Hasil UFC 324: Hantam Paddy Pimblett Hingga Berdarah-darah, Justin Gaethje Raih Gelar Juara Interim Kelas Ringan
- Instagram.com/ufcindonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Hasil UFC 324 yang dimenangkan oleh Justin Gaethje usai mengalahkan Paddy Pimblett dalam lima ronde.
Pertarungan utama antara Justin Gaethje (27-5-0) vs Paddy Pimblett (23-4-0) telah selesai digelar di UFC 324, yang berlangsung di T-Mobile Arena, Nevada, Amerika Serikat, pada Minggu (25/1/2026) siang WIB.
Hasilnya Justin Gaethje berhasil meraih gelar juara interim kelas ringan usai mengalahkan Paddy Pimblett lewat keputusan bulat.
Jalannya Pertarungan:
Paddy Pimblett memasuki octagon dengan gaya khasnya dan sangat percaya diri, ceria seperti ciri khasnya. Sementara Justin Gaethje memasuki arena tarung dengan gayanya yang cuek dan sangar, namun sama-sama percaya diri seperti rivalnya.
Ronde pertama, Paddy Pimblett menyerang lebih dulu dengan memberikan tendangan ringan yang meleset, lalu dilanjutkan dengan sedikit serangan ke wajah Justin Gaethje. The Highlight yang masih menantikan momentum sempat mendapatkan serangan atas.
Baddy sedikit lengah langsung mendapatkan serangan dari Justin Gaethje. Ia terjatuh, dan mendapatkan kuncian leher dari The Highlight. Namun Gaethje memilih untuk melepaskan kuncian dan membiarkan Pimblett berdiri.
Tak lama kemudian Pimblett sempat kembali terjatuh, namun Gaethje memilih untuk tak memberikan pukulan. The Baddy kembali berdiri dan langsung memberikan tendangan yang cukup efektif.Â
Justin Gaethje nampak tenang meski sempat mendapatkan beberapa serangan, akan tetapi duel sempat dihentikan karena sang mantan juara interim tak sengaja mencolok mata Pimblett. Duel berlanjut makin seru karena terjadi jual beli serangan namun bel kemudian berbunyi.
Ronde kedua, Paddy Pimblett langsung menyerang ke bagian wajah yang dilanjutkan dengan body shot ke arah Justin Gaethje. Petarung Amerika Serikat itu nampak tenang namun mematikan. Buktinya ia mampu menjangkau lawannya dan langsung memberikan kuncian leher.
Paddy The Baddy mampu lepas dari jeratan Gaethje. Akan tetapi petarung asal Inggris itu nampak terburu-buru, sehingga kembali terjatuh saat hendak mengerahkan tendangan. Gaethje memanfaatkannya dengan memberikan serangan kombinasi yang mengenai wajah dan dagu lawannya.
Satu menit tersisa, Justin Gaethje memberikan low kick dan kembali dengan kuncian leher. Sempat terjadi pertarungan atas sebentar, namun lagi-lagi dilanjutkan dengan ground fighting karena Pimblett terjatuh lantaran matanya tak sengaja kembali terkena tangan lawan.
Gaethje mengamuk, ia memberikan sejumlah bogem mentah dan pukulan besar untuk lawannya hingga Pimblett mengeluarkan darah pada bagian matanya.
Ronde ketiga, instensitas pertarungan sedikit menurun meski tetap ada beberapa pukulan efektif yang dilancarkan oleh Paddy dan Gaethje. The Baddy nampak sedikit kesulitan dalam melawan karena matanya yang nampaknya mulai bermasalah dan terus mengeluarkan darah.
Pertarungan sempat kembali terhenti sejenak karena tendangan lutut Pimblett mengenai bagian kemaluan Gaethje. Duel berlanjut, namun para putaran kali ini Paddy Pimblett lebih dominan.
Ronde keempat, sempat terjadi jual beli serangan namun Pimblett mulai oleng dan kembali terjatuh. Justin Gaethje langsung memanfaatkannya dengan kuncian leher. Sayangnya ia tak mampu mempertahankan posisinya sehingga lawannya masih bisa melawan.
Kedua petarung nampak mulai kelelahan. Gaethje beberapa kali berhasil mendorong lawannya ke tepi octagon. Alhasil terjadi pertarungan sengit, rahang Paddy nampak begitu keras meski mendapatkan pukulan keras dari Gaethje.
Paddy Pimblett nampak kesakitan saat menerima serangan lutut dari Justin Gaethje. Lagi-lagi petarung asal Inggris itu kembali terburu-buru sehingga terjatuh, Gaethje menyerangnya dengan membabi buta hingga lawannya kembali berdarah-darah. Satu tendangan tinggi menutup putaran keempat.
Ronde kelima, Justin Gaethje nampak mulai kehabisan bensin dan bahkan ia sempat terjatuh. Beruntung, Paddy juga kelelahan sehingga belum ada penyelesaian dari keduanya.
Kedua petarung beberapa kali dalam posisi clinch di tepi octagon karena kelelahan. Paddy Pimblett mencoba melakukan serangan siku berputar, namun gagal karena terlampau lelah.
Stamina Gaethje mulai habis, ia mendapatkan serangan bertubi dari Pimblett. 30 detik tersisa, keduanya hanya mampu bertahan walau Pimblett yang lebih banyak menyerang hingga duel pun berakhir.
Setelah melewati pertarungan lima ronde yang seru dan intens, akhirnya ketiga juri memberikan kemenangan kepada Justin Gaethje lewat keputusan bulat atau unanimous decision.
Hasil ini membuat Justin Gaethje untuk kedua kalinya meraih gelar juara interim kelas ringan di UFC 324.
(nad)
Load more