Megawati Hangestri Kesulitan di Hyundai Hillstate, Pelatih Bandingkan dengan Saat di Red Sparks
- Instagram.com/@hdecvolleyballteam
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung membandingkan performa Megawati Hangestri saat membela Hyundai Hillstate dan Red Sparks. Ia menyebut bahwa pevoli berjuluk Megatron belum bisa tampil maksimal usai menelan kekalahan perdana di Liga Voli Korea 2026-2027.
Hyundai Hillstate mengawali musimnya di Liga Voli Korea 2026-2027 dengan kekalahan telak, usai tumbang dari IBK Altos dengan skor 0-3 (23-25, 23-25, 20-25) di Hwaseong General Sports Town Indoor Gymnasium, Selasa (3/11/2026).
Kang Sung-hyung pun menilai koordinasi antarpemain, distribusi bola, hingga kondisi fisik masih menjadi pekerjaan rumah timnya. Ia juga membandingkan penampilan opposite utamanya, Megawati Hangestri saat masih memperkuat Red Sparks dengan kondisinya sekarang.
Pelatih Kang menilai bahwa dahulu Megawati Hangestri mendapatkan pembagian serangan yang lebih seimbang saat membela Red Sparks. Hal ini pun membuatnya bisa membangun sinergi dengan pemain lain dan tampil lebih efektif.
Namun hal tersebut berbeda saat dirinya bermain untuk Hyundai Hillstate, sehingga Megawati masih kesulitan di laga perdananya.
"Saat masih di Red Sparks, pembagian porsi serangan dengan pemain lain berjalan baik sehingga menghasilkan sinergi," kata Kang Sung-hyung, dilansir dari Exsports News.
"Namun, di tim kami hal itu belum terwujud sehingga Megawati Hangestri masih kesulitan. Jika dia terus mendapatkan bola-bola yang bagus untuk diserang, performanya akan membaik." tambahnya.
Pelatih juga menilai karakter permainan Megawati berbeda dengan Gyselle Silva (GS Caltex) dan Laetitia Moma Bassoko (Expressway Hi-Pass) yang mengandalkan kekuatan serta tinggi badan.Â
Sehingga kini Hyundai Hillstate perlu membangun pola serangan yang lebih sesuai dengan keunggulan pemain asal Indonesia tersebut.
"Permainan kami terlihat mudah ditebak oleh tim lawan sehingga mereka gampang menemukan cara untuk menghadapinya. Megawati bukan tipe pemain yang mengandalkan kekuatan atau tinggi lompatan seperti Silva atau Moma," ungkapnya.
Selain distribusi bola, kondisi fisik Megawati dan kerja samanya dengan setter Kim Da-in juga masih perlu ditingkatkan. Pelatih Kang berharap proses latihan dapat membantu Megawati menemukan kembali ritme permainan terbaiknya.
"Untuk saat ini, kerja sama mereka belum berjalan baik dan sepertinya ada tekanan yang dirasakan," ucap dia.
Load more