GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seleksi Ketat Atlet Menembak, Perbakin Target Prestasi di Piala Dunia 2023

Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia Menembak 2023. Perbakin tidak hanya ingin sukses sebagai penyelenggara, tapi juga menampilkan atlet-atlet berprestasi.
Jumat, 16 September 2022 - 16:20 WIB
Perbakin akan seleksi ketat atlet untuk Piala Dunia Menembak 2023.
Sumber :
  • antara

Jakarta – Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia Menembak 2023. Perbakin tidak hanya ingin sukses sebagai penyelenggara, tapi juga menampilkan atlet-atlet berprestasi.

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (PB Perbakin) bakal melakukan seleksi ketat atlet-atlet yang bakal mewakili Indonesia pada Piala Dunia Menembak atau ISSF World Cup Rifle/Pistol 2023. Perbakin mulai menyaring bakat-bakat terbaik di Tanah-Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal PB Perbakin, Henry Oka, mengatakan, sebagai tuan rumah kejuaraan yang bakal bergulir di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, 27 Januari-07 Februari 2023, Indonesia harus menurunkan atlet terbaik. Perbakin ingin bersaing dengan konstentan lain di negeri sendiri.

"Setiap negara dalam Piala Dunia tahun depan maksimal mengirimkan lima atlet. Jadi tentunya kami ingin yang terbaik," ujar Henry Oka, Jumat (16/09/2022) di Jakarta, yang menambahkan bahwa tahapan seleksi juga sudah berjalan melalui Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Perbakin.

"Binpres kami yang melakukan seleksi menentukan poin mana yang menjadi acuan. Pelatih asing juga akan diminta masukan karena mereka yang tahu progres atlet. Setiap atlet pastinya berbeda-beda untuk mendapatkan performa puncak. Kami akan seleksi mana yang terbaik," kata Oka.

Menurut Oka, ISSF World Cup Rifle/Pistol 2023 bakal menjadi buruan atlet dari berbagai dunia karena kejuaraan memperebutkan poin cukup besar yang berpengaruh pada peringkat dunia menuju Olimpik Paris 2024.

"Jadi sistem untuk Olimpik itu poin. Salah satu poin tertinggi itu di Piala Dunia. Jadi setiap negara bisa mengirim lima atlet. Tiga untuk memperebutkan medali dan dua untuk memperebutkan poin menuju Olimpik," lanjut Oka.

 

Pengalaman di Grand Prix

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk nomor Rifle/Pistol, Indonesia memiliki deretan atlet berprestasi. Pada ISSF Grand Prix Rifle/Pistol 2022 di Lapangan Tembak Senayan, 08-18 Februari, squad Merah Putih menjadi juara umum dengan mengalahkan lima negara lain berkat mengumpulkan enam medali emas, delapan perak, dua perunggu.

Pada ISSF Grand Prix Rifle/Pistol 2022, Tim menembak Indonesia mengalahkan Singapura (6 emas, 2 perak, 8 perunggu), Thailand (4 emas, 6 perak, 5 perunggu), Malaysia (1 emas, 1 perak, 1 perunggu), Rumania (1 emas), dan Bangladesh yang mendapat 1 perak dan 4 perunggu. (ant/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT