GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

APG 2022 Gugah Minat Penyandang Disabilitas untuk Jadi Atlet

ASEAN Para Games 2022 tak hanya bicara soal persaingan dalam olahraga. Banyak dampak APG, termasuk minat penyandang disabilitas untuk menjadi atlet berprestasi.
Jumat, 5 Agustus 2022 - 13:20 WIB
Jendi Pangabean inspirasi bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi.
Sumber :
  • antara

Solo, Jawa Tengah – ASEAN Para Games 2022 tak hanya bicara soal persaingan dalam olahraga. Banyak dampak APG, termasuk minat penyandang disabilitas untuk menjadi atlet berprestasi.

Pertandingan 14 cabang olahraga pada ASEAN Para Games (APG) 2022 telah menarik banyak orang. Melalui pemberitaan berbagai media, kini masyarakat mengenal pahlawan-pahlawan olahraga di Tanah Air yang menginspirasi banyak penyandang disabilitas untuk berprestasi di bidang olahraga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pebulutangkis Khalimatus Sadiyah mengaku, selama penyelenggaraan APG 2022, banyak yang bertanya bagaimana cara untuk bisa menjadi atlet.

"Tak sedikit yang bertanya langsung maupun melalui media sosial, bagaimana cara menjadi atlet. Saya memberi tahu jalannya seperti apa," ujar Khalim, atlet para-bulu tangkis SL4, peraih medali emas pada Paralimpik Tokyo 2020 bersama Leani Ratri Oktila pada nomor ganda putri SL3-SU5.

"Saya menggeluti olahraga para-bulu tangkis pada 2013. Awalnya saya bermain bersama non-disabilitas di salah satu klub bulu tangkis di Mojokerto. Hingga akhirnya ada yang mengajak untuk bertanding di para-badminton di Jakarta. Saya ikut dan akhirnya hingga sekarang saya di pelatnas," ujar Khalim.

Langkah panitia penyelenggara ASEAN Para Games 2022 untuk melibatkan kaum disabilitas, termasuk anak-anak, pun menggugah impian untuk berprestasi di bidang olahraga. Pelatih dan pengajar SLB Negeri 1 Sragen, Fendi Eko Cahyono, misalnya, sengaja mengajak murid untuk menyaksikan APG 2022.

"Dengan melihat atlet disabilitas bertanding, pada akhirnya para orangtua memberikan dukungan kepada anak-anak untuk menjadi atlet,” kata Fendi yang telah mendorong atletnya, yakni Yunika Anas Tasya, hingga turun pada ASEAN Para Games 2022.

Yunika, yang merupakan atlet para-atletik spesialis nomor lari T37, pun menempati peringkat ketiga nomor 100 meter dan 200 meter di Asian Youth Para Games di Bahrain.

"Saya latih Tasya sejak kelas 4. Pulang sekolah, pukul 11:00 WIB, saya ajak ke lapangan buat latihan. Hasilnya sekarang kelihatan. Dia yang menjadi contoh saya untuk mendidik dan melatih anak-anak ini," kata Fendi.

 

Jalan Menjadi Atlet Beprestasi

Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto, menjelaskan bahwa NPC tersebar di seluruh wilayah Tanah-Air dan siap melatih atlet-atlet berdasarkan klasifikasi minat, bakat, tingkat disabilitas, dan beberapa alternatif cabang olahraga.

NPC di daerah kemudian melakukan pembinaan secara amatir. Bila sudah terlihat potensinya, NPC daerah akan mengirim atlet ke kejuaraan tingkat regional, seperti Pekan Paralimpiade Kota/Provinsi di masing-masing daerah.

Seorang atlet harus bisa membuktikan prestasi di tingkat regional sebelum bisa mewakili provinsi masing-masing untuk bersaing di level nasional seperti Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas).

Atlet yang berprestasi memiliki kesempatan untuk bisa masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas). "Kalau bicara ajang di luar negeri atau mengibarkan Merah Putih di pentas internasional, kami selalu mencari yang terbaik. Tapi pola pembibitannya seperti tadi yang disebutkan," kata Rima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah masuk pelatnas, atlet juga tidak bisa berleha-leha karena berlaku sistem promosi dan degradasi. Tiap tiga bulan, NPC Pusat bakal mempersilakan NPC di daerah mengajukan nama-nama baru yang bisa bersaing di pelatnas yang berjalan secara transparan.

“Misalnya ada atlet para-powerlifting di luar pelatnas yang punya hasil angkatan lebih baik, silakan langsung ke pusat, kami akan lakukan seleksi. Siapa yang kalah, harus pulang untuk berlatih lagi di daerahnya," kata Rima Ferdianto tentang sistem pelatnas yang memacu prestasi atlet di APG. (ant/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Jakarta Selatan Ceritakan Suasana Ramadan di Negeri Matahari Terbit: Tak Ada Azan Berkumandang, Waktu Puasa Lebih Cepat

Warga Jakarta Selatan Ceritakan Suasana Ramadan di Negeri Matahari Terbit: Tak Ada Azan Berkumandang, Waktu Puasa Lebih Cepat

Seorang warga asal Jakarta Selatan, Kania Hanna (25), menceritakan momen ketidaksengajaannya berpergian bersama keluarganya ke luar negeri saat bulan Ramadan 2026. 
Mudik Gratis Perantau asal Jawa Tengah dengan 342 Bus dan 17 Kereta, Ini Lokasi dan Tanggal Pemberangkatannya!

Mudik Gratis Perantau asal Jawa Tengah dengan 342 Bus dan 17 Kereta, Ini Lokasi dan Tanggal Pemberangkatannya!

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan program mudik-balik gratis bagi perantau dari Jakarta dan Bandung untuk Lebaran 2026.
Cek Desil Bansos Pakai NIK KTP Sekarang Bisa Online, Begini Cara Mudah Mengetahui Status PKH

Cek Desil Bansos Pakai NIK KTP Sekarang Bisa Online, Begini Cara Mudah Mengetahui Status PKH

Cara cek desil bansos pakai NIK KTP kini bisa dilakukan online. Begini panduan mengecek status desil PKH melalui website Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.
Sejarah Masjid Cut Meutia Jakarta, dari Kantor Belanda hingga Jadi Tempat Ibadah Tanpa Kubah

Sejarah Masjid Cut Meutia Jakarta, dari Kantor Belanda hingga Jadi Tempat Ibadah Tanpa Kubah

Di kawasan elit Menteng, Jakarta Pusat, berdiri sebuah tempat ibadah bernuansa cat putih dengan arsitektur khas Eropa. Tempat ibadah itu bernama Masjid Cut Meutia.
Sosok Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong Bengkulu yang Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaannya Bikin Melongo

Sosok Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong Bengkulu yang Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaannya Bikin Melongo

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan, Muhammad Fikri Thobari beserta sejumlah pejabat lainnya segera diterbangkan ke Jakarta. 
Dua Bintang Serie A Dipanggil John Herdman, Media Italia Soroti Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Dua Bintang Serie A Dipanggil John Herdman, Media Italia Soroti Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Pemanggilan pemain Timnas Indonesia untuk agenda FIFA Series 2026 mulai menjadi perhatian media asing. Media Italia soroti kekuatan skuad Garuda saat ini.

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Selebgram Oklin Fia menghebohkan fans Timnas Indonesia dan sepak bola Tanah Air. Ia cerita dirinya diduga diajak check-in di hotel oleh pesepak bola viral.
Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan OTT di wilayah Rejang Lebong, Bengkulu Senin (9/3/2026)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT