Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru
- YouTube Hyundai E&C Hillstate
tvOnenews.com - Sudah datangkan Megawati Hangestri, tapi pelatih Hyundai Hillstate ungkap keresahan menjelang bergulirnya V-League musim 2026/2027.
Hyundai Hillstate kembali bersiap menghadapi persaingan V-League dengan komposisi yang mengalami sejumlah perubahan.
Setelah Yang Hyo-jin memutuskan pensiun, tim bermarkas di Suwon tersebut harus mengubah pola permainan dan mencari solusi baru untuk menjaga kekuatan mereka di lini serang.
- Instagram/hdecvolleyballteam
Untuk memperkuat sektor tersebut, tim yang diarsiteki oleh Kang Sung-hyung itu merekrut pemain asing Jordan Wilson serta pevoli Indonesia Megawati Hangestri yang akan mengisi posisi opposite spiker melalui kuota Asia.
Sejatinya, Kang Sung-hyung dan tim Hillstate sudah memantau Megawati Hangestri sejak memperkuat Red Sparks dua musim.
Meski pemain kuota Asia, tapi Megatron bisa bersaing dengan pemain asing bahkan masuk tiga besar daftar topr skor V-League.
Dalam lima musim terakhir, Hyundai E&C juga secara konsisten mengakhiri musim reguler di posisi pertama atau kedua. Di balik perjalanan tersebut terdapat sosok pelatih kepala Kang Sung-hyung yang mulai menangani tim pada Maret 2021.
Kang Sung-hyung sendiri merupakan salah satu pelatih yang memiliki pengalaman panjang di dunia voli Korea Selatan. Ia mulai terlibat dalam tim voli putri pada 2019 ketika dipercaya menangani tim nasional putri Korea Selatan.
Sejak bergabung dengan Hyundai Hillstate pada 2021, Kang berhasil membawa tim tersebut berkembang menjadi salah satu kekuatan utama V-League. Puncaknya terjadi pada musim 2023-2024 ketika Hyundai E&C berhasil meraih gelar juara liga secara keseluruhan.
Kini, Kang kembali dihadapkan pada tantangan besar menjelang musim baru. Kang Sung-hyung mengungkapkan kesibukannya mempersiapkan tim dengan waktu kurang dari 50 hari sebelum kompetisi dimulai.
"Tahun lalu, orang-orang mengatakan akan sulit, tetapi kami mengatasi rintangan dan finis di posisi kedua di liga reguler. Meskipun situasinya sulit lagi tahun ini, saya berniat untuk menghadapi tantangan sekali lagi," ujar Kang dilansir dari Seoul Shinmun.
Ia juga optimistis perubahan yang dilakukan Hyundai Hillstate dapat membawa mereka kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
"Ada banyak perubahan, tetapi jika apa yang telah saya rencanakan berjalan dengan baik, kami sepenuhnya mampu bersaing untuk memperebutkan gelar juara," lanjutnya.
Kehilangan Pilar Utama
Perubahan besar yang dimaksud Kang bukan sekadar pergantian beberapa pemain. Hyundai Hillstate harus kehilangan salah satu pemain paling penting dalam sejarah klub, yakni Yang Hyo-jin.
Yang Hyo-jin yang kini berusia 37 tahun telah memperkuat Hyundai E&C selama 19 musim. Ia menjadi salah satu pilar utama tim sebelum akhirnya memutuskan pensiun pada akhir musim lalu.
Kepergian pemain jangkung tersebut membuat Hyundai E&C harus menyusun kembali kekuatan tim. Bagi Kang, kondisi itu menjadi tantangan baru karena tim harus menemukan cara berbeda untuk menjaga efektivitas serangan.
"Hyo-jin memainkan peran penting, tetapi saya khawatir tinggi badan kami telah berkurang," ungkap Kang.
Ia kemudian menjelaskan perubahan pendekatan yang akan diterapkan Hyundai E&C pada musim mendatang.
"Sekarang, kami berencana untuk memainkan gaya voli di mana kami mencetak banyak poin dari sisi lapangan," jelasnya.
Megawati Hangestri Jadi Bagian Strategi Baru
- YouTube/Hyundai E&C Hillstate
Perekrutan Jordan Wilson sebagai pemain asing baru dan Megawati Hangestri melalui kuota Asia menjadi bagian dari perubahan strategi tersebut.
Keduanya diharapkan mampu memberikan kontribusi besar melalui serangan dari sisi lapangan. Strategi ini berbeda dengan pola permainan sebelumnya yang banyak mengandalkan kekuatan serangan tengah Yang Hyo-jin.
Kang mengaku tetap memiliki ekspektasi tinggi meski perubahan tersebut membawa tantangan tersendiri.
"Meskipun ada tantangan dengan perubahan pemain, saya juga bersemangat dengan gaya voli yang berbeda," katanya.
Hyundai Hillstate sebelumnya dikenal memiliki kekuatan yang cukup baik dalam bertahan. Namun, untuk musim baru, Kang ingin timnya tampil lebih agresif agar mampu memberikan warna berbeda sekaligus mengembalikan hasil positif.
Tekad tersebut semakin besar setelah Hyundai E&C hanya mampu finis sebagai runner-up pada musim reguler dan gagal mencapai babak playoff dalam dua musim berturut-turut setelah meraih gelar juara liga terpadu.
"Para pemain perlu mendapatkan pengalaman dan berkembang melalui seri kejuaraan, jadi sangat disayangkan kami tidak bisa mencapai final," kata Kang.
"Kami akan bekerja lebih keras kali ini untuk melampaui hasil sebelumnya," tambahnya.
Masalah lainnya adalah Hyundai Hillstate menjadi salah satu klub dengan kontribusi pemain terbanyak untuk timnas voli putri Korea Selatan di Asian Games, dengan tiga pemain, yakni Lee Ye-rim, Kim Da-in, dan Na Hyun-soo. Sontak hal itu membuat adaptasi para pemain inti agak terhambat.
Dengan perubahan komposisi pemain dan hadirnya Megawati Hangestri, Hyundai E&C kini bersiap menjalani musim baru dengan pendekatan permainan yang berbeda. Tantangan terbesar Kang adalah memastikan perubahan tersebut dapat berjalan sesuai rencana dan membawa tim kembali bersaing di papan atas V-League.
Load more