Megawati Hangestri Gagal Bawa Hyundai Hillstate Menang, Ucapan Pelatih Sebelum Laga Jadi Sorotan
- KOVO
tvOnenews.com - Megawati Hangestri gagal mengantarkan Hyundai Hillstate meraih kemenangan dalam pertandingan perdana Liga Voli Korea 2026-2027. Tim asuhan Kang Sung-hyung tersebut harus mengakui keunggulan IBK Altos setelah kalah telak dengan skor 0-3.
Performa yang belum konsisten dari sejumlah pemain andalan serta perubahan komposisi tim menjadi tantangan tersendiri bagi Hyundai Hillstate dalam mengawali musim baru.
Hyundai Hillstate harus menyerah dengan skor 23-25, 23-25, dan 20-25 dalam pertandingan putaran pertama V-League 2026-2027.
- KOVO
Dalam pertandingan tersebut, Jordan Wilson menjadi pencetak poin terbanyak Hyundai Hillstate dengan torehan 15 angka. Namun, kontribusinya belum mampu menyelamatkan tim dari kekalahan. Jordan hanya mencatatkan tingkat keberhasilan serangan sebesar 37,84 persen dengan efisiensi serangan mencapai 24,32 persen.
Salah satu faktor yang membuat Hyundai Hillstate kesulitan adalah kokohnya pertahanan IBK Altos di depan net. Victoria Danchak dan Choi Jeung-min tampil efektif dengan mencatatkan tiga blok beruntun. Keduanya juga berhasil menghentikan sejumlah serangan Hyundai Hillstate, terutama ketika pertandingan memasuki momen-momen krusial.
Secara keseluruhan, IBK Altos mencatatkan 12 blok atau dua kali lebih banyak dibandingkan Hyundai Hillstate. Keunggulan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan IBK meraih kemenangan 3-0 pada pertandingan pembuka musim.
Di balik kekalahan tersebut, Hyundai Hillstate sebenarnya telah menghadapi pekerjaan rumah besar dalam membangun sistem permainan untuk musim 2026-2027. Perubahan komposisi pemain membuat tim harus menyesuaikan strategi serangan, terutama setelah kehilangan dua pemain tengah penting, Yang Hyo-jin yang memutuskan pensiun dan Lee Da-hyeon yang melanjutkan karier bersama NEC Red Rockets Kawasaki.
Berkurangnya kekuatan di sektor middle blocker membuat Hyundai Hillstate perlu memaksimalkan kontribusi pemain sayap, termasuk Megawati Hangestri dan Jordan Wilson.
Dalam skema tersebut, Kim Da-in memiliki peran penting sebagai pengatur serangan untuk mendistribusikan bola kepada para penyerang.
Namun, proses membangun koordinasi antarpemain tidak berjalan mudah. Kim Da-in sebelumnya harus menjalankan tugas bersama tim nasional voli putri Korea Selatan, sementara para pemain asing juga memiliki waktu yang terbatas untuk membangun chemistry melalui sesi latihan bersama.
Load more