Tandem Baru Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Ini Optimis Bawa Korea Selatan Raih Medali Asian Games 2026
- KOVO
tvOnenews.com - Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, menatap dengan optimis kiprah Timnas Voli Putri Korea Selatan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Sebagaimana informasi, Kim Da-in menjadi salah satu pemain penting Korea Selatan yang mengincar medali pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Setter utama The Taeguk Warriors tersebut menilai variasi serangan dan permainan cepat menjadi kunci Korea Selatan untuk menghadapi persaingan ketat di level Asia.
- KOVO
"Setelah Kejuaraan Asia, kami memfokuskan latihan kami pada menjaga blocker lawan dan mengarahkan serangan dengan cepat," kata Kim Da-in dikutip dari laman Yonhap News.
"Para pemain juga memutuskan bahwa kami harus mendiversifikasi serangan kami agar kompetitif, dan kami mencoba bermain sambil saling membantu." lanjutnya.
Strategi itu menjadi salah satu respons setelah Korea tersingkir di perempat final AVC Women's Continental 2026 lalu.
"Melawan tim-tim level tinggi, sulit untuk menembus organisasi atau tinggi badan mereka hanya dengan serangan yang mudah ditebak, kami telah mempersiapkan diri dengan matang untuk mengguncang lawan dengan memanfaatkan kecepatan dan permainan umpan." ungkapnya.
"Kami tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan kombinasi yang tepat, jadi belum 100%. Namun, semuanya pasti bergerak ke arah yang baik." kata Kim Da-in.
Pada AVC Women's Continental 2026, Korea Selatan sendiri harus puas finis di peringkat ke-6 klasemen keseluruhan.
Mereka tersingkir di babak perempat final oleh Thailand yang berhasil mempertahankan gelar juara AVC Women's Continental 2026.
Sebelumnya, di pertandingan pertama Korea Selatan sukses menaklukan Hong Kong dengan skor akhir 3-0. Saat ini, Timnas Voli Putri Korea Selatan tengah berfokus memperisapkan laga kontra Qatar dan Vietnam.
Bahkan, Kim Da-in mengungkapkan jika mereka sudah menyiapkan strategi khusus saat menghadapi Vietnam pada laga ketiga di Pool D.
"Kami akan melakukan servis agresif sejak awal untuk mempersulit bola mencapai penyerang utama lawan, Thuy Tran," kata Kim Da-in.
"Jika kami memperkuat blok dan pertahanan setelahnya, kami pasti bisa menang." lanjutnya.
Load more