News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Berhasil Lampaui Target Medali Emas Asian Games 2026, Raja Sapta Oktohari: Kita Tak Kekurangan Potensi

Kontingen Indonesia berhasil melampaui target medali emas pada gelaran Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.
Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:12 WIB
Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Meraih Medali Emas Asian Games 2026
Sumber :
  • NOC Indonesia/Naif Muhammad Al as

tvOnenews.com - Kontingen Indonesia berhasil melampaui target medali emas pada gelaran Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.

Pada gelaran Asian Games 2026 itu, Indonesia berhasil meraih 5 medali emas melampaui target yang diberikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, Tim Indonesia menutup Aichi-Nagoya 2026 dengan lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Atlet Panjat Tebing Indonesia, Desak Made, Raih Medali Emas di Asian Games 2026
Atlet Panjat Tebing Indonesia, Desak Made, Raih Medali Emas di Asian Games 2026
Sumber :
  • NOC Indonesia/Naif Muhammad Al as

Lima emas itu seluruhnya datang dari empat cabang olahraga, yakni bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan.

Sebagai informasi, Tim Indonesia ditargetkan membawa pulang empat medali emas dari ajang Asian Games 2026 kemarin.

Meski berhasil melampaui target medali emas, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengingatkan jika capaian tersebut jangan hanya menjadi perayaan keberhasilan.

Raja Sapta Oktohari berharap keberhasilan melampaui target itu bisa dijadikan momentum mengevaluasi sistem pembinaan olahraga nasional. 

"Lima emas tentu harus kita apresiasi. Tetapi jangan berhenti pada pertanyaan apakah target tercapai. Pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana lima emas ini bisa menjadi sepuluh dan bagaimana kita memperluas jumlah cabang olahraga yang mampu berprestasi di level elite," ujar Raja Sapta Oktohari.

 

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari
Sumber :
  • NOC Indonesia

Menurutnya, keberhasilan empat cabang tersebut justru perlu dipelajari secara lebih mendalam untuk menemukan faktor yang membuat mereka mampu menghasilkan prestasi.

"Kita harus membedah apa yang membuat mereka berhasil, mulai dari pembinaan, scouting, kompetisi, pelatih, sport science, dukungan organisasi hingga ekosistemnya. Kalau kita tahu faktornya, kita bisa mencari apa yang relevan untuk cabang olahraga lain," katanya.

Tak hanya itu, Raja Sapta Oktohari juga menilai pencapaian tersebut menunjukan Indonesia tidak kekurangan talenta.

Dengan populasi besar, ribuan sekolah dan klub, serta keragaman potensi fisik, persoalannya terletak pada bagaimana talenta tersebut ditemukan, ditempatkan, dan dikembangkan secara tepat.

"Talenta itu bukan milik satu cabang olahraga. Itu talenta Indonesia. Kalau setelah diuji dengan pendekatan sport science seorang atlet ternyata lebih cocok di cabang lain, kenapa harus takut memindahkannya? Kepentingan nasional harus lebih besar daripada ego sektoral," tegasnya.

Maka dari itu, ia mendorong penguatan cross-sport talent, scouting berbasis data, serta pembinaan jangka panjang.

Menurutnya, membangun atlet elite membutuhkan waktu, pelatih berkualitas, kompetisi, sport science, nutrisi, fasilitas, kedokteran olahraga, dan dukungan anggaran yang berkelanjutan.

Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Meraih Medali Emas Asian Games 2026
Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Meraih Medali Emas Asian Games 2026
Sumber :
  • NOC Indonesia/Naif Muhammad Al as

Di sisi lain, Okto menegaskan perlunya prioritas dalam pembinaan prestasi. Tidak semua cabang olahraga dapat memperoleh pendekatan dan sumber daya yang sama.

"Kita tidak harus menang di semua cabang olahraga. Tetapi kita harus tahu cabang olahraga mana yang harus kita menangkan. Kalau orientasinya medali, dukungannya juga jangan setengah-setengah," ujarnya.

Bagi Okto, evaluasi Aichi-Nagoya tidak cukup berhenti pada kalimat “target empat, hasilnya lima”. 

Yang harus dijawab adalah bagaimana prestasi tersebut dapat diperluas dan dibuat berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia tidak kekurangan potensi. Yang kita butuhkan adalah keberanian mengubah sistem, konsistensi menjalankan keputusan, integrasi antar pemangku kepentingan, dan kemauan membongkar kebiasaan lama. Lima emas adalah pencapaian yang harus diapresiasi, tetapi juga menjadi awal dari pertanyaan yang lebih besar: bagaimana kita membangun Indonesia sebagai kekuatan olahraga dunia?” pungkas Okto.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hati-hati, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Hadapi Masalah Percintaan Besok 9 Oktober 2026

Hati-hati, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Hadapi Masalah Percintaan Besok 9 Oktober 2026

Lima zodiak ini harus berhati-hati karena diprediksi bakal menghadapi permasalahan cinta besok, 9 Oktober 2026. Cek ada suapa saja!
Audi Marissa Batalkan Rujuk, Kuasa Hukum Anthony Xie Akui Masih Bingung

Audi Marissa Batalkan Rujuk, Kuasa Hukum Anthony Xie Akui Masih Bingung

Audi Marissa batal rujuk dengan Anthony Xie dan memilih lanjutkan perceraian. Kuasa hukum Anthony mengaku bingung, tetapi tetap menghargai keputusan Audi.
Kementerian PU Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Gempa Bumi di NTT

Kementerian PU Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Gempa Bumi di NTT

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan infrastruktur pasca gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memastikan konektivitas layanan sumber daya air, serta sarana dan prasarana dasar masyarakat kembali berfungsi.
Dari Kawan Jadi Lawan, Megawati Hangestri Respons 'Psywar' Vanja Bukilic jelang Duel Hyundai Hillstate vs Red Sparks

Dari Kawan Jadi Lawan, Megawati Hangestri Respons 'Psywar' Vanja Bukilic jelang Duel Hyundai Hillstate vs Red Sparks

Bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dipastikan bakal menghadapi dinamika dan tensi persaingan berbeda pada gelaran Liga Voli Korea Selatan V-Leagu
Gelar Perkara Khusus, Polda Metro Diminta Hentikan Kasus Kriminalisasi Korban KDRT

Gelar Perkara Khusus, Polda Metro Diminta Hentikan Kasus Kriminalisasi Korban KDRT

Memaparkan sejumlah bukti dan keterangan yang menurut mereka perlu menjadi pertimbangan penyidik dalam mengevaluasi perkara.
Presiden Prabowo Tegaskan Masa Depan Indonesia Cerah

Presiden Prabowo Tegaskan Masa Depan Indonesia Cerah

Keyakinan Presiden RI Prabowo Subianto terhadap masa depan perekonomian nasional kian menguat usai menyaksikan pesatnya hilirisasi industri di kawasan IWIP.

Trending

Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Dalam agenda Media Day V-League, Rabu (7/10) kemarin, pemain Hillstate Kim Da-in dan Megawati Hangestri saling melontarkan pujian satu sama lain di depan forum.
Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Sejajar Jude Bellingham, Ole Romeny Dapat Penghargaan dari Game Sepak Bola Ternama usai Antar Timnas Indonesia Juara

Sejajar Jude Bellingham, Ole Romeny Dapat Penghargaan dari Game Sepak Bola Ternama usai Antar Timnas Indonesia Juara

Ole Romeny mendapatkan penghargaan dari game sepak bola ternama seiring dengan keberhasilan Timnas Indonesia menjadi juara. Dalam daftar tersebut, ada pula bintang sepak bola Inggris, Jude Bellingham.
Targetkan 2 Pemain Keturunan, John Herdman Ungkap Kriteria Calon Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Minimal Lari 36 Km/jam

Targetkan 2 Pemain Keturunan, John Herdman Ungkap Kriteria Calon Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Minimal Lari 36 Km/jam

John Herdman memastikan telah menargetkan dua pemain keturunan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2026. 
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Di Hadapan Media Belanda, Ole Romeny Tegaskan Target Ambisius Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Di Hadapan Media Belanda, Ole Romeny Tegaskan Target Ambisius Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny menjelaskan target ambisius Timnas Indonesia kepada media Belanda. Hal ini disampaikan setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Kantor Travel di Tebet Ditutup Sekelompok Orang Diduga Punya Utang Puluhan Miliar, Ternyata Masalahnya dengan Sepupu

Kantor Travel di Tebet Ditutup Sekelompok Orang Diduga Punya Utang Puluhan Miliar, Ternyata Masalahnya dengan Sepupu

Kantor travel di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ditutup oleh sekelompok orang akibat diduga memiliki utang puluhan miliar. Kuasa hukum mengungkapkan kantor tersebut ditutup sejak Sabtu (3/10/2026) akibat permasalahan utang-piutang antara kliennya dengan sepupunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT