News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernyataan Resmi dari Red Sparks Tanggapi Kasus Pelecehan Seksual Staf Pelatih kepada Salah Satu Pemain Mereka

Red Sparks menyampaikan pernyataan resmi terkait dugaan pelecehan seksual yang melibatkan salah satu staf pelatih pada pemain yang guncang Liga Voli Korea.
Jumat, 17 Juli 2026 - 15:31 WIB
Logo Red Sparks
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com - Red Sparks akhirnya menyampaikan pernyataan resmi terkait dugaan pelecehan seksual yang melibatkan salah satu staf pelatih kepada pemain tim yang mengguncang Liga Voli Korea.

Permintaan maaf tersebut dirilis Red Sparks pada 17 Juli setelah kasus itu menjadi perhatian publik Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, rumor mengenai kepergian seorang pelatih dan penonaktifan pelatih kepala sempat beredar di komunitas voli sejak Mei lalu. Belakangan, berbagai media Korea mengungkap klub yang dimaksud merupakan Red Sparks.

Logo Red Sparks
Logo Red Sparks
Sumber :
  • Red Sparks

Melalui pernyataan resminya, Red Sparks menyampaikan penyesalan atas insiden yang mencoreng nama klub.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada para penggemar kami," tulis Red Sparks dalam pernyataan resmi.

"Setelah mengetahui masalah tersebut pada bulan Mei, klub segera menerapkan langkah-langkah pemisahan untuk melindungi anggota yang terlibat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, seperti melaporkan insiden tersebut ke Pusat Etika Olahraga." lanjutnya.

Red Sparks memastikan proses investigasi yang dilakukan KOVO Pusat Etika Olahraga Korea dan masih berlangsung dan pihak klub memilih bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas terkait.

Klub juga menegaskan seluruh keputusan berikutnya akan mengikuti hasil penyelidikan resmi yang sedang dilakukan.

"Saat ini kami dengan setia bekerja sama dengan investigasi yang sedang berlangsung oleh Pusat Etika Olahraga," lanjut pernyataan tersebut.

"Berdasarkan hasil investigasi, klub akan menerapkan langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang relevan." terang Red Sparks.

Selain mendukung proses hukum, Red Sparks berkomitmen memperkuat sistem perlindungan terhadap seluruh pemain.

"Kami akan memprioritaskan perlindungan para pemain dan semakin memperkuat sistem pendidikan dan manajemen pencegahan kami."

Atas kejadian tersebut, Red Sparks menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung klub.

"Sekali lagi kami menyampaikan permintaan maaf terdalam kami kepada para penggemar, Kami akan memenuhi tanggung jawab kami untuk menjadi tim yang mendapatkan kepercayaan lebih besar lagi." tutup Red Sparks.

Red Sparks juga menjelaskan dugaan perilaku tidak pantas itu terjadi saat makan malam tim pada jeda All Star Januari lalu.

Insiden tersebut kemudian dilaporkan ke Pusat Etika Olahraga hingga memicu penyelidikan resmi.

Pelatih yang diduga terlibat diketahui meninggalkan tim setelah kembali dari Seleksi dan Draft Pemain Asing 2026 di Praha, Republik Ceko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada waktu hampir bersamaan, ia juga mengundurkan diri dari tugasnya bersama tim.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.
Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40), tersangka kasus pembunuhan istri siri, Dini Hardiyanti (30), dan anak di Madiun mengaku tidak tahu peristiwa tersebut.
Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Berdasarkan informasi yang disebarluaskan dalam unggahan di Threads, anak laki-laki yang tengah dicari-cari keberadaannya tersebut diketahui berusia 10 tahun

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT