa dari Kampus

Akhir Kasus Pelecehan Rekan KKN, Rektor UAD Yogyakarta Resmi Drop Out Mahasiswa dari Kampus

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta resmi menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberhentian atau drop out terhadap seorang mahasiswa yang terlibat kasus dugaan pelecehan seksual terhadap rekan sesama peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN). 
Pemerintah Siapkan Skema Khusus Bereskan Utang KCIC, Purbaya: APBN Belum Tentu Dipakai

Pemerintah Siapkan Skema Khusus Bereskan Utang KCIC, Purbaya: APBN Belum Tentu Dipakai

Menkeu Purbaya mengatakan keputusan mengenai penanganan KCIC pada dasarnya telah ditetapkan Presiden. Pemerintah punya skema penyelesaian tanpa membebani APBN.
Wamenlu Pastikan Tidak Ada WNI Terdampak Serangan Konflik Israel-Iran

Wamenlu Pastikan Tidak Ada WNI Terdampak Serangan Konflik Israel-Iran

Wamenlu Arrmanatha Nasir memastikan sampai saat ini tidak ada WNI yang terdampak konflik maupun serangan antara Israel dan Iran.
Terungkap! Motif Pria Aniaya dan Sekap Pacar di Bekasi: Cemburu, Tuduh Korban Punya Pacar Lain

Terungkap! Motif Pria Aniaya dan Sekap Pacar di Bekasi: Cemburu, Tuduh Korban Punya Pacar Lain

Polisi mengungkap motif penganiayaan dan penyekapan wanita berinisial TS yang terjadi di kontrakan di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. 

Trending

19 Tahun yang Lalu Digendong, Kini Lionel Messi Lawan Lamine Yamal di Final Piala Dunia Argentina Vs Spanyol

19 Tahun yang Lalu Digendong, Kini Lionel Messi Lawan Lamine Yamal di Final Piala Dunia Argentina Vs Spanyol

Lionel Messi dan Lamine Yamal dipastikan saling berhadapan saat Argentina menghadapi Spanyol di partai puncak, Senin (21/7/2026), tetapi ternyata keduanya pernah bertemu jauh sebelum menjadi lawan di final Piala Dunia.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli, laga semifinal antara Inggris menghadapi Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pukul 02.00 WIB.
Blunder Taktik Thomas Tuchel Kubur Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Blunder Taktik Thomas Tuchel Kubur Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Strategi Thomas Tuchel tidak membuahkan hasil saat menghadapi Argentina. Tim asuhan Lionel Scaloni justru makin leluasa menguasai permainan dan menekan Inggris.
Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Di balik aksi mencekam ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, terungkap fakta mengejutkan mengenai aktivitas pelaku berinisial MY (34). 
3 Shio yang Dihampiri Keberuntungan Besar pada 17 Juli 2026, Kuda Paling Hoki

3 Shio yang Dihampiri Keberuntungan Besar pada 17 Juli 2026, Kuda Paling Hoki

3 shio yang dihampiri keberuntungan besar pada 17 Juli 2026 sudah terungkap! Kuda paling hoki, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat sekarang!
Kejagung Bentuk Tim Khusus Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Respons KPK

Kejagung Bentuk Tim Khusus Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Respons KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik tim penyidik khusus yang dibuat oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut kasus yang menyeret nama mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Tragis! Pria Tewas Terbakar di Kos Kemayoran Jelang Menikah, CCTV Rekam Perempuan Lari Tinggalkan Lokasi Disorot

Tragis! Pria Tewas Terbakar di Kos Kemayoran Jelang Menikah, CCTV Rekam Perempuan Lari Tinggalkan Lokasi Disorot

Sebuah postingan viral di media sosial menjelaskan bahwa seorang pria berinisial M (27) ditemukan tewas di indekosnya, di Jalan Sumur Batu Raya, Gang Buntu, Kemayoran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT