GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Ganda Putra Indonesia: Leo/Daniel Kini Lebih Kompak dan Berbahaya

Asisten pelatih ganda putra utama Pelatnas PBSI, Chafidz Yusuf menilai bahwa pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kini lebih kompak dan berbahaya.
Senin, 18 Mei 2026 - 14:13 WIB
Ganda Putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Asisten pelatih ganda putra utama Pelatnas PBSI, Chafidz Yusuf menilai bahwa pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kini lebih kompak dan berbahaya.

Hal ini diungkapkan oleh Chafidz Yusuf usai Leo/Daniel berhasil keluar sebagai ganda putra yang meraih gelar juara di Thailand Open 2026 pada Minggu (17/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu Leo/Daniel berhasil mengalahkan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-12, 25-23 di partai final Thailand Open 2026.

Penampilan ganda putra yang baru dipasangkan kembali setelah dua tahun itu pun mendapatkan pujian dari Chafidz Yusuf. Ia menilai bahwa penampilan Leo/Daniel semakin solid.

Chafidz Yusuf menilai bahwa perubahan terbesar Leo/Daniel saat ini terlihat dari chemistry dan komunikasi yang jauh lebih baik dibanding sebelumnya. 

Alhasil faktor inilah yang membuat permainan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin semakin kompak dan berbahaya di lapangan.

“Kalau saya lihat kembalinya Leo dengan Daniel ini lebih banyak ke non teknis secara chemistry, komunikasi itu jauh lebih baik daripada sebelumnya,” kata Chafidz Yusuf.

Pelatih ganda putra PBSI, Chafidz Yusuf bersama Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin usai final Thailand Open 2026.
Pelatih ganda putra PBSI, Chafidz Yusuf bersama Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin usai final Thailand Open 2026.
Sumber :
  • PBSI

Selain faktor non teknis, tim pelatih juga sudah mempersiapkan pola permainan Leo/Daniel secara matang, mulai dari penguasaan depan, tengah, hingga belakang lapangan agar serangan mereka lebih efektif.

“Kalau secara teknis memang kemarin sudah kami persiapkan pola-polanya yang harus disatukan seperti apa, jadi penguasaan depan, penguasaan tengah, penguasaan belakang, semua harus ada tekanan dan serangannya,” tambahnya.

Lebih lanjut Chafidz Yusuf menilai motivasi Leo/Daniel untuk kembali menjadi juara juga sangat besar. Bahkan sebelum Thailand Open 2026 dimulai, tim pelatih sempat membuat komitmen khusus dengan keduanya.

“Menurut saya motivasi mereka berdua ya sangat besar untuk menjadi juara,” tukasnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski berhasil meraih hasil positif, Chafidz Yusuf mengingatkan bahwa tantangan terbesar Leo/Daniel saat ini adalah menjaga konsistensi di turnamen-turnamen berikutnya yang diprediksi akan semakin berat.

“Yang menjadi masalah kita semua saat ini adalah menjaga konsistensi. Ini juga akan berlaku untuk Leo/Daniel karena kejuaraan-kejuaraan berikutnya kadang lebih berat,” ungkap Chafidz.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Samsung Terancam Lumpuh 18 Hari, Pemerintah Korea Selatan Turun Tangan Cegah Mogok Kerja Massal

Samsung Terancam Lumpuh 18 Hari, Pemerintah Korea Selatan Turun Tangan Cegah Mogok Kerja Massal

Samsung Electronics terancam mogok kerja 18 hari dengan potensi 47 ribu pekerja ikut aksi. Pemerintah Korea Selatan khawatir dampaknya ke ekonomi nasional.
Calvin Verdonk Pecahkan Rekor Baru Resmi Jadi Pemain Timnas Indonesia Pertama yang Lolos ke Liga Champions

Calvin Verdonk Pecahkan Rekor Baru Resmi Jadi Pemain Timnas Indonesia Pertama yang Lolos ke Liga Champions

Penggawa Timnas Indonesia Calvin Verdonk resmi mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola tanah air. Bek kiri andalan Skuad Garuda tersebut sukses membantu ..
Dipanggil KPK di Kasus Haji, Segini Harta Kekayaan Muhadjir Effendy yang Kini Jadi Penasihat Khusus Presiden

Dipanggil KPK di Kasus Haji, Segini Harta Kekayaan Muhadjir Effendy yang Kini Jadi Penasihat Khusus Presiden

Muhadjir Effendy dipanggil KPK sebagai saksi kasus korupsi kuota haji. Berikut profil, perjalanan karier, hingga total harta kekayaannya.
Tanpa Jay Idzes, Emil Audero Gagal Selamat dari Zona Degradasi Lebih Cepat: Kami Sudah Lakukan Bagian Kami

Tanpa Jay Idzes, Emil Audero Gagal Selamat dari Zona Degradasi Lebih Cepat: Kami Sudah Lakukan Bagian Kami

Walau Emil Audero membuat Cremonese menang dari Udinese dengan skor 1-0 pada Senin (18/5/2026), pada saat yang sama klub yang diperkuat oleh Jay Idzes, Sassuolo justru kalah dari Lecce dengan skor 2-3. 
Media Prancis Tak Habis Pikir Lihat Performa Calvin Verdonk Usai Bantu Lille Lolos ke Liga Champions

Media Prancis Tak Habis Pikir Lihat Performa Calvin Verdonk Usai Bantu Lille Lolos ke Liga Champions

Calvin Verdonk kembali mencuri perhatian di Prancis usai membantu Lille lolos ke Liga Champions musim depan. Performa bek Timnas Indonesia itu mendapat pujian khusus.
Survei Nasional Ungkap Kepuasan Publik ke Pertamina Tembus 83,7 Persen, Digitalisasi hingga SPBU Jadi Sorotan

Survei Nasional Ungkap Kepuasan Publik ke Pertamina Tembus 83,7 Persen, Digitalisasi hingga SPBU Jadi Sorotan

Survei nasional mencatat 83,7 persen publik puas terhadap kinerja Pertamina, terutama soal distribusi energi, pelayanan SPBU, dan digitalisasi MyPertamina.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT