GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catatan Bulu Tangkis Indonesia di Januari 2025, Hanya Raih 1 Gelar Juara dalam 4 Turnamen Berbeda

Menilik rapor catatan bulu tangkis Indonesia sepanjang Januari 2025, di mana skuad Garuda hanya mampu meraih satu gelar juara dalam empat turnamen yang berbeda.
Rabu, 5 Februari 2025 - 08:12 WIB
Lanny/Fadia juarai Thailand Masters 2025
Sumber :
  • Instagram/Badminton INA

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik rapor catatan bulu tangkis Indonesia sepanjang Januari 2025, di mana skuad Garuda hanya mampu meraih satu gelar juara dalam empat turnamen yang berbeda.

Sebagaimana diketahui BWF telah menggelar empat turnamen bulu tangkis bergengsi di awal musim 2025 ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yakni meliputi HSBC BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open (7-12 Januari), Super 750 India Open (14-19 Januari), Super 500 Indonesia Masters (21-26 Januari), dan Super 300 Thailand Masters.

Musim 2025 dimulai dengan turnamen Malaysia Open. Indonesia mengirim sembilan wakil, termasuk pemain elite dan unggulan seperti tunggal putra Jonatan Christie, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.

tvonenews

Lalu ada ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, dan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.

Sayangnya, tak ada satu pun wakil Indonesia yang mampu menjejak semifinal di turnamen pembuka tersebut.

Pencapaian terbaik diraih tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putri lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang melaju hingga perempat final.

Turnamen berlanjut ke India dengan level Super 750. Di turnamen yang levelnya setingkat di bawah Malaysia Open tersebut, pebulu tangkis Indonesia juga belum mampu menorehkan gelar.

Hasil terbaiknya mencapai semifinal melalui dua wakil yaitu Jojo, panggilan untuk Jonatan Christie dan Jorji, sapaan akrab Gregoria Mariska Tunjung.

Pun demikian ketika tur BWF menyambangi Tanah Air. Penonton di Istora Gelora Bung Karno harus menerima kenyataan tak ada jagoannya yang mampu meraih podium tertinggi.

Dengan level Super 500 atau di bawah dua turnamen sebelumnya, wakil tuan rumah hanya mampu menjadi runner-up.

Jonatan Christie yang menjejaki final gagal meraih gelar setelah kalah dari pebulu tangkis Thailand Kunlavut Vitidsarn dengan skor 21-18, 17-21, 18-21.

Pun demikian dengan Fajar/Rian. Sebagai unggulan pertama, mereka harus mengakui ketangguhan ganda putra Malaysia Man Wei Chong/Tee Kai Wun setelah di final kalah dua gim langsung 11-21, 19-21.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak, mengingat tahun sebelumnya Indonesia meraih satu gelar melalui ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Setelah kegagalan di turnamen sebelumnya, akhirnya Indonesia meraih gelar perdana pada Thailand Masters yang berlangsung pada 31 Januari – 4 Februari dengan level Super 300.

Ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti tampil gemilang dan berhasil menjadi juara setelah menaklukkan pasangan tuan rumah Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong dengan skor 15-21, 21-13, 21-8.

Gelar ini menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi tim Indonesia di awal 2025.

Berdasarkan pencapaian per negara, Korea Selatan dan Thailand tampil dominan dengan masing-masing meraih lima gelar juara dari empat turnamen yang berlangsung.

Jepang mencatatkan tiga gelar, sementara China dan Malaysia masing-masing meraih dua gelar.

Meski Indonesia hanya meraih satu gelar di Thailand Masters, pencapaian ini tak boleh mengurangi semangat untuk musim 2025 yang masih panjang.

Sejumlah turnamen besar masih menanti, termasuk Badminton Asia Mixed Team Championship yang akan digelar di China pada 11-16 Februari.

Setelah itu, para pebulu tangkis Indonesia akan melanjutkan perjuangan mereka di tur Eropa, dimulai dengan Super 300 German Open (25 Februari – 2 Maret).

Lalu Super 300 Orleans Masters (4-9 Maret), Super 1000 All England Open (11-16 Maret), dan Super 300 Swiss Open (18-23 Maret).

Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengenai evaluasi atas hasil-hasil di empat turnamen awal tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dengan 25 turnamen perseorangan yang tersisa sebelum menuju World Tour Finals, fokus dan kerja keras yang berkelanjutan dibutuhkan untuk meraih hasil yang lebih maksimal di sisa musim ini.

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.
Kenapa Imlek Identik dengan Hujan? Ini Penjelasan Ilmiah dan Maknanya dalam Kepercayaan Tionghoa

Kenapa Imlek Identik dengan Hujan? Ini Penjelasan Ilmiah dan Maknanya dalam Kepercayaan Tionghoa

Kenapa Imlek identik dengan hujan? Simak penjelasan dari sisi ilmiah serta makna hujan dalam kepercayaan Tionghoa yang dipercaya membawa berkah dan rezeki.
Tak Hanya Singkirkan Orang Terdekat, Teddy Pardiyana Disebut Kuasai Seluruh Keuangan Lina Jubaedah Semasa Hidup

Tak Hanya Singkirkan Orang Terdekat, Teddy Pardiyana Disebut Kuasai Seluruh Keuangan Lina Jubaedah Semasa Hidup

Konflik Sule dan Teddy Pardiyana kian memanas setelah Teddy menggugatan penetapan hak waris anaknya, Bintang atas harta peminggalan almarhumah Lina Jubaedah
Bukan Main! Smash Petir Megatron Bikin Popsivo Tersungkur: Epic Comeback Enduro Kunci Final Four Proliga 2026

Bukan Main! Smash Petir Megatron Bikin Popsivo Tersungkur: Epic Comeback Enduro Kunci Final Four Proliga 2026

Smash petir Megatron kembali menjadi penyelamat Jakarta Pertamina Enduro. Bola menghujam keras ke area pertahanan lawan tanpa mampu dibendung dua blocker Popsivo Polwan
Insanul Fahmi Curhat Sulit Bertemu Anak, Sang Buah Hati Minta Ayahnya Cepat Pulang

Insanul Fahmi Curhat Sulit Bertemu Anak, Sang Buah Hati Minta Ayahnya Cepat Pulang

Insanul Fahmi mengaku sulit bertemu anaknya di tengah konflik rumah tangga dengan Wardatina Mawa. Sang anak bahkan meminta ayahnya pulang lewat video call.
Debut Penuh Jop van der Avert, Pengakuan soal Liga Indonesia Bikin Kaget

Debut Penuh Jop van der Avert, Pengakuan soal Liga Indonesia Bikin Kaget

Pemain asing PSIM Yogyakarta Jop van der Avert mengaku senang dengan debutnya bersama Laskar Mataram setelah tampil penuh dalam laga imbang 2-2 melawan Persik Kediri pada pekan ke-21 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diliputi oleh kebahagiaan menjelang laga debutnya. Setidaknya, ada tiga kabar baik untuk sang juru taktik asal Inggris.
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT