PBVSI Raih Penghargaan FIVB World Event 2025, Berkat Sukses Gelar Kejuaraan Dunia Voli U-21
- Instagram.com/@indonesian_volleyball
Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia kembali diakui dunia. Kali ini melalui Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) yang baru saja resmi menerima penghargaan FIVB World Event 2025 berkat keberhasilan menyelenggarakan FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 di Surabaya, Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden FIVB, Fabio Azevedo, kepada Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, dalam acara AVC Gala Dinner yang menjadi bagian dari rangkaian AVC General Assembly 2026 di Bangkok, Thailand, Sabtu (8/8/2026).
Momen tersebut pun disaksikan para delegasi dari lebih dari 60 negara anggota Asian Volleyball Confederation (AVC), termasuk jajaran pimpinan FIVB dan federasi voli nasional se-Asia.
Pengakuan dari FIVB menjadi pencapaian penting bagi Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan setelah FIVB menilai penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025 berlangsung sukses.
Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025 dianggap telah memenuhi standar internasional, mulai dari kualitas venue, operasional pertandingan, pelayanan kepada peserta, sistem transportasi, akomodasi, hingga dukungan teknologi yang digunakan selama kompetisi.
Keberhasilan ini membuat Indonesia menjadi satu negara yang semakin dipercaya menjadi tuan rumah berbagai ajang voli internasional. Tercatat dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia memang semakin aktif menggelar turnamen level Asia hingga dunia.
Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, menyambut penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur. Menurutnya, apresiasi dari FIVB merupakan bukti bahwa kualitas sumber daya manusia di lingkungan bola voli Indonesia telah mendapat pengakuan di tingkat global.
"Penghargaan ini mencerminkan bahwa kemampuan pengurus bola voli Indonesia diakui dalam menyelenggarakan kejuaraan tingkat dunia," kata Imam Sudjarwo.
Imam menambahkan bahwa suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025 tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Ia menyebut dukungan pemerintah pusat dan daerah, panitia pelaksana, perangkat pertandingan, relawan, sponsor, mitra kerja, media, hingga masyarakat Surabaya menjadi faktor penting di balik keberhasilan tersebut.
Meski demikian, Imam mengingatkan agar PBVSI tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, pengakuan dari FIVB justru menjadi tantangan untuk terus menjaga bahkan meningkatkan kualitas penyelenggaraan event internasional pada masa mendatang.
"Untuk masa yang akan datang, standar kemampuan yang telah diakui ini harus dipertahankan, bahkan terus ditingkatkan," kata Imam.
(nad)
Load more