Masih Ingat Kim Yeon-koung? Mantan Rival Megawati Hangestri Kini Punya Peran Baru di Voli Asia
- Kolase tvOnenews.com/ KOVO
tvOnenews.com - Nama Kim Yeon-koung tentu masih lekat bagi pencinta voli Asia. Legenda voli putri Korea Selatan yang pernah menjadi rival Megawati Hangestri itu kini memasuki babak baru setelah resmi meninggalkan dunia voli profesional sebagai pemain.
Kim Yeon-koung mengumumkan rencana pensiunnya pada pertengahan musim Liga Voli Korea 2024/2025. Saat itu, ia menegaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri karier pada akhir musim sudah bulat dan tidak akan berubah, apa pun hasil yang diraih klubnya, Heungkuk Life Insurance Pink Spiders.
Keputusan tersebut akhirnya ditutup dengan sempurna. Pink Spiders berhasil menjadi juara Liga Voli Korea 2025 setelah mengalahkan Red Sparks dengan agregat 3-2 dalam final yang menggunakan format Best of Five (BO5).
- Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram/redsparks
Menariknya, salah satu lawan berat Kim pada pertandingan tersebut adalah Megawati Hangestri. Meski Megawati tampil impresif dan memberikan perlawanan sengit, Kim tetap mampu membawa Pink Spiders meraih gelar pada musim terakhirnya.
Kim kemudian secara resmi mengakhiri kariernya melalui seremoni pensiun yang digelar di hadapan para pendukung Pink Spiders pada 2025. Acara tersebut berlangsung di Incheon Samsan World Gymnasium setelah Pink Spiders mengalahkan Red Sparks 3-1 dalam pertandingan pembuka V-League Putri Jin Air 2025–2026.
Musim terakhir Kim sebagai pemain pun ditutup dengan pencapaian istimewa. Selain membawa Pink Spiders meraih gelar liga, ia juga dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP).
Sejumlah agenda penghormatan kemudian digelar untuk mengenang karier sang legenda. Enam klub bahkan mengadakan tur pensiun untuk Kim, sementara acara perpisahan yang lebih informal berlangsung pada 18 Mei melalui KYK Invitational.
Dalam ajang tersebut, Megawati sebenarnya mendapat undangan untuk ikut ambil bagian. Namun, pemain Indonesia itu belum dapat hadir karena masih memiliki agenda bersama klubnya di Proliga.
Tetap Aktif Setelah Pensiun
Meski sudah tidak lagi menjadi pemain profesional, Kim Yeon-koung tidak meninggalkan dunia voli. Ia tetap aktif melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan olahraga yang telah membesarkan namanya.
Salah satunya melalui program televisi MBC, Rookie Coach Kim Yeon-koung 2. Dalam program tersebut, Kim berperan sebagai pelatih tim khusus bernama Wonder Dogs.
Wonder Dogs bahkan sempat berhadapan dengan Hyundai Hillstate, klub baru Megawati Hangestri di V-League musim 2026/2027.
- KOVO
Selain beraktivitas di dunia hiburan, Kim juga terus memberikan perhatian kepada perkembangan pemain muda Korea Selatan. Ia mendukung generasi muda melalui yayasan yang menggunakan namanya dan turut membantu meningkatkan popularitas voli melalui berbagai program hiburan bertema olahraga tersebut.
Kini, pengaruh Kim bahkan meluas ke tingkat Asia.
Dipercaya Menjadi Ketua Komisi Pemain AVC
Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) mengumumkan penunjukan Kim Yeon-koung sebagai Ketua Komisi Pemain yang baru. Pada saat yang sama, ia juga dipercaya menjadi Duta Besar Kehormatan AVC.
Penunjukan tersebut akan berlaku selama dua tahun mulai 1 September. Dalam peran barunya, Kim diharapkan dapat memperkuat suara para pemain Asia sekaligus ikut mendorong perkembangan bola voli di kawasan tersebut.
AVC menjelaskan alasan di balik penunjukan mantan kapten tim nasional Korea Selatan tersebut.
"Kim Yeon-kyung, ikon bola voli Asia, akan bekerja untuk memperkuat suara para pemain Asia dan mempromosikan pengembangan bola voli di seluruh Asia selama dua tahun mulai 1 September," jelas AVC.
AVC juga menyoroti pengalaman panjang Kim yang membuatnya memiliki perspektif luas mengenai perkembangan voli di Asia dan dunia.
- Instagram/kimyk10
"Kim Yeon-kyung telah memperkuat posisinya sebagai pemain bola voli perwakilan Asia dengan berprestasi di tim nasional putri Korea dan liga profesional utama di seluruh dunia, termasuk Jepang, Turki, dan Tiongkok," lanjut AVC.
Setelah bertahun-tahun membangun karier sebagai atlet kelas dunia, Kim kini akan menggunakan pengalaman tersebut dalam peran barunya di organisasi voli Asia.
AVC menilai latar belakang Kim sebagai pemain elite dapat memberikan perspektif berbeda dalam proses pengambilan keputusan.
“Kim Yeon-kyung memiliki karier atletik, kepemimpinan, dan reputasi internasional yang luar biasa,” ujar AVC.
Mereka menambahkan, “Ia sekarang akan menunjukkan kemampuannya di level baru di AVC. Ia akan menghadirkan jalan baru dalam proses pengambilan keputusan AVC dari perspektif seorang atlet.”
Jejak Karier Kim Yeon-koung
Kepercayaan tersebut tidak datang tanpa alasan. Kim Yeon-koung memiliki rekam jejak panjang sebagai salah satu pevoli putri terbaik yang pernah dimiliki Asia.
Ia pernah bermain di sejumlah liga top dunia, termasuk Korea Selatan, Jepang, Turki, dan Tiongkok. Saat membela Fenerbahçe pada musim 2011–2012, Kim membantu klub Turki tersebut meraih gelar Liga Champions Eropa pertama mereka.
Pada turnamen tersebut, ia juga mencatat sejarah sebagai pemain Asia pertama yang dinobatkan sebagai MVP.
Di level tim nasional, Kim juga menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah voli Korea Selatan. Ia tampil dalam tiga edisi Olimpiade bersama Korea.
Salah satu pencapaian terbesarnya terjadi di Olimpiade London 2012. Kim membawa Korea Selatan melaju hingga semifinal dan kemudian menjadi pemain voli Korea pertama sekaligus pemain dari tim peringkat keempat yang meraih penghargaan MVP Olimpiade.
Selain itu, Kim telah mengoleksi lima medali di Kejuaraan Asia, tiga medali Asian Games, serta tiga kali membawa timnya naik podium di Kejuaraan Klub Dunia FIVB.
Dengan pengalaman tersebut, AVC berharap Kim mampu membawa perspektif atlet ke dalam organisasi dan membantu memperkuat perkembangan bola voli di seluruh Asia.
Bagi Kim Yeon-koung, pensiun dari lapangan ternyata bukan akhir dari perjalanan di dunia voli. Setelah bertahun-tahun menjadi salah satu bintang terbesar olahraga tersebut, ia kini memiliki kesempatan untuk memengaruhi perkembangan voli Asia dari balik layar.
Load more