Borong 5 Gelar Sekaligus, PB Djarum Juara Umum di Superliga Junior 2026
- Djarum Foundation
Tercatat dari lima gelar yang berhasil diraih, kemenangan di sektor U-19 putra menjadi salah satu pencapaian yang menarik atensi. Pasalnya, PB Djarum sukses mempertahankan Piala Liem Swie King setelah mengalahkan PB Jaya Raya Jakarta dengan skor 3-1 di partai final.
Saat itu Radithya Bayu Wardana dan pasangan Anju Siahaan/Muhammad Rizki Mubarrok membawa tim unggul lebih dulu. Kemudian Jaya Raya sempat memperkecil ketertinggalan melalui Nazwan Abdillah yang mengalahkan Yudha Rendra Wijaya dalam pertandingan tiga gim.
Akan tetapi Faizal Pangestu/Raihan Daffa Edsel Pramono memastikan kemenangan PB Djarum pada partai keempat setelah melewati duel ketat melawan pasangan Jaya Raya. Radithya pun menyebut kekompakan menjadi salah satu faktor penting keberhasilan timnya mempertahankan gelar.
“Kunci kemenangan kami di pertandingan final tadi adalah kekompakan tim yang sudah lama terjalin baik di dalam maupun luar lapangan. Jadi, kami terus saling support bahkan jika salah satu pemain tidak berhasil meraih kemenangan," kata Radithya.
"Saya juga bangga bisa menjadi bagian dari sejarah tim U-19 putra PB Djarum yang mampu mempertahankan Piala Liem Swie King untuk enam kali beruntun.” sambungnya.
Sedangkan di sektor U-19 putri, PB Djarum juga tampil meyakinkan dengan mengalahkan C.Y. Foundation Badminton dari Chinese Taipei dengan skor 3-0.
Hani Miftasari, pasangan Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri, serta Christabel Calista Purwanto menjadi penyumbang kemenangan yang mengantarkan tim mengangkat Piala Susy Susanti.
Dominasi tuan rumah kemudian berlanjut di kelompok U-17, ketika tim putra dan putri PB Djarum sama-sama merebut gelar juara. Tim putri mengalahkan Mutiara Cardinal Bandung, sedangkan skuad putra menundukkan PB Jaya Raya Jakarta dengan skor 3-1 untuk membawa pulang Piala Yuni Kartika dan Piala Hariyanto Arbi.
Sementara itu, gelar kelima PB Djarum datang dari kategori U-15 putri setelah mengalahkan Bukit Jalil Sports School Malaysia dengan skor telak 3-0. Alhasil kemenangan ini memastikan Piala Maria Kristin Yulianti tetap menjadi milik klub asal Kudus itu setelah sebelumnya mereka menyingkirkan juara bertahan Exist Badminton Academy di semifinal.
Load more