News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Ikut Soroti Junaida Santi, Singgung Masalah Gender dan Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026

Media Korea Selatan turut menyoroti absennya Junaida Santi dari Timnas Voli Putri Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2026. Pemain yang menyandang status MVP Proliga 2025 tersebut disebut belum dapat tampil di kompetisi internasional karena persoalan pemeriksaan jenis kelamin.
Kamis, 10 September 2026 - 13:00 WIB
Junaida Santi dan pemain Timmas Voli Putri U-21
Sumber :
  • Volleyballworld.com

Jakarta, tvOnenews.com - Media Korea Selatan turut menyoroti absennya Junaida Santi dari Timnas Voli Putri Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2026. Pemain yang menyandang status MVP Proliga 2025 tersebut disebut belum dapat tampil di kompetisi internasional karena persoalan pemeriksaan jenis kelamin.

Media Korea, Exportnews, mengutip artikel salah satu media Indonesia pada 7 September 2026. Dalam laporan itu disebutkan bahwa pihak PBVSI memberikan penjelasan mengenai alasan Junaida Santi belum bisa memperkuat Indonesia pada sejumlah ajang internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media asing tersebut menyebutkan bahwa padahal Junaida Santi merupakan salah satu prospek pemain muda yang mencuri perhatian di kompetisi domestik Indonesia. 

Pasalnya, ia berhasil menyabet penghargaan MVP di Proliga 2025, kemudian Santi juga merupakan salah satu andalan di Timnas Voli Putri Indonesia.

Akan tetapi, nama Santi kemudian menjadi atensi usai PBVSI mengumumkan 12 pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi sejumlah ajang internasional, termasuk Asian Games 2026. 

Berdasarkan nama pemain yang dirilis oleh federasi, tidak ada nama Santi meskipun Timnas Voli Putri Indonesia akan berpartisipasi di Asian Games 2026 pada 19 September mendatang.

Kemudian Xportnews juga membahas pernyataan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella di Podcast Volley360. Saat itu Loudry menjelaskan situasi Santi yakni pemeriksaan jenis kelamin.

Loudry Maspaitella disebut menegaskan bahwa Santi tidak sedang mendapatkan hukuman akibat suatu pelanggaran. Menurut penjelasan yang dikutip media Korea tersebut, kendala yang dihadapi Santi berkaitan dengan pemeriksaan yang diperlukan untuk tampil di kompetisi internasional.

"Di tengah situasi tersebut, Loudry Maspaitella selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PBVSI, menjelaskan kondisi Santi. Ia mengatakan, "Masalah Santi hanya satu, yaitu pemeriksaan jenis kelamin," dan menjelaskan bahwa Santi tidak sedang menerima hukuman, tetapi tidak dapat mengikuti kompetisi internasional karena tidak bersedia menjalani pemeriksaan jenis kelamin." tulis media Korea tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Loudry Maspaitella dalam podcats tersebut juga menjelaskan bahwa Junaida Santi tetap dibutuhkan oleh Timnas Voli Putri Indonesia dan hingga saat ini tidak ada sanksi yang diberikan kepada pevoli tersebut. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inggris Larang Impor dari Pemukiman Ilegal Israel, Indonesia Mendukung

Inggris Larang Impor dari Pemukiman Ilegal Israel, Indonesia Mendukung

Keputusan Inggris yang secara resmi melarang impor barang serta pembatasan layanan yang berkaitan dengan pemukiman ilegal Israel di wilayah pendudukan Palestina, didukung oleh Indonesia beserta tujuh negara sahabat. 
Senyum-Senyum Sendiri, 5 Zodiak Ini Diprediksi i Beruntung Soal Cinta Besok 11 September 2026

Senyum-Senyum Sendiri, 5 Zodiak Ini Diprediksi i Beruntung Soal Cinta Besok 11 September 2026

Cinta membawa kejutan manis! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung besok, 11 September 2026. Siapa yang bakal dapat perhatian spesial dari seseorang?
Bukan Kim Yeon-koung? Megawati Hangestri Ungkap Sosok yang Menjadi Panutannya di Dunia Voli

Bukan Kim Yeon-koung? Megawati Hangestri Ungkap Sosok yang Menjadi Panutannya di Dunia Voli

Megawati Hangestri kini tengah bersiap menjalani petualangan baru bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea musim mendatang.
Tujuh Talenta SMK Jatim Siap Berlaga di WorldSkills Shanghai 2026, Gubernur Khofifah: Daya Saing dan Kualitas Vokasi Jatim Berlevel Global

Tujuh Talenta SMK Jatim Siap Berlaga di WorldSkills Shanghai 2026, Gubernur Khofifah: Daya Saing dan Kualitas Vokasi Jatim Berlevel Global

7 talenta binaan SMK di Jawa Timur masuk daftar 21 kandidat kompetitor Indonesia yang dipersiapkan berlaga di WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok.
Kakak Fajar Sahrudin Ungkap Gelagat Adiknya Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK

Kakak Fajar Sahrudin Ungkap Gelagat Adiknya Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK

Kakak Fajar Sahrudin akhirnya buka suara terkait kematian sang adik di kawasan GBK. Ia mengungkap Fajar dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup dan telah.
Pengakuan Abah Setu soal Video Dugaan Hina Nabi Muhammad SAW Viral, Sebut Ucapan yang Beredar Hasil Buatan AI

Pengakuan Abah Setu soal Video Dugaan Hina Nabi Muhammad SAW Viral, Sebut Ucapan yang Beredar Hasil Buatan AI

Asep Setiawan (Abah Setu), pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam di Cikarang Barat, Bekasi menyebut video diduga saat hina Nabi Muhammad SAW hasil teknologi AI.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT