News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Bebas Doping, Ini Alasan CAS Tolak Cabut Penangguhan Sementara Rizki Juniansyah yang Bikin Batal Ikut Asian Games 2026

Rizki Juniansyah yang naik ke nomor 85 kilogram dan seharusnya tampil di Nagoya City Trade and Industry Center pada Senin (28/9/2026). Misteri hilangnya Rizki Juniansyah pun akhirnya terungkap. 
Minggu, 27 September 2026 - 17:50 WIB
Lifter Indonesia Rizki Juniansyah
Sumber :
  • ANTARA/HO-KONI Pusat/aa.

Jakarta, tvOnenews.com - Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah dipastikan melewatkan Asian Games 2026. Pemilik medali emas Olimpiade ini sempat hilang bak ditelan bumi setelah namanya menghilang dari daftar atlet Asian Games 2026. 

Rizki Juniansyah yang naik ke nomor 85 kilogram dan seharusnya tampil di Nagoya City Trade and Industry Center pada Senin (28/9/2026). Misteri hilangnya Rizki Juniansyah pun akhirnya terungkap. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada awalnya, suporter Tim Indonesia sudah dicurigai dengan nama Rizki Juniansyah yang hilang dari daftar peserta nomor 85 kilogram.

Sampai akhirnya pernyataan bersama dikeluarkan oleh PABSI, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Rizki melalui pernyataan bersama pada Minggu (27/9/2026). 

Dalam pernyataan tersebut, Rizki Juniansyah ternyata tak bisa bertanding bukan karena cedera atau bahkan terkena kasus doping. 

Melainkan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang menolak permohonan pencabutan penangguhan sementara yang dijatuhkan oleh Federasi Angkat Besi Internasional (IWF). 

"Court of Arbitration for Sport (CAS) telah menolak permohonan untuk mencabut penangguhan sementara (provisional suspension) yang dijatuhkan kepada Rizki Juniansyah oleh International Weightlifting Federation (IWF). Dengan demikian, Rizki tidak akan bertanding pada Asian Games ke-20 di Aichi-Nagoya," tulis pernyataan tersebut. 

Ternyata, Rizki Juniansyah diduga melakukan pelanggaran kewajiban keberadaan atau whereabouts. 

Dalam aturan antidoping, atlet tertentu wajib memberikan informasi mengenai keberadaannya agar dapat menjalani pemeriksaan doping di luar kompetisi.

"Kasus ini tidak berkaitan dengan zat terlarang apa pun (The case does not involve any prohibited substance). Sepanjang kariernya, Rizki tidak pernah mendapatkan hasil tes positif, termasuk dalam pemeriksaan doping terakhirnya pada Agustus 2026," lanjut pernyataan tersebut. 

Terdapat 11 jenis pelanggaran Aturan Anti-Doping (ADRVs) yang diatur oleh WADA. Dalam kasus Rizki, sang atlet terkena pasal kegagalan melaporkan keberadaan. 

Di mana dalam regulasi ini diatur bahwa seorang atlet yang tiga kali kegagalan melakukan tes, baik karena tidak ada di lokasi yang dijanjikan, mau pun gagal mengisi formulir lokasi dalam periode 12 bulan. 

Aturan ini berlaku untuk atlet elite yang masuuk dalam Registered Testing Pool. 

"Kami menyayangkan bahwa Rizki, yang merupakan juara bertahan Olimpiade dan Dunia, tidak dapat mewakili Indonesia di Nagoya, dan kami menyampaikan terima kasih kepada tim, federasi, serta masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan," tutup pernyataan tersebut. 

Rizki Juniansyah pun terancam sanksi berat dari WADA dengan hukuman skorsing selama dua tahun dan berpeluang pengurangan hukuman jika dapat membuktikan di persidangan bahwa kegagalan tersebut murni karena kelalaian atau ketidaksengajaan yang wajar. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5G Indonesia Dikebut, Pemerintah Targetkan Perkembangan Masif dalam 3 Tahun ke Depan

5G Indonesia Dikebut, Pemerintah Targetkan Perkembangan Masif dalam 3 Tahun ke Depan

Pemerintah mendorong percepatan 5G setelah konektivitas digital Indonesia menembus 90 persen, dengan optimalisasi frekuensi 700 MHz dan 2600 MHz.
4 Wakil Berpotensi Tambah Medali, Ini Daftar Pemain Bulu Tangkis Indonesia di Semifinal Asian Games 2026

4 Wakil Berpotensi Tambah Medali, Ini Daftar Pemain Bulu Tangkis Indonesia di Semifinal Asian Games 2026

Babak perempat final dari cabang olahraga bulu tangkis telah selesai digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Minggu (27/9/2026). 
Tiba-tiba Maia Estianty Singgung Soal Azab Pada Orang yang Menghalalkan Segala Cara, Ada apa?

Tiba-tiba Maia Estianty Singgung Soal Azab Pada Orang yang Menghalalkan Segala Cara, Ada apa?

Maia Estianty menarik perhatian publik. Artis sekaligus musisi ini menyampaikan pesan mengenai ambisi yang berujung pada azab pada media sosialnya, ada apa?
Puncak World Rabies Day 2026, PDHI Jabar 5 Vaksinasi Lebih 1.000 Hewan

Puncak World Rabies Day 2026, PDHI Jabar 5 Vaksinasi Lebih 1.000 Hewan

Salah satu kegiatan utama dalam rangkaian tersebut adalah vaksinasi rabies terhadap lebih dari 1.000 ekor hewan
Kiandra Ramadhipa Finis Runner-up di Moto3 Junior Aragon, Selisihnya Cuma 0,037 Detik

Kiandra Ramadhipa Finis Runner-up di Moto3 Junior Aragon, Selisihnya Cuma 0,037 Detik

Kiandra bahkan sempat mengambil alih posisi terdepan pada lap kedua sebelum kembali turun dalam persaingan rombongan depan
Berapa Jarak Peringkat FIFA Timnas Indonesia vs Malaysia setelah Skandal Naturalisasi Harimau Malaya?

Berapa Jarak Peringkat FIFA Timnas Indonesia vs Malaysia setelah Skandal Naturalisasi Harimau Malaya?

Super big match antara Timnas Indonesia menghadapi Malaysia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 bakal tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK

Trending

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral link video syur selebgram Banyuwangi Bilqis, kuasa hukum pihak keluarga layangkan somasi terbuka.
Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Striker naturalisasi Timnas Malaysia, Bergson da Silva, menyamakan panasnya rivalitas dengan Timnas Indonesia seperti duel Brasil kontra Argentina.
Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Bukti popularitas Megawati Hangestri sebagai atlet asing di V-League adalah ketika sopir taksi di Korea Selatan mengenalinya bahkan sampai minta tanda tangan.
Viral Link Video Asusila Bilqis Banyuwangi, Selebgram 'Miss Cendut' Ambil Langkah Hukum

Viral Link Video Asusila Bilqis Banyuwangi, Selebgram 'Miss Cendut' Ambil Langkah Hukum

Jagat media sosial dihebohkan dengan mencuatnya narasi yang mengaitkan nama selebgram asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut dengan video ber
Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri punya ‘bocil’ baru di Hyundai Hillstate. Kenalan dengan Lee Min-young, pemain muda yang selalu terlihat dekat dengan Megatron.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Top 3 Voli: Mengenal Kim Hee-jin, Megawati Hangestri Diakui Beda Level, hingga Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar

Top 3 Voli: Mengenal Kim Hee-jin, Megawati Hangestri Diakui Beda Level, hingga Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar wejangan pemain senior hingga skema baru pelatih Hyundai Hillstate.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT