GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Praveen dan Melati Dicoret dari Pelatnas? PB Djarum Buka Suara

Kabar Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti dicoret dari pemusatan latihan nasional (Pelatnas), beredar di dunia maya.
Kamis, 6 Januari 2022 - 19:51 WIB
Praveen dan Melati Dicoret dari Pelatnas? PB Djarum Buka Suara
Sumber :
  • tvone

Kudus, Jawa Tengah - Kabar Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti dicoret dari pemusatan latihan nasional (Pelatnas), beredar di dunia maya hingga sempat trending di twitter. Ketua Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum Yoppy Rosimin menegaskan, bahwa sesuai surat yang diterima dari PBSI Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti memang dipulangkan ke klub asalnya bersama semua atlet bulu tangkis lainnya dari Pelatnas.

"Surat dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tersebut kami terima medio Desember 2021 dan atlet bulu tangkis yang dipulangkan tidak hanya Praveen dan Melati, melainkan semua atlet yang jumlahnya hingga 100-an orang, termasuk yang dari PB Djarum sekitar 40-an atlet," ujarnya di Kudus, Kamis (6/1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan surat dari PBSI tersebut, kata dia, disebutkan pula mereka akan dipanggil kembali setelah seleksi nasional (seleknas) atlet bulu tangkis, namun kepastian waktunya tidak ditentukan. Yoppy mengakui hingga kini belum ada surat pemanggilan kembali, sehingga dirinya tidak bisa memastikan benar tidaknya rumor bahwa Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dicoret dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Cipayung.

"Rumor tersebut, bisa salah bisa juga bener jika yang menyatakan dari pihak yang mencoret. Hanya saja, jika istilahnya dicoret rasanya kurang pas, karena belum ada keputusan. Sekarang posisinya dipulangkan ke klubnya masing-masing," ujarnya.

Kedua pemain tersebut, kata dia, memang menemui dirinya di PB Djarum bersama atlet lainnya yang dipulangkan. Mereka menyatakan diri hendak latihan di PB Djarum, sehingga nantinya akan dibuatkan program latihannya karena untuk persiapan menghadapi berbagai kompetisi tingkat dunia di tahun ini. Pemulangan atlet dari Pelatnas, kata dia, merupakan hal biasa karena setiap tahun juga seperti itu.

"Kalau nanti sudah ada surat pemanggilan kembali dan di dalam surat pemanggilan kembali itu tidak ada nama pemain yang dipanggil baru bisa disebut tidak masuk Pelatnas lagi," pungkasnya.(Galih Manunggal/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.
Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Unit PPA Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.
Tim Medis Pastikan 11 Bayi di Rumah Penampungan Pakem Bebas Penyakit Menular Meski Lahir di Luar Nikah

Tim Medis Pastikan 11 Bayi di Rumah Penampungan Pakem Bebas Penyakit Menular Meski Lahir di Luar Nikah

Tim medis memastikan 11 bayi yang dievakuasi dari rumah penampungan di wilayah Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta dalam kondisi tidak terdekteksi mengidap penyakit menular.
Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Kehadiran sosok Megawati Hangestri harus diakui memang memberikan efek besar untuk Hyundai Hillstate dan para pemainnya terutama Jordan Wilson. Sebab popularitas mereka langsung melejit jelang Liga Voli Korea 2026-2027 lalu.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT