Beda Nasib Zhong Hui dan Megawati Hangestri di Red Sparks, Megatron Butuh Dua Musim Untuk Bisa Dapatkan Ini
- instagram red sparks
tvOnenews.com - Pemain kuota Asia Red Sparks di Liga Voli Korea musim ini, Zhong Hui, sepertinya memiliki nasib yang lebih baik dibanding Megawati Hangestri pada awal kariernya di negeri ginseng.
Sebagaimana kita tahu, Red Sparks memutuskan untuk memilih outside hitter asal China, Zhong Hui, sebagai pemain kuota Asia mereka musim ini.
Sejak awal, keputusan Red Sparks memilih Zhong Hui ini memang sudah mencuri perhatian. Pasalnya, Red Sparks saat itu santer dikabarkan akan kembali merekrut Megawati Hangestri.
- Tangkapan Layar/instagram@red__sparks
Sampai pada akhirnya, pelatih Ko Hee-jin lebih memilih wajah baru untuk memperkuat skuad Red Sparks musim ini.
Zhong Hui dipilih Red Sparks setelah mencatatkan prestasi bersama Shanghai Bright pada kompetisi voli China musim 2025/2026. Ia juga memiliki pengalaman memperkuat Timnas Voli Putri China dalam sejumlah kompetisi internasional.
Hal tersebut kemungkinan besar menjadi salah satu faktor yang membuat Ko Hee-jin memilih Zhong Hui.
Selain itu, kedatangan Zhong Hui juga menarik perhatian karena nominal kontrak yang ia dapat pada musim pertamanya di Liga Voli Korea.
Usut punya usut, kontrak yang ia dapatkan ternyata berbeda dengan apa yang Mega dapat di musim pertamanya.
Melansir Sports Khan, Zhong Hui memperoleh kontrak dengan nilai 150.000 dolar AS atau sekitar Rp2,4 miliar per musim.
"Klub tersebut mengumumkan pada tanggal 24 bahwa mereka telah menandatangani kontrak dengan Zhong Hui dengan gaji tahunan sebesar $150.000," tulis Sports Khan.
Nominal tersebut menarik perhatian karena nilainya sama dengan bayaran yang diterima Megawati Hangestri pada musim keduanya bersama Red Sparks.
- instagram red sparks
Bedanya, Zhong Hui langsung menerima gaji 150.000 dolar AS pada musim debutnya bersama Red Sparks, sementara Mega harus melewati satu musim terlebih dahulu sebelum memperoleh nominal tersebut.
Pada musim pertamanya bersama Red Sparks, Mega hanya mendapatkan bayaran sebesar 100.000 dolar AS atau sekitar Rp1,6 miliar.
Bayaran itu kemudian naik menjadi 150.000 dolar AS ketika memasuki musim keduanya pada Liga Voli Korea 2024/2025.
Perbedaan nilai kontrak tersebut juga dipengaruhi perubahan aturan dari KOVO yang merubah sistem Kuota Asia dari draft menjadi free agent.
Kini, dengan bayaran tinggi serta rekam jejak Zhong Hui membuat ekspektasi penggemar terhadap performanya bersama Red Sparks semakin besar.
(akg)
Load more