Pecahkan Rekor Dunia di Asian Para Games 2026, Menpora Erick Thohir Tantang Kadek Yasa Kejar Paralimpiade 2028
- NPC Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Atlet para atletik Indonesia, I Kadek Dwi Purwana Yasa mendapat tantangan besar dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir setelah mencetak prestasi luar biasa di Asian Para Games 2026.
Kadek Yasa berhasil meraih medali emas dari cabang olahraga para atletik nomor lempar cakram putra F57 di Asian Para Games 2026 pada Selasa (20/10/2026). Saat itu ia berhasil mencatatkan lemparan sejauh 49.75 meter.
Namun Kadek Yasa tak hanya meraih medali emas, namun juga mencatatkan rekor dunia di nomor tersebut. Ia sebelumnya ia mencatatkan rekor dunia dengan catatan 48.68 meter di kejuaraan World Para Athletics Grand Prix 2026, di Meksiko pada 21 Juli 2026 lalu.
Alhasil Kadek Yasa mendapatkan banjir apresiasi dari banyak pihak, termasuk dari Menpora Erick Thohir. Bahkan Menpora RI tersebut juga menantang Kadek Yasa untuk melanjutkan prestasi di Paralimpiade Los Angeles 2028.
"Jadi habis (Asian Para Games 2026) ini, (berprestasi di) Olimpiade?," kata Erick Thohir, saat menemui I Kadek Dwi Purwana Yasa di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang pada Rabu (21/10/2026).
Erick mengapresiasi pencapaian atlet asal Bali tersebut dan berharap Kadek mampu menjaga performanya untuk bersaing di level internasional.
"Mantap," ujar Erick sambil menjabat tangan Kadek, yang membalas dengan mengatakan, "Insyaallah".
Meski demikian, perjalanan menuju Paralimpiade 2028 membutuhkan strategi tersendiri karena nomor lempar cakram F57 tidak dipertandingkan di Paralimpiade.
Kadek sebelumnya menyatakan berencana beralih ke nomor lempar lembing demi membuka peluang tampil di Los Angeles, sehingga persiapan dan proses kualifikasi akan menjadi tantangan berikutnya.
Erick Thohir sendiri juga menemui atlet para atletik Saptoyogo Purnomo yang meraih perak nomor 100 meter T37 putra. Ia mengatakan bahwa pentingnya kehadiran pemerintah untuk mendampingi atlet Indonesia yang berjuang di Nagoya dan berharap seluruh kontingen tetap fokus membawa nama bangsa di kancah internasional.
(ant/nad)
Load more