News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Rabu, 4 November 2026 - 09:32 WIB
Megawati Hangestri saat berseragam Hyundai Hillstate.
Sumber :
  • Instagram.com/@hdecvolleyballteam

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.

Hyundai Hillstate mengawali perjalanan di Liga Voli Korea 2026-2027 dengan pahit karena takluk dari IBK Altos dengan skor 0-3 (23-25, 23-25, 20-25), di Hwaseong General Sports Town Indoor Gymnasium, Selasa (3/11/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kang Sung-hyung pun mengungkap sejumlah masalah yang membuat timnya gagal memberikan perlawanan maksimal, termasuk belum optimalnya performa Megawati Hangestri.

Ia juga menilai masalah timnya sudah terlihat sejak fase penerimaan servis hingga distribusi bola dari setter. Upaya menutupi kelemahan Jordan Wilson dalam menerima servis justru membuat koordinasi antarpemain tidak berjalan sesuai harapan.

Saat itu Jordan Wilson menjadi pencetak angka terbanyak dengan koleksi 15 poin, dengan persentase keberhasilan serangan hanya mencapai 37,84 persen dengan efisiensi serangan sebesar 24,32 persen.

"Sepertinya para pemain saling membuat kesulitan, mulai dari penerimaan servis hingga pengaturan umpan. Jordan Wilson tidak mendapatkan bola yang bagus, sementara pemain lain harus menerima servis untuk menggantikan tugas Jordan sehingga berbagai hal tersebut tidak berjalan dengan lancar," kata Kang Sung-hyung.

Pelatih Hyundai Hillstate itu juga menyinggung kesulitan Jordan ketika harus berhadapan dengan Viktoriia Danchak selaku pemain asing IBK Altos. Ia mengatakan bahwa masalah ini membuat Jordan tidak leluasa menjalankan tugas sebagai tumpuan serangan.

Meski demikian, ia mengakui koordinasi dengan setter sebenarnya mulai membaik, tetapi timnya masih membutuhkan sejumlah penyesuaian.

"Hari ini Jordan tentu tidak mudah melakukan serangan dengan Victoria dari IBK berada di hadapannya," tambahnya, dilansir dari Exsports News.

"Saya pikir kerja sama dengan setter sudah membaik, tetapi sepertinya kami masih harus terus melakukan penyesuaian. IBK juga menggunakan formasi servis yang berbeda dibandingkan saat turnamen pramusim. Mereka sebenarnya merupakan tim yang memiliki serangan cepat atau quick attack yang bagus, dan kami kesulitan menghadapinya," lanjutnya.

Selain itu, Kang Sung-hyung turut menyoroti performa Megawati Hangestri karena dianggap belum mampu memperlihatkan performa terbaiknya. Kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih serta komunikasi permainan dengan setter Kim Da-in disebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Kang bahkan membandingkan karakter permainan Megawati dengan dua pemain asing lainnya, Gyselle Silva dan Moma Bassoko. Ia menganggap bahwa Megawati bukan pemain yang mengandalkan kekuatan pukulan maupun keunggulan tinggi badan seperti kedua pemain tersebut.

"Permainan kami terlihat mudah ditebak oleh tim lawan sehingga mereka gampang menemukan cara untuk menghadapinya. Megawati bukan tipe pemain yang mengandalkan kekuatan atau tinggi lompatan seperti Silva atau Moma," ucap pelatih.

Ia juga menilai sistem pembagian serangan di Hyundai Hillstate belum mampu bersinergi seperti ketika Megawati masih membela Red Sparks. Saat itu, distribusi bola kepada sejumlah pemain berjalan lebih seimbang sehingga Megawati bisa memberikan kontribusi maksimal.

"Saat masih di Red Sparks, pembagian porsi serangan dengan pemain lain berjalan baik sehingga menghasilkan sinergi. Namun, di tim kami hal itu belum terwujud sehingga Megawati masih kesulitan. Jika dia terus mendapatkan bola-bola yang bagus untuk diserang, performanya akan membaik," jelasnya.

Kang menegaskan bahwa Megawati masih membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan bersama rekan-rekan barunya. Ia juga mengatakan pentingnya ketepatan waktu saat melakukan pukulan agar pemain asal Indonesia tersebut bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk saat ini, kerja sama mereka belum berjalan baik dan sepertinya ada tekanan yang dirasakan. Waktu melakukan pukulan sangat penting, tetapi dia belum bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya. Dia sedang berusaha meningkatkan kondisi fisiknya. Kami harus terus mencari solusi melalui persiapan dan latihan," pungkas Kang.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta-Fakta Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo: Sosok "SU" Masih Diperiksa hingga Para Pengusaha Turut Disadap

Fakta-Fakta Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo: Sosok "SU" Masih Diperiksa hingga Para Pengusaha Turut Disadap

Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin mengatakan Bareskrim Polri telah melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal. Inilah deretan fakta dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Registrasi Bulanan Tesla di Eropa Naik di Tengah Ketatnya Persaingan Produsen China

Registrasi Bulanan Tesla di Eropa Naik di Tengah Ketatnya Persaingan Produsen China

Pendaftaran mobil baru Tesla mencatatkan lonjakan signifikan di sejumlah negara Eropa pada bulan Oktober, memperkuat tren pemulihan produsen kendaraan listrik (EV) asal Amerika Serikat tersebut di kawasan Eropa.
AFC Resmi Tunda Piala Asia ke Desember 2027, WAFF Buka Kans Gelar Piala Asia Barat untuk Isi Kekosongan Turnamen

AFC Resmi Tunda Piala Asia ke Desember 2027, WAFF Buka Kans Gelar Piala Asia Barat untuk Isi Kekosongan Turnamen

Opsi menggelar Piala Asia Barat adalah untuk mengisi kekosongan Piala Asia 2027 yang seharusnya digelar pada 7 Januari 2027 mendatang.
Cari Akar Masalah dan Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Polda Metro Jaya Data Warga Kampung Boncos

Cari Akar Masalah dan Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Polda Metro Jaya Data Warga Kampung Boncos

Polda Metro Jaya melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di Kampung Boncos atau yang dikenal dengan Kampung Narkoba di Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (4/11/2026). Pihaknya akan melakukan penataan lingkungan, peningkatan SDM, hingga memastikan warga mempunyai pekerjaan yang layak.
Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Segera Panggil Doktif dan Cek Data

Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Segera Panggil Doktif dan Cek Data

Produk pemanis minuman saat ini beragam, salah satunya ada Beeru Stevia. Beberapa waktu viral karena diduga mengandung pemanis buatan.
Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Farhan Halim Vs Boy Arnez, Rivan Nurmulki Hadapi Pemuncak Klasemen

Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Farhan Halim Vs Boy Arnez, Rivan Nurmulki Hadapi Pemuncak Klasemen

Link live streaming Liga Voli Vietnam 2026 pada Rabu (4/11/2026), di mana tiga pemain andalan Timnas Voli Indonesia yakni Rivan Nurmulki, Farhan Halim, dan Boy Arnez akan kembali unjuk gigi.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Sejumlah institusi negara memang memiliki kewenangan untuk melakukan penyadapan dengan menggunakan perangkat khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT