Pernyataan Dana White Soal Rumor Islam Makhachev Dilarang Tarung di UFC Gedung Putih
- UFC
Jakarta, tvOnenews.com - Dana White akhirnya buka suara terkait kabar petarung MMA asal Rusia termasuk Islam Makhachev dilarang berpartisipasi di UFC Gedung Putih.
Sebelumnya santer kabar bahwa petarung MMA asal Rusia tak diperbolehkan untuk tampil di UFC Gedung Putih, yang rencananya akan berlangsung pada 14 Juni 2026 mendatang.
Ajang MMA yang juga bernama UFC White House tersebut digelar untuk merayakan ulang tahun ke-250 penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat. Turnamen bersejarah dan amat langka dan kemungkinan hanya akan digelar satu kali saja.
Namun ajang tersebut menjadi sorotan usai mantan juara kelas bantam, Merab Dvalishvili mengatakan bahwa petarung asal Rusia tidak diizinkan untuk bertarung di UFC Gedung Putih.
“UFC memberi tahu saya bahwa saya adalah penantang selanjutnya untuk sabuk juara. Mereka mengatakan akan ada trilogi antara saya dan Petr Yan,” kata Merab Dvalishvili, dilansir dari BloodyElbow.
“Mereka (UFC) juga memberi tahu saya bahwa pertarungan kami tidak akan terjadi di Gedung Putih pada bulan Juni karena Yan adalah orang Rusia, dan itu tidak mungkin,” tukasnya lagi.
Larangan tersebut kemungkinan terjadi karena bisa saja dipengaruhi oleh pertimbangan politik maupun sensitifitas geopolitik antara Rusia dan Amerika Serikat yang memang sudah memanas sejak dulu.
Sehingga ada kekhawatiran bahwa para petarung papan atas seperti Islam Makhachev, Khamzat Chimaev hingga Petr Yan tidak akan tampil di UFC Gedung Putih.

- instagram Islam Makhachev
Namun para penggemar percaya bahwa kabar tersebut tak benar, lantaran Dana White selaku CEO UFC sempat menepis kabar bahwa status kewarganegaraan mempengaruhi kartu pertarungan UFC Gedung Putih pada salah satu wawancara yang digelar November 2025 lalu.
"Ini bukan pertarungan Amerika melawan dunia. Pertanyaannya adalah, kartu (pertarungan) terbaik apa yang bisa kita buat?" kata Dana White dalam sebuah konferensi pers.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada kabar resmi serta tanggapan dari pihak UFC maupun Gedung Putih itu sendiri terkait larangan petarung MMA asal Rusia tampil di ajang bergengsi ini.
Load more