GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berambisi Juara di Istora, Sabar/Reza Ingin Putus Kutukan di Indonesia Masters 2026

Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, memasang ambisi besar yakni memutus kutukan dan meraih gelar juara di Indonesia Masters 2026.
Rabu, 21 Januari 2026 - 10:42 WIB
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.comGanda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, memasang ambisi besar pada ajang Indonesia Masters 2026. Pasangan yang akrab disapa SabRe itu bertekad memutus catatan kurang memuaskan mereka di turnamen level BWF World Tour Super 500 tersebut.

Selama tampil di Indonesia Masters, langkah Sabar/Reza kerap terhenti di babak perempat final. Capaian itu membuat keduanya berambisi mencatat sejarah baru dengan melangkah lebih jauh pada edisi 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekad tersebut disampaikan langsung oleh Reza usai pertandingan babak awal. Ia menegaskan bahwa target juara menjadi tujuan utama mereka di turnamen kandang ini.

Tak hanya soal target, faktor aura Istora juga menjadi harapan tersendiri bagi Sabar/Reza. Reza menilai pengalaman positif di turnamen besar sebelumnya bisa menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh.

“Ya targetnya pastinya ingin juara pastinya di Indonesia Masters. Karena kami juga belum pernah masuk ke semifinal, ke final di Indonesia Masters,” ujar Reza, Selasa (20/1/2026).

“Ya semoga hasil baik di tahun lalu (Indonesia Open 2025) di Istora bisa terulang. Mudah-mudahan auranya masih-masih berada di kami. Tapi kami juga harus fokus di setiap pertandingan,” sambungnya.

Langkah Sabar/Reza menuju target tersebut dimulai dengan kemenangan dramatis di babak pertama. Mereka sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah menaklukkan wakil Malaysia, Chia Weijie/Lwi Sheng Hao.

Pertandingan berjalan sengit hingga harus ditentukan lewat rubber gim. SabRe akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 21-18, 19-21, 21-10 dalam duel yang berlangsung ketat.

Sabar mengakui bahwa gim kedua menjadi momen paling sulit bagi mereka. Ia menyebut perubahan tempo permainan lawan membuat pasangan Indonesia sempat kehilangan kendali.

Menurut Sabar, lawan tampil jauh lebih agresif dengan kecepatan yang meningkat. Hal tersebut membuat SabRe kesulitan mengantisipasi pola permainan yang berbeda dari gim pertama.

Situasi berubah pada gim penentuan setelah mendapat arahan dari pelatih. Instruksi Hendra Setiawan menjadi kunci kebangkitan Sabar/Reza di set ketiga.

Pelatih legendaris itu meminta anak asuhnya bermain lebih sabar dan memperkuat pola pertahanan. Strategi tersebut terbukti efektif meredam agresivitas pasangan Malaysia.

“Tadi di gim ketiga juga Coach Hendra juga kasih kita arahan lagi dan kami coba antisipasi dengan pola dengan mereka yang berubah di set kedua, dan alhamdulillah bisa membuahkan hasil yang baik sih,” ungkap Sabar.

Kemenangan ini sekaligus menambah wakil Indonesia di babak 16 besar sektor ganda putra. Sabar/Reza menjadi pasangan ketiga dari tim Merah Putih yang melaju ke fase tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, dua pasangan Indonesia sudah lebih dulu memastikan tempat di babak 16 besar. Mereka adalah Raymond Chandra/Nikolaus Joaquin serta Fajar Alfian/Moh. Shohibul Fikri.

(igp/nad) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa perlindungan nyawa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon adalah harga mati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT